Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Vanessa Widya


__ADS_3

Vanessa tak mampu bertahan setelah pria asing di depannya mendorong tubuhnya menjauh,..itu artinya dia sudah tak punya harapan lagi pada siapapun, termasuk pria ini..padahal besar harapannya agar pria ini bisa sedikit membantunya...


Vanessa menghela nafas,...di dunia ini tak ada yang benar-benar baik hati untuk menolong...jemarinya saling mengepal untuk mendapatkan kekuatan... Kini dia benar-benar harus berjuang sendiri menghadapi keluarga nya sendiri...


Vanessa memalingkan wajahnya dari tatapan Dary yang tajam kepadanya, untuk apa pria itu masih berada disini kalau tidak mau menolongnya...cih....dasar pria kejam,.


''Vanessa menyerahlah..tuan Tedy sudah menunggu...cepat kembali..''teriak wanita itu kepadanya,...


Vanessa menggeleng menolak, tentu saja..tuan Teddy adalah seorang pria dengan kondisi lumpuh di seluruh kedua kakinya, tidak,..bukan Vanessa menolak karna penyakit itu..dia memang tidak mencintai tuan Tedy lagi pula usianya sudah 49 tahun, bahkan dia lebih pantas menjadi anak atau bahkan seorang cucu..usia Vanessa baru saja 18 tahun,...bukankah bibinya keterlaluan ketika berniat menjodohkannya hanya karna balas budi..


Dulu tuan Tedy sering membantu ekonomi mereka..istrinya sudah ada dua namun kedua istrinya sudah melarikan diri setelah dia jatuh sakit karna itu..tuan Tedy akan menyerahkan semua hartanya asalkan Vanesa bisa menikah dengannya..


''Aku tidak mau menikah dengannya ya ampun....bibi saja yang menikah..''


Perkataan Vanesa membuat sang bibi menjadi murka dia menjadi marah karna di tentang oleh keponakannya sendiri, Vanessa adalah anak dari almarhum kakak lelakinya, ibunya sudah menikah lagi dan meninggalkan Vanessa di dalam perawatannya..dan sejak kecil dia menjadi incaran tuan Tedy yang ingin menjadikan Vanessa istrinya meski pria itu lumpuh..pernikahan ini tak boleh gagal atau mereka akan jatuh miskin.


Dan Dary tak tau kenapa dia bisa berdiri disana dan menyaksikan pertengkaran keluarga orang lain..gadis itu terlihat putus asa..


''Baiklah..jika kau tidak mau..maka bibi akan memaksa...''teriak Wanita itu dengan suara lantang..


Vanessa lalu menarik gaunnya tinggi-tinggi dan melompat dengan cepat melewati Dary begitu saja dan keluar dari restoran mewah itu lalu membiarkan mereka terus mengejarnya dengan cepat..


Sementara Dary mengerutkan kening..ia sedikit menyesal karna telah mempermalukan gadis itu..mungkin saja memang dia sedang di paksa...tapi bukankah itu bukan urusannya sekarang..?


Dary lalu melangkah ingin masuk ke dalam Restoran dan mengabaikan gadis itu namun, langkahnya terhenti ketika bayangan gadis itu kembali muncul di dalam ingatannya..pandangan matanya yang redup dan penuh permintaan tolong membuat Dary sedikit terusik.


Oh..sial sekali mengapa dia malah memikirkan gadis itu..bahkan dia bukan siapa-siapa..


Dary kembali melangkah namun ia kembali menyerah ketika dia tidak tega melihat gadis itu mungkin sedang dalam bahaya..


Dary memutar tubuhnya dan melangkah keluar dari restoran ini..


***********


Vanessa berdiri di pinggir jurang dan berteriak putus asa...


''Aku akan melompat jika bibi terus memaksaku..''ucapnya dengan tatapan rapuh..


Namun wanita di depannya hanya tertawa kesal...


''Apa kau mau mati menyusul ibumu...begitu..''

__ADS_1


Vanessa mengepalkan tangannya..ia tertawa...


''Ibuku belum meninggal...''


''Tapi dia meningalkanmu demi pria lain bukankah sama saja dia sudah meninggal..''


Vanessa sekuat tenaga menahan airmatanya...ibunya bahkan hanya ada dalam ingatannya yang samar...ketika itu usianya baru 5 tahun....dan dia sudah kehilangan segalanya,...Vanessa masih percaya kalau ibunya tidak berhianat..dia percaya ibunya pergi karna tekanan dari keluarga ayahnya..yah....dia akan tetap mencari ibunya sampai kapanpun...itu tekad Vanessa...dia punya foto ibunya...dan dia akan segera menemukannya..


