
Rose begitu syok mendengar ucapan sakit hati dari sang menantu untuk dirinya, sementara Valerie begitu marah menyadari jika orang tua Dars ikut andil untuk menipunya.
Rose mendekat..
''Valerie.....''
''Jangan bilang Mommy tidak bisa membedakan anakmu sendiri meski mereka kembar, Mommy yang melahirkan mereka berdua...''airmata Valerie menetes di wajahnya dia sungguh hancur menyadari dia salah menikah..
''Kita bisa bicara berdua Valerie...Mommy akan menjelaskan semuanya please...''
Valerie meneteskan airmatanya...
''Apakah dengan aku mendengarkan penjelasan Mommy....aku bisa kembali pada Dary...tidak...Dary pasti marah padaku dan mengira aku seorang penghianat..dia akan membenciku, pria yang aku cintai akan membenciku jika dia tau aku telah menikahi saudara kembarnya..''jerit Valerie tercekat..
Tubuh Rose bergetar...ia bahkan tak mampu menahan tubuhnya sendiri lalu duduk di sofa sambil memijit pelipisnya...
''Bagaimana kalau Mommy membujuk Dars untuk menceraikanmu...Dary pasti akan menerima kau kembali...Mommy akan bertanggung jawab...bagaimana...''
Valerie membeku mendengar ucapan enteng dari seorang ibu yang egois..hingga wanita muda itu sangat marah.
''Apa kau pikir aku apa Mom..bagaimana bisa Mommy berpikir seperti itu padaku..kau pikir semua bisa kembali seperti semula..''
Rose bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Valerie dengan mata yang menajam...
''Semua terjadi juga karna keserakahan Dars,....dari kecil dia tumbuh menjadi seorang pemberontak...dia tak bisa di atur dan selalu ingin merebut milik Dary dan mengenai kemarin...Mommy sudah memohon padanya untuk melepaskanmu tapi Dars tidak mendengar Mommy...''
Valerie ingin meledak seketika...mendengar ucapan Rose kepadanya..ia tak habis pikir mereka adalah keluarga yang mengerikan dan ia mengerti sekarang, dari mana sifat serakah Dars berasal semua adalah menurun dari sifat Rose sendiri..
''Cukup....aku tak ingin mendengar apapun lagi....meski kau mengemis..Dars tak akan melepaskan aku...tidak...''isak Valerie begitu terluka hingga dia bergerak mundur dan menjauhi Rose yang hanya berdiri dengan mata yang basah penuh rasa salah..
''Valerie......''
''Aku tak ingin bertemu denganmu lagi Mom...bagiku Mommy dan Dars...sama mengerikan dimataku..''desis Valerie dengan isakan sedih..
Wanita muda itu berbalik dan melangkah menuju lift...lalu menghilang disana meninggalkan Rose berdiri sendirian...
Rose tersungkur...memegang dadanya ia memejamkan matanya berusaha tenang....yah..dia akan mengembalikan semuanya seperti awal...Dars harus mengembalikan Valerie kepada Dary sang putra kesayangannya dan untuk itu...Rose tak akan menyerah begitu saja...
__ADS_1
********
''Apa kau sudah gila ingin tinggal disana sementara waktu..''teriak Jhon dengan mata melebar..
''Aku harus membujuk Dars untuk menceraikan Valerie...''
Ucapan Rose yang tak masuk akal membuat Jhon meradang ia mendekati Rose dan memberi peringatan kepadanya..
''Jangan pernah ikut campur dengan hidup mereka Rose....''
Kali ini Ros bangkit dari tempat duduknya ia menatang Jhon...
''Lalu bagaimana dengan Dary putra kita....Dars ingin mengundang Dary makan malam dengan maksud ingin menyakiti Dary...bagaimana bisa aku membiarkannya...bagaimana aku bisa melihat Dary hancur...''teriak Rose tak terima...
''Bukankah semua ini karna dirimu, seandainya kau bisa jujur pada Valerie dan keluarganya kalau Dary kecelakaan, mungkin Dars tak akan menggunakan kesempatan ini untuk menyakiti Dary..''
''Tapi....aku pikir dia tak akan serius mengenai Valerie..kau tau sendiri kalau Dars menganggap wanita hanya sebatas teman tidur dan aku tidak pernah membayangkan dia juga menginginkan Valerie dengan serakah....''
