Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Kedatangan Dary


__ADS_3

Entah mengapa aku mulai takut, takut dengan perasaanku sendiri..ketika berada di dekatmu hatiku menjadi tidak tenang..aku merasa aku bahagia, sekaligus benci....aku tak tau mengapa....


**************


Valerie mengangkat wajahnya menatap ke arah cermin ketika mata tajam Dars yang memenjaranya dengan posesif...sungguh membuat jantung Valerie berdebar kencang...


''Kau cantik sekali...''


Disaat yang sama Valerie membalikan tubuhnya hingga kini keduanya saling berhadapan dengan tatapan beku..wanita itu meredupkan matanya..


''Dars....''


''Hummm......''


''Bisakah kau menahan dirimu,....''


Pria itu tertawa.....hal yang paling dia tunggu selama ini adalah melihat kehancuran pada diri Dary...dan ia bahkan tidak akan pernah mau untuk bernegosiasi...namun entah mengapa ketika Valerie memintanya..hatinya sedikit terganggu, apakah wanita ini meminta demi mantan kekasihnya...mengapa dia tak suka..


''Apakah kau melakukan ini untuk Dary...kau tidak mau dia terluka kau...tidak mau dia menderita karna kau masih mencintainya dan hatimu tidak tega.....aku berkata benar bukan..''


''Dars.......''


Dars menarik tubuh Valerie setengah memeluknya....ia tertawa kecil...


''Bukankah aku sudah bilang berhenti untuk membelanya...anak manja kesayangan Mommy akan menjadi dewasa dengan paksa,.....tak ada seorangpun yang bisa melindunginya..apa kau dengar itu..jadi persiapkan dirimu istriku...pertunjukan ini akan sangat menyenangkan..''


Usai berkata Dars melepaskan pelukannya dan melangkah meninggalkan Valerie..


Wanita itu hanya mampu tertunduk...ia takut sekali..apa yang akan terjadi nanti...?


****


Makan malam akhirnya tiba...di dalam ruang kerja milik Dars..pria itu menajamkan tatapannya di layar monitor..


Tampak ada mobil yang masuk, melalui gerbang sementara...Dars menatapnya dari layar monitor...senyumnya mengembang sempurna...jemarinya terkepal dengan kuat melihat dengan jelas bagaimana sang Mommy keluar dari dalam mobil bersama putra kesayangannya, hatinya sedikit nyeri melihat Mommy masih sempat memperbaiki jass Dary dan menatap putra keduanya dengan penuh cinta..


Minuman Wine di teguk Dars dalam jumlah banyak...matanya terasa panas ketika pemandangan itu sungguh mempengaruhinya sampai dia memalingkan wajahnya karna tak tahan...sebenarnya itu bukan pemandangan baru baginya, dari kecil Mommy selalu memperbaiki dasi Dary ketika mereka akan sekolah dan meminta pelayan untuk memperbaiki dasi milik Dars..ketika hendak makan hal yang menyakitkan itu kembali terjadi....Mommy akan setia tanpa lelah menyuapi Dary sedangkan dirinya hanya puas di suapi pelayan..


Bukankah itu adalah hal yang sudah biasa Dars...? hardik Dars pada hatinya...pria itu memalingkan wajahnya pada boneka tedybeard yang selalu bersamanya dalam keadaan sedih atau senang...bayangan gadis kecil itu kembali menyapanya hingga Dars menjadi rindu..


''Aku akan menemukanmu gadis kecil...aku akan menyerahkan hidupku padamu karna,....kau adalah penyelamatku...'' mata Dars berkaca-kaca seketika.


Boneka itu ia letakan kembali kali ini di atas meja kerjanya..dan mengusapnya pelan...


''Kita akan bertemu....sayang...''bisik Dars seolah mendapat kekuatan ia merasa lega sekarang..


Pria itu lalu bangkit dan meletakan sebuah botol wine itu dan memperbaiki jassnya sendiri...saatnya memulai pertunjukan, dia tidak sabar menjadi sutradara dan seorang penonton dari pertunjukan yang seru...

__ADS_1


Dars melangkah keluar dari ruang kerjanya dan masuk ke dalam lift untuk turun ke lantai 1...


**********


''Bagaimana penampilanku Momm....''


''Kau lebih tampan dari Dars....kau putra kesayanganku...''


Kedua pasangan ibu dan anak itu saling memuji dan begitu akrab...


''Mommy yang paling cantik malam ini dan aku yakin istri Dars akan terkejut melihat kecantikan Mommy...dia....''