''Bibi sangat kejam...bagaimana jika kau sendiri yang menikah dengan tuan Tedy..kalian sangat cocok..''


''Ah...sial sekali dirimu...beraninya mengatakan hal tidak masuk akal itu padaku..''teriak sang bibi dengan murka..


Vanessa semakin kesal lalu merobek gaun pengantin sampai ke atas lututnya dan membuat sang bibi semakin marah...


''Mengapa kau merobek gaunmu sendiri anak nakal...''jerit sang bibi ingin mendekat bersama para anak buahnya dan membuat Vanessa semakin nekat...


Ia hanya menggertak saja ingin bunuh diri, siapa yang ingin mati....dia masih muda..Tuhan pun akan marah jika dia melakukannya..


Jadi Vanessa akan melawan....gadis itu segera melepas highelsnya dan bersiap..ketika sang bibi dan anak buahnya mendekat..Vanessa mengayunkan highelsnya ke arah pria itu dan menendang mereka dengan keras..


Bughh....


Tubuh kedua pria itu jatuh bertubrukan sementara kini dia sedang bersama sang bibi....ketika bibi ingin menarik rambut panjangnya...Vanessa sudah lebih dahulu mendorong tubuh sang bibi hingga jatuh ke tanah dan dalam sekejap dia melarikan diri dari tempat itu namun tanpa di duga...salah seorang pria itu menarik ujung rambutnya yang memang ikal dan panjang...


Vanessa menjerit kesakitan dan ketika pria itu ingin menangkap tubuhnya,....seseorang menendang sang pria dengan kuat..hingga tubuhnya terlempar jatuh di tanah..


Hal itu membuat Vanessa terkejut dan menoleh....ia membeku...pria kejam tadi rupanya..cih...untuk apa dia menolong....


''Siapa kau...''teriak wanita di depannya..


Dary mendekat...lalu mengambil ponselnya..lalu menelfon...


''Aku telah menangkap mereka dan cepat kesini...''ucap Dary dengan singkat..


Ia lalu menyapu wajah-wajah ketakutan dari bibi Vanessa dan anak buahnya dengan tajam..


''Kalian akan di tangkap atas dugaan pemaksaan anak di bawah umur...''ucap Dary...


Vanessa yang merasa di bela langsung merapat pada Dary dan menatap tajam kepada bibinya..ia berbisik..


''Mereka telah menyiksaku sejak bertahun-tahun...''

__ADS_1


Dary menoleh dingin...


''Lalu mengapa kau diam saja..apa kau bodoh..''desis Dary kesal,..


''Yah...aku tak punya kekuatan...''


Dary hanya melangkah meninggalkan Vanessa sendirian ketika beberapa menit kemudian polisi datang namun Vanessa terus mengikutinya dari belakang hingga ia sedikit terganggu..


Pria itu membalikan tubuhnya...


''Mengapa kau masih mengikutiku..padahal aku sudah membantumu...''lirik Dary kesal..


Vanessa mengigit bibirnya, dia tak mungkin lagi pulang kerumah bibinya..juga..dia tak punya tempat tinggal untuk mencari ibunya...


''Aku tak punya uang...bisakah kau memberiku pinjaman...''


Dary menghela nafas..memandang Vanessa yang mengenaskan...gaunnya robek dan rambutnya tergerai..gadis ini sangat menyedihkan..


Dary lalu mendekat tanpa pikir panjang...lalu mengeluarkan kartu namanya lalu mengambil semua uang yang ada di dalam dompetnya...


''Ini ada 10 juta...aku tidak memegang banyak uang...jadi pakailah itu...tapi ingat kau harus menggantinya...''


Vanessa mengangguk seperti anak kecil yang lugu...ia sudah membayangkan dengan uang ini dia bisa mencari ibunya..dan sebagian lagi untuk modal mencari pekerjaan...


''Baiklah...kau sangat baik tuan...''


Vanessa menundukan kepalanya dalam-dalam...ketika sudah mendapat uangnya..Vanessa langsung buru-buru pergi dan meninggalkan Dary yang hanya membeku di tempatnya..


Vanessa...namanya Vanessa....? desah pria itu hanya tersenyum lalu melangkah...namun seketika ia berhenti sebentar....


''Tunggu....aku bahkan tidak punya nomor ponselnya...''


Dary memutar tubuhnya untuk mencari Vanessa namun ia tidak menemukan gadis itu lagi...


Pria itu mengepalkan tangannya...


Apakah dia sedang di tipu....?


*********


Di sisih lain...

__ADS_1


Vanessa sudah berada dalam taxi...dia akan pindah dari rumah sekarang juga...Vanessa menyandarkan tubuhnya dengan hati yang lega...


__ADS_2