Kali ini Jhon mendekat...
''Kau lupa bahwa kau melahirkan anak kembar jadi...secara perasaan mereka sedikit mirip..mungkin saja soal wanita mereka punya selera yang sama dan semua itu ada dalam diri Valerie...''
''Jangan lupa kalau Dars dan Valerie sudah menikah..tak ada yang bisa melawan kenyataan itu...''ucap Jhon tajam..
Rose membeku, tidak bisa...dia tak akan pernah membiarkan Dary hancur...jemari wanita itu terkepal dengan kuat..
***********
Malam ini Valerie duduk sambil membaca Novel kesukaannya..ia tak tau harus melakukan apa, dirumah ini ada banyak pelayan yang mengerjakan semuanya, Valerie merasa dia akan lumpuh jika tidak mengerjakan apapun..
Sudah pukul 11 malam dan Dars belum pulang...
Valerie mengerutkan kening.....mengapa dia harus mengingat pria kejam itu..? Biarkan saja dia tidak pulang itu lebih baik...Valerie kembali membaca Novel kesukaannya yang berjudul Mengandung anak psikopat kejam..
Valerie menggeleng...jangan sampai nasibnya akan seperti Alea tokoh dalam cerita itu...sifat gila Darren sedikit mirip dengan Dars..seperti seorang Psikopat yang kejam...wanita itu menggeleng kesal namun dia terus membaca..
Sampai...ada bunyi gerakan pintu terbuka dan sosok Dars masuk dengan wajahnya yang dingin, namun hal itu membuat Valeri terkejut dan meletakan ponselnya begitu saja di atas sofa..bukan sikap dingin Dars yang membuatnya terkejut namun pada lengan Dars ada darah yang mengucur deras disana..namun anehnya..pria itu sama sekali tidak menunjukan kalau itu sakit..
__ADS_1
Keduanya bertatapan....lalu Dars membuang pandangan dengan acuh...sementara itu Barron dan beberapa pelayan lain dan seorang dokter masuk dan menuntun Dars menuju sofa..
Valerie terlalu terkejut melihat darah segar, seumur hidupnya dia baru pernah melihat itu semua di depan matanya..
''Cepat...ada banyak darah Dokter...keluarkan peluru itu dengan cepat,..''titah Barron sementara...
Dars mulai menutup matanya..karna rasa pusing akibat banyak darah yang mengalir deras..
Valerie mendekat..mengabaikan segala kutukan di kepalanya karna bukannya bersyukur melihat keadaan Dars ia malah mendekat...
''Barron apa yang terjadi..''
Suara lembut Valerie begitu merdu di telinga Dars ketika dia mulai kehilangan kesadaran..
Apakah itu Valerie..tapi tidak mungkin..wanita itu membencinya...tidak mungkin mendekat...
Dars memejamkan matanya ketika setitik airmatanya menetes....jangan bermimpi mendapatkan cinta...itu tidak mungkin...tak akann ada satu orangpun yang akan mencintai seorang Dars Dalton tidak akan mungkin...
Dars lalu tak sadar akibat obat bius....
Barron menundukan kepalanya..
''Tuan Dars terlibat baku tembak dengan musuhnya dalam di dunia mafia dan tuan tertembak..''ucap Barron terlihat sedih..
Pandangan Valerie berbalik menatap Dars yang tertidur karna bius...lalu ia pun tersungkur dan mengambil alih untuk membersihkan darah yang menetes..
Mengapa hatinya sedikit sedih karna Dars terluka..meski sedikit, ia yakin karna dia masih punya hati..
''Bisakah kalian membantuku membersihkan darahnya...aku akan menyuntikkan obat..''ucap sang dokter..
Ketika pelayan ingin melakukannya Valerie menolak..ia menatap dokter dengan tajam..
''Biarkan aku membersihkannya dokter..''ucap Valerie..
Sementara baju dan tangannya sudah terkena darah Dars namun dia tidak bergeming dan membersihkan itu semua dengan tenang..
Sementara Barron membeku melihat pemandangan itu.....
__ADS_1
Nyonya perduli padamu tuan Dars, jadi tuan tidak benar-benar sendiri...batin Barron penuh harap jika suatu saat melihat sang tuan bahagia karna cinta...