Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Bertemu Cinta


__ADS_3

Dary terpaku ketika melihat sosok Valerie berdiri di hadapannya dengan tatapan yang sulit di artikan, sebenarnya Dary baru saja sampai dan belum sempat menemui tuan Dirga untuk memberi salam, ia tergerak untuk melangkah menuju toilet tanpa menyangka jika dia malah bertemu dengan gadis yang selama ini dia cari..


Tuhanlah saksinya jika ia hampir putus asa karna mencari Valerie, bahkan Valerie seakan hilang di telan bumi, ponselnya tak bisa di hubungi dan Dary seakan kehilangan jejak, hal itu juga yang memutuskan Dary untuk segera pulang untuk mengetahui apa yang terjadi pada kekasih yang teramat di cintai dan dia rindukan.


Dan disinilah dia berdiri menatap Valerie yang sama terkejut seperti dirinya, Dary sungguh kehilangan kata, seperti mimpi ia bisa melihat Valerie berdiri di depannya..


Dary melangkah mendekat sementara Valerie sungguh tak siap bertemu Dary seperti ini, tubuhnya bergetar ketika ingin rasanya dia menangis..


Dary,....pria yang dia cintai bahkan tidak tau apa yang terjadi...mengapa Dary baru datang sekarang...? Mengapa setelah dia telah menikah dengan Dars..mengapa dia begitu bodoh karna percaya pada wajah Dars yang dia kira adalah Dary...? mengapa rasanya menyakitkan ketika ia harus di hadapkan kembali dengan Dary..? di tempat seperti ini yang membuat ia tak bisa melakukan apapun termasuk memeluk Dary..


Rasa rindu itu masih begitu terasa di dadanya dan hanya untuk Dary..cintanya juga masih berada di tempatnya hanya untuk kekasihnya,...


Mata Valerie terasa panas, ia tak tau apa yang harus dia lakukan sekarang..apakah dia harus terus berada disini...bagaimana kalau Dars tau, dia akan marah...


''Valerie......''


Suara lembut itu kini teramat menyedihkan di telinga Valerie hingga ia merasa hancur, semua sudah terlambat ketika Dary kembali..dia telah di miliki oleh Dars.....rasa sakit itu mulai menjalar di dada Valerie hingga tanpa sadar jemarinya terkepal dengan kuat..ia berusaha kuat menahan perasaannya..


Valerie bergerak mundur hingga beberapa langkah dan membuat Dary mengerutkan kening, mengapa sikap Valerie seperti ini..?


''Valerie...ada apa denganmu..''


Valerie berkaca-kaca ia memalingkan wajahnya ketika ia tak bisa menahan perasannya...


''Aku harus pergi....''


Valerie melangkah melewati Dary yang juga tak mengerti mengapa sikap Valerie berubah..? karna tidak puas, Dary lantas menahan langkah Valerie dengan menangkap jemarinya hingga Valerie menghentikan langkahnya..


''Ada apa denganmu Valerie, mengapa kau bersikap seperti ini...taukah kau aku sangat merindukanmu...''suara Dary terdengar berat dan hal itu semakin membuat Valerie merasa hancur tak berbentuk..

__ADS_1


''Bukankah kau datang sudah sangat terlambat...? Kau ingkar janji padaku Dary,...semua sudah terlambat...''bisik Valerie menekan kuat perasaannya..


Dary seketika menoleh dengan kerutan di dahinya, dengan sedikit kasar ia menarik Valerie ikut bersamanya, disini terlalu ramai hingga dia tak nyaman jika harus bicara...


Sementara Valerie tak punya kekuatan untuk melawan, lagi pula di dalam hatinya ia juga ingin tau mengapa Dary tidak memberi kabar...mengapa malah membiarkan Dars yang menikahinya,..juga orangtua Dar dan Dary tidak mengatakan apapun, mustahil bukan kalau mereka bahkan tak bisa membedakan putra kembar mereka sendiri...


Dary menarik tangan Valerie menuju balkon yang sepi dan menatapnya dengan tajam..


''Apa maksudmu dengan terlambat Valerie....apa yang terjadi kepadamu..mengapa kau bersikap seperti ini...''