Senyum Rose menguap dengan cepat di ganti dengan tatapan beku...bagaimana bisa dia di bandingkan dengan Valerie..astaga semoga Dary kuat menerima kenyataan malam ini...oh..ini semua karna Dars...


''Bagaimana kalau kita masuk saja sayang..''


''Tentu Mom...''


Mereka melangkah sampai di pintu dan seorang pelayan menunduk..


''Selamat datang nyonya besar dan tuan...''ucap pelayan itu penuh rasa hormat..


Rose mengangkat wajahnya tinggi-tinggi dengan segala keangkuhannya, syukurlah Dars masih mengatakan kalau dia adalah nyonya besar dirumah ini..


Ros dan Dary melangkah memasuki rumah megah Dars yang di dominasi warna putih..Dary menghentikan langkahnya...


''Momm.....sejak kapan Dars menyukai warna putih,..bukankah dia suka kegelapan..''


Rose merasa gugup dengan pertanyaan Dary hingga dia merasa bingung harus menjawab apa.....


''Kau tau bukan dia sudah menikah mungkin saja istrinya...''


''Aku lupa jika dia sudah menikah...tapi Mom....warna putih...adalah warna kesukaan Valerie....aku merasa sedikit....''


''Ssst...jangan membicarakan Valerie lagi sayang tolonglah..''ucap Rose dengan sedikit gemetar...


''Baiklah....Momm.......''


Dary melangkah dan menatap sekeliling interior dan berbagai hiasan di dalam ruangan ini..terlalu feminim, dan mengapa dia merasakan kehadiran Valerie disini..? entah mengapa sesuatu di hati Dary merasakan perih karna merindukan kekasihnya..


Dimana kau Valerie....aku merasa hancur....meski dia sudah mencari namun jejak Valerie menghilang....hal itu membuat dia semakin putus asa...


Sedangkan Rose tak mampu berkata apapun, dia bisa merasakan bagaimana perasaan Dary yang begitu hancur karna merindukan Valerie...dan sebentar lagi putranya akan merasakan rasa sakit yang nyata dan dia tak bisa berbuat apapun....


''Selamat datang dirumahku, Dary dan Momm.....''


Suara yang begitu tenang itu terdengar dari anak tangga.. dan menarik perhatian Dary dan juga sang Mommy..

__ADS_1


Dars melangkah hati-hati mendekati mereka...


Dary menyipitkan matanya dengan tajam..aura cerah begitu terpancar dari sisi Dars yang biasanya terlihat dingin...Dars adalah pria yang dingin dan nyaris tak pernah tersenyum di dalam hidupnya namun kali ini dia tersenyum..pasti wanita yang menjadi istrinya sangat istimewa yang mampu mengubah Das menjadi pria yang berbeda...dia terlihat tampan..


Dary mendekat...


''Apa kabar Dars...''


''Aku sangat baik Dary...bagaimana denganmu..''


Dary mengangkat bahu,....


''Seperti yang kau lihat aku seperti......''


''Seperti pria yang patah hati maksudmu..''


Dary mengeraskan wajahnya...


''Ehm...bagaimana kalau kita makan malam saja....Mommy sudah lapar..''


Rose berharap banyak kalau Dars tak akan mengenalkan Valerie kepada Dary...bahkan dia memohon lewat tatapan mata namun Dars malah tersenyum kejam....


''Apakah Mommy tidak mau mengenal istriku....aku bahkan sangat bersemangat untuk mengenalkan Dary dengannya....''


''Dars..istrimu mungkin saja sedang lelah kita bisa....''


Dary menatap kegugupan di wajah sang Mommy mengapa ia merasa ini aneh..?


''Mommy...aku juga ingin mengenal istri Dars..bukankah dia kakak iparku...''ucap Dary tegas...


Dars tertawa...


'Baiklah akan ku panggilkan sebentar,...''


Dars mendekati tangga...


''Sayang...turunlah dan perkenalkan drimu...adikku dan Mommy ingin bertemu denganmu..''panggil Dars lembut..


Deg!!!


Sementara di atas tangga Valerie mulai terlihat gemetar...bagaimana dia harus bersikap..? Bagaimana sekarang...?


Valerie akhirnya mulai menuruni tangga deengan pelan,...dia sangat mempesona dalam balutan gaun sabrina berwarna putih menuruni tangga dengan anggun..


Ketika sampai di pertengahan tangga Valerie mengangkat wajahnya...ia terpaku ketika menemukan wajah syok yang di tunjukan Dary...


Tidak......ini mimpi.....

__ADS_1


Dary begitu terpukul melihat sosok Valerie turun dari tangga...


Valerie....?


__ADS_2