Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Hati Nayra


__ADS_3


Mobil milik Nada telah pergi membawanya bersama Damian untuk pulang sementara Pedro masih berada bersama Nayra....


''Mengapa masih disini..sebaiknya Daddy pulang saja ...biarkan aku tinggal disini...''


Pedro tersenyum lalu mendekati Nayra..pria itu lalu membuka jasnya dan menggulung kemejanya dan menatap Nayra dengan tajam...jika sudah seperti ini mereka berdua sangatlah mirip...


''Bukankah Daddy sudah bilang dimana pun Nayra ingin tinggal maka disitulah Daddy tinggal...''


Nayra terdiam memilih tak menjawab perkataan sang Daddy..gadis kecil itu lalu melangkah menuju kembali ke panti dan mendekati ibu panti yang sedang tersenyum kepadanya...


''Ibu....apakah Daddy bisa tinggal disini bersamaku....''


Pedro mengangkat bahu menyerah ketika ibu panti itu tersenyum bijak...


''Kalau Daddy Nayra tinggal disini lalu bagaimana dengan mommy....pasti akan sedih jika tinggal sendiri..''


Nayra yang polos hanya bisa terdiam...sejenak.ia menoleh pada Pedro yang memasang wajah pasrah ...


''Daddy pulang saja....'' keluh Nayra cemberut..


Namun Pedro hanya menggeleng enggan.....


''Daddy akan pulang denganmu sayang...kalau kau tidak pulang maka Daddy tak akan kemanapun...''Pedro tak kalah keras kepala.


Nayra menyipitkan matanya tajam...ia melangkah dengan raut wajah kesal dan melangkah ke kamar miliknya yang sederhana sementara Pedro hanya menghela nafas ketika melihat sang ibu panti yang sedang menatapnya...


''Nayra sangat manis ketika tinggal disini tuan....dia hanya sedang terluka namun belum terlambat untuk menyembuhkan lukanya...''


''Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan maaf darinya ibu...''ucap Pedro sopan pada wanita paruh baya di depannya...


''Tentu orang tua akan melakukan apapun demi anaknya...aku yakin Nayra akan memaafkan anda....''


''Aku berharap......''


Tak berapa lama kemudian Nayra muncul dengan membawa tas sekolahnya yang dia pakai untuk melarikan diri dulu...gadis cantik itu menundukan wajahnya dalam-dalam...


''Ibu aku minta maaf tapi aku akan pulang saja....aku tak ingin membuat kekacauan disini..''


Ketika Nayra melangkah menuju kamar tadi tak sengaja dia mendengar pembicaraan beberapa teman disini mereka berbisik dan beberapa iri karna Nayra menemukan ayah kandungnya tentu saja jika dia lebih lama berada disini maka ia akan menyakiti hati teman-temannya yang tidak beruntung sepertinya karna itu Nayra memutuskan untuk pulang Meski dia belum memaafkan Daddy sepenuhnya...


Ibu panti tampak terkejut padahal tadi Nayra tak ingin pulang ...


''Mengaoa Nayra tak ingin pulang ...''


''Aku akan kembali kepada keluargaku ibu....seperti ibu pernah bilang bahwa seorang anak haruslah tinggal dan menuruti orangtuanya apapun yang terjadi aku akan pulang dan memperbaiki kesalahanku....''


Pedro menyipitkan matanya ia tau kalau Nayra tak mungkin berubah secepat itu..namun dia bersyukur setidaknya mereka pulang bersama dan bisa berbicara sepanjang jalan....


''Baiklah...ibu ikut senang mendengarnya Nayra....kau adalah gadis yang baik,pulanglah ke pelukan paling nyaman di dunia yaitu pelukan orangtuamu Nayra...jangan lupakan ibu dan teman-mu disini...''


''Baik ibu aku tak akan melupakan rumah keduaku...''


''Bagus......''

__ADS_1


Pedro menundukkan kepala penuh hormat pada ibu panti karna selama beberapa hari Nayra tinggal di tempat yang paling nyaman setelah rumah dimana Nayra di ajarkan begitu banyak cinta dan menjadikan Nayra lebih baik lagi....


Mereka pun meninggalkan tempat itu dengan cepat...Pedro membuka pintu mobil dan menuntun Nayra ke dalam mobil dan melaju meninggalkan panti asuhan....sepanjang jalan Nayra hanya menoleh dengan kesedihan....


''Kita akan mengunjungi panti ini dan membawa banyak bingkisan kalau kau mau sayang....''


Nayra kembali memasang wajah cemberut hingga Pedro kembali terdiam..putri tercintanya kembali ke mode beku....


Sepanjang jalan Nayra tak bicara sepatah katapun hingga Pedro memutuskan untuk bicara kepada Nayra dia tak ingin putrinya memusuhi dirinya seumur hidup...


Ketika mereka melewati pinggir pantai, Pedro menghentikan laju mobilnya hal itu membuat Nayra menoleh....


''Kita belum sampai....''


''Daddy tau.....tapi bagaimana kalau kita mencari sesuatu di pantai untuk di bawa pulang seperti mencari kerang untuk hiasan....Mommy akan menyukainya...''


Pedro bisa bernafas lega karna Nayra setuju gadisnya menyukai pantai dan laut.


Mereka lalu turun dan melangkah beriringan menuju pantai, dan pantai yang sepi itu adalah surga bagi para pencari kerang kesempatan itu di gunakan Pedro untuk dekat dengan Nayra....


''Nay...kemarilah....Daddy menemukan sesuatu....''


Nayra menoleh dan membuat hati Pedro hangat bahkan cara menoleh ya sama persis seperti Pedro biasa menoleh...


Senyum Nayra terukir mendapati beberapa kerang yang indah berada dalam telapak tangan Pedro...


''Indah sekali....aku akan mengoleksinya Daddy.....''


''Baiklah....mari kita mencarinya untuk merangkai menjadi sebuah hiasan bagaimana....''


''Hum....Mommy pasti menyukai hiasan dari kerang itu....ayo cari lagi...''


''Bagaimana kalau kita istirahat dulu sebelum mencari kerang lagi...kita makan roti dan kau harus minum susu...''


''Baiklah....''


Nayra menurut mereka pun melangkah kembali ke mobil sementara Pedro mulai mempersiapkan makanan untuk Nayra....mereka pun makan bersama sambil duduk di atas mobil....


''Nayra