
Di sebuah ruangan Rumah sakit ternama di luar negri..
sepasang suami istri saling berpelukan menahan perasaannya, mereka menatap sang putra yang di keliling pada dokter, pagi ini mereka di kejutkan dengan putranya Dary yang membuka mata dan sadar dari koma..tentu saja mereka bahagia sekaligus khawatir, di lain sisi mereka bahagia putranya terbangun namun ketika putra mereka tersadar..kata pertama yang dia ucapkan adalah Valerie...dia memanggil kekasihnya bernama Valerie dan hal itu mematahkan hati kedua suami istri itu. Bagaimana cara menjelaskan pada Dary kalau Valerie telah menikah dengan orang lain, yang orang lain itu adalah kakak kembarnya sendiri...bagaimana menjelaskan ini pada Dary...?
Rose gemetar sambil menahan debaran jantungnya, pandangannya tak berhenti dari para dokter yang sedang memeriksa Dary..
''Dad....bagaimana ini Dad....'' bisik Rose dengan mata berkaca-kaca..
''Daddy juga tak tau apa yang harus kita lakukan, Dars sudah membawa Valerie kerumahnya akan sulit bagi kita untuk bertemu..lagipula Valerie sekarang adalah miliknya...''
Rose memijit pelipisnya..bagaimana sekarang...?
''Dars sangat kejam, aku tak tau darimana dia mewarisi sikap kejam itu..''suara Rose menggantung ketika Jhon berdehem...hingga wanita itu menutup mulutnya.
''Buah jatuh tak jauh dari pohonnya sayang, bagaimana kalau kita berdua memikirkan bagaimana menjawab pertanyaan Dary..apakah kita harus berbohong...''
''Entahlah..aku......''
''Tuan Jhon dan nyonya,selamat...putra kalian berhasil melewati masa kritis dan segera pulih..''
Jhon dan Rose tak dapat menahan rasa bahagianya.''
''Benarkah dokter..''
''Yah...tuan Dary sangat kuat dan hal itu sanggup membangkitkannya kembali..''
''Bagus..aku senang mendengarnya dokter,terimakasih banyak..''
''Tentu tuan..kami akan meninggalkan kalian sebentar..''
Para dokter meninggalkan ruangan dan menyisakan Dary dan juga kedua orang tuanya...
Suasana berubah menjadi haru ketika Dary menatap mata kedua orangtuan, entah berapa lama dia tertidur...
''Daddy.....Mom....''
Hati Jhon dan juga Ros hancur seketika,tanpa menunggu kedua pasangan itu langsung menghambur ke pelukan putranya dan meneteskan airmata...pelukan itu teramat menyesakan khususnya bagi Jhon dan Ros karna mereka sadar betul bahwa Dary akan mengalami patah hati yang tak berujung dan untuk itu mereka tak bisa melakukan apapun...menghadapi Dars yang keras kepala akan semakin membuat mereka kehilangan tenaga.
''Sayangku...kau kembali nak..kau kembali sayang...kami bahagia..betapa kami sangat senang menyambutmu kembali....''bisik Rose sesegukan..
__ADS_1
Hal yang sama dirasakan Jhon..airmatanya mengalir menyadari putranya bangkit dari koma, sebagai orangtuanya Jhon hanya berharap saat ini agar sang putra bisa menerima kenyataan kalau Valerie bukan lagi menjadi miliknya.
''Terimakasih telah kembali nak....''
''Terimakasih Daddy..''balas Dary dengan nada lemah...
Sementara itu....
Dary tersenyum ketika angannya mulai terbang menggapai bayangan Valerie..ia sungguh rindu pada kekasihnya..dan tak sabar ingin pulang dari tempat ini dan menemui Valerie...
''Momm....dimana Valerie...aku merindukannya...''desah Dary pelan.
Hal yang mereka takutkan terjadi ketika Dary akhirnya bertanya dimana Valerie..untuk beberapa saat Jhon dan Rose saling menatap...
Bagaimana menjawab Dary saat ini..?
************
Dars lepas kendali ketika Valerie menyebutnya Ibl*s di dalam dirinya...pria itu mendekat dan merengkuh tubuh Valerie sedikit lebih keras hingga keduanya saling menatap tajam..