Valerie mengangkat wajahnya, akhirnya airmata yang sejak tadi dia tahan runtuh juga...tak taukah Dary apa yang sudah di alaminya, tak taukah Dary rasa sakit yang dia terima...rasanya Valerie tak punya semangat hidup, semua impian untuk hidup bersama pria yang dia cintai harus pupus seketika, dia sudah salah menikah..dia telah jatuh sangat dalam dan tak tau cara untuk keluar,...


Sosok Dars yang kejam..telah menghancurkan semua impian dan hatinya...


Valerie menatap wajah Dary.....wajah Dars dan Dary nyaris tak ada perbedaan, hanya tatapan mata saja yang berbeda, seharusnya dia bisa melihat itu semua...seharusnya dia bisa merasakan tatapan kekasihnya...bukan malah menjadi bodoh...


''Aku tak ingin bicara hal itu lagi...aku harus pergi Dary...''


''Mengapa kau bersikap seperti ini Valerie...tak taukah kau ketika aku membuka mata satu hal yang aku rindu adalah dirimu...aku sangat merindukanmu..rasanya ingin mati karna rindu padamu..''


''Lepaskan aku Dary....aku mohon..''


''Mengapa aku harus melepaskanmu...kau adalah kekasihku, kau calon istriku...bagaimana bisa aku melepaskanmu..'' suara Dary berubah menjadi serak, sembari mendekap Valerie semakin erat..


Hoh....bagaimana mungkin Valerie bisa menahan perasaannya, airmata itu menetes di wajahnya,....


''Calon istri...mengapa kau mengatakan itu semua...disaat seperti ini..aku benci padamu....aku benci Dar.....''bisik Valerie dengan isakan sedih..


Saat itu juga Dary membalikan tubuhnya dan menatap wajah Valerie dengan tajam..

__ADS_1


''Kita saling mencintai Valerie..jadi jangan pernah mengatakan hal seperti itu..jangan pergi dariku sayang...aku mencintaimu...''


Valerie menyambut pelukan Dary dengan tangisan yang pecah, sungguh ia juga merindukan pelukan Dary..dia benar-benar rindu pada kekasihnya...


Seandainya dia bisa bisa sedikit curiga dengan Dars yang menyamar...mungkin hal ini tak akan terjadi..mungkin dia akan menikah dengan Dary dan hidup bahagia, lalu bagaimana sekarang....ia harus bersikap bagaimana....? disaat dia sudah di miliki oleh Dars..


Disaat mereka masih saling memeluk, disaat Valerie ingin menjawab pernyataan cinta dari kekasihnya, saat itu juga ia begitu terkejut melihat sorot mata dingin seakan menembus ke dalam jantungnya..


Tubuh Valerie bergetar ketika menyadari Dars berdiri di sana, tak jauh dari mereka dengan tatapan membunuh...hanya dengan tatapan dan sanggup membuat tubuh Valerie merinding...


Jemari Dars mengepal disana, rasa cemburu membakarnya dengan cepat melihat Valerie...berada di dalam pelukan posesif saudara kembarnya..hingga pemandangan itu membuat Dars gerah, sampai harus melonggarkan tenggorokannya....ia sungguh ingin membunuh sekarang.........


Valerie menyadari alarm di kepalanya, buru-buru dia melepaskan pelukan dengan cepat hingga membuat Dary sedikit protes..dia bahkan belum puas memeluk Valerie...


''Ada apa.....Valerie...'' tanya Dary mengerutkan kening melihat wajah Valerie yang pucat pasi...


Valerie buru-buru mendorong tubuh Dasry menjauh darinya...hingga pria itu hanya terdiam...


''Semua sudah berakhir Dary....semua benar-benar sudah berakhir...''desis Valerie dengan isakan yang sedih, seolah apa yang dia ucapkan tak sejalan dengan hatinya...


''Valerie...''


''Aku harus pergi...''


Valerie melangkah melewati Dars yang menatapnya tajam....


Valerie memalingkan wajahnya...melewati Dars begitu saja..


Dan ketika Dary membalikan tubuhnya ia begitu terkejut melihat Dars berdiri dan menatapnya tajam...

__ADS_1


''Dars..........'' ucap Dary tak menyangka.....


__ADS_2