Takdir Luna

Takdir Luna
meminta pertanggung jawaban Rehan


__ADS_3

Rehan... yang keluar di tengah meeting... membuat Arman harus bergegas memutar otaknya...


" Dasar... Bucin... " Gerutu Arman... yang kini menggantikan bosnya


Rehan.. yang menyadari Terlambat menjemput istrinya pulang kampus.. langsung menancapkan gasnya...


"Sial... kenapa... aku harus telat sih... " Gerutu Rehan...


karna sudah menunggu hampir setengah jam... dan Rehan tak menemukan istrinya keluar kampus... rehan memilih keluar dari mobilnya..


Belum sempat melangkahkan kakinya... Rehan sudah berhenti... karna melihat seorang gadis tengah berdiri tepat dihadapannya...


" sisil... " ucap Rehan


" iya saya.. mas... " ucap Sisil penuh percaya diri


Rehan yang takut pun langsung kembali kedalam mobil... kembali menancapkan mobilnya...


Sisil yang menyadari arah perginya mobil Rehan dengan santai menuju mobilnya dan menyusul Rehan...


" sial... kenapa harus bertemu wanita itu si... " gerutu Rehan yang tetap fokus mengemudikan mobilnya...


" Luna.... " ucap Rehan yang langsung menghentikan mobilnya...


" kenapa aku bisa melupakan niatku kekampus... " ucap Rehan yang kembali memutarkan mobilnya menuju kampus Luna...

__ADS_1


Setelah sampai dikampus... Rehan bergegas mencari Luna kedalam kelas... namun pencariannya nihil... membut Rehan memilih kembali kerumah...


" sial... pasti istri kecilku marah... " Batin Rehan yang kembali ke parkiran mobil...


Karna hari mulai sore... Rehan harus bersabar... dengan jalan yang mulai padat...


Hampir satu jam... Rehan berkutat dengan kemacetan... sampailah Rehan dirumah kesayangan nya...


Karna terburu buru... Rehan tak menyadari.. telah bertengger... sebuah mobil berwarna putih yang sedari tadi telah menunggunya...


Rehan yang berlari.. langsung membuka pintu yang masih terkunci... dalam benaknya Rehan mulai khawatir... dengan keadaan Luna... karna tak seperti biasanya Luna mengunci pintu Rumah


" shayang.... " teriak Rehan


Rehan yang berlari kesana kemari.. menghentikan langkahnya.. saat melihat seseorang masuk...


Rehan yang mengira Luna telah pulang langsung mengambil langkah seribu....


Namun kedua bola matanya langsung terbuka Lebar saat menyadari kehadiran seorang gadis.. yang tak ingin Rehan temui...


" sisil.... " ucap Rehan yang terkejut... tubuhnya terasa kaku.... fikirannya langsung membeku melihat Sisil yang tengah berdiri diruang tamu


" kenapa... mas terkejut... mas seperti melihat hantu saja... "ucap Sisil santai...


"kau.. kenapa kau bisa masuk kerumahku... ? " tanya Rehan yang panik....

__ADS_1


" aku datang mau minta pertanggung jawaban darimu mas... " ucap Sisil yang langsung ke inti permasalahan


" Tanggung jawab... memang aku berbuat apa... "


" hah... dasar laki laki semuanya sama... setelah kau menikmati tubuhku... kau mau pergi begitu saja... setelah kau... buat aku hamil.. kau mau lepas tanggung jawab begitu saja.. " ucap Sisil panjang lebar


" aku tak percaya pada ucapanmu... kau bisa saja hamil dengan laki laki lain... "ucap Rehan yang berusaha mengelak...


" laki laki lain kau bilang mas... apa ingatanmu sudah sepikun itu kah... bahkan kau melihat sendiri... sepray ku penuh dengan noda darah waktu itu... dan kau.. berfikir aku hamil dengan laki laki lain... " ucap Sisil yang mulai menangis... tubuhnya bergetar... test pack yang sedari tadi di genggamnya.. kini Sisil Lemparkan tepat mengenai wajah Rehan...


" lihat... lihatlah baik baik... test pack itu... bahkan aku mencobanya dengan berbagai merek... tapi hasilnya tetap sama... aku hamil... dan itu semua ulahmu mas..." ucap Sisil yang terus menangis...


Rehan yang berusaha mencerna setiap ucapan Sisil terus saja berdiam diri... tak percaya karna kesalahan yang diperbuat nya... sekarang hadir wanita ditengah tengah rumah tangganya yang sedang manis.. manisnya bagaikan madu...


Sisil yang terus menangis kini langsung berhambur dipelukan Rehan.. menangis menumpahkan semuanya...


Sedangkan Rehan hanya terpaku... diam seperti patung tak bernyawa...


.


.


.


Bersambung... 🤔🤔

__ADS_1


__ADS_2