''Aku ibl*s maksudmu...bukankah ibl*s ini telah menjadi suamimu sekarang...suka atau tidak kau tak bisa mengabaikan kenyataan itu...''
''Kau...menikahiku karna kau menipuku, pernikahan ini tidak sah dan aku ingin kita bercerai..''
''Cerai...''ulang Dars dengan wajahnya yang begitu dingin...
''Yah...aku tak bisa menjadi istrimu aku tak bisa....aku mencintai Dary dan mengapa kau tega menggantikan dia,....padahal kalian kembar...''tangis Valerie pecah saat itu juga,...
Tangisan Valerie sama sekali tidak membuat Dars tersentuh..
''Kau pikir aku butuh cinta seperti adikku yang bodoh..kau pikir aku melangkah sejauh ini..aku menikahimu hanya untuk menceraikanmu....tidak Valerie..kau salah besar, kau sudah menjadi milikku dan aku butuh kau...untuk menjadi pemuasku sekaligus...membuat Dary hancur...''
''Tidak.....tidak aku tak sudi disentuh ibl*s sepertimu tidak....aku akan menghubungi orang tua kita pernikahan ini harus di batalkan..''ucap Valerie meronta,..
Dan kali ini Dars tidak menahannya..pria malah membiarkan Valerie berlari menuju pintu sementara Dars dengan santai melangkah menuju laci meja dan mengeluarkan sebuah benda kesayangan miliknya yang selama ini menjadi temannya di dalam kesepian..
Pria itu mengambil sebuah pistol dari sana dan kemudian mengarahkan tepat pada Valerie yang menuju pintu..
Dars melepaskan tembakan tanpa ragu sehingga Valerie membeku...
__ADS_1
Duarr!!!!!
Sebuah vas bunga berukuran besar pecah tepat di samping Valerie hingga ia terkejut setengah mati...
Nafas Valerie tercekat di tenggorokannya..ia menoleh dan menemukan sinar mata dingin dan tak tersentuh pada wajah Dars....pria ini begitu kejam..
''Jika kau melangkah satu inci saja maka aku akan menghancurkan keluargamu..kau tinggal memilih aku menembak yang mana dulu...Dary, ayah..ibumu atau......''
''Kau benar-benar jahat....jangan coba mengganggu mereka..aku mohon...''isak Valerie dengan hati yang hancur,...
Mereka adalah hidupnya....dan entah mengapa dia sangat percaya jika Dars mampu melakukan semua itu..Dars kejam jadi dia bahkan tak akan berpikir dua kali untuk membunuh...
Dars tertawa dengan suara yang menakutkan di seluruh ruangan, hingga Valerie menjadi takut..ketika Dars melangkah ke arahnya dan kembali menariknya ke dalam pelukan...sembari pistol itu menjalar turun dan tertahan di pelipis Valerie..Dars sedikit menekan disana hingga Valerie merintih ketakutan...
''Jangan pernah mengancam atau melawanku Valerie karna jika kau terus menantangku maka aku akan menghancurkanmu dengan segera...aku bahkan tidak memiliki rasa iba walau itu kau....yang aku butuhkan adalah kepuasan darimu...jadilah penurut maka semua yang kau sayang akan selamat...apa kau mengerti sayang...''
Valerie hanya menangis dan menangis...ia tak mampu menahan rasa sakitnya ketika dirinya harus menerima kenyataan kalau dia telah kehilangan cintanya..
Dary.........Dary..tolong aku.... batin Valerie begitu putus asa..
Usai berkata....Dars menarik tubuh Valerie dan menghempaskannya ke atas ranjang dan kemudian melepaskan kemejanya..ia mendekati Valerie dengan sinar mata penuh gairah...
''Ini malam pertama kita jadi berhentilah menangis Valerie...aku ingin kau menikmati setia sentuhanku...''
''Tidak....Dars...aku mohon...jangan begini...aku tak bisa.''
''Mengapa....kau tak bisa..bukankah kita sudah pernah melakukannya....''
Valerie menggigit bibirnya menahan rasa sakitnya,.
''Kau memaksaku...''
''Kali ini aku tak ingin memaksa..karna itu adalah kewajibanmu sekarang..lepaskan gaunmu Valerie....''
''Dars..........'' jerit Valerie keras..
Namun bagi Dars jeritan Valerie semakin membuatnya bergairah..
Skip...
__ADS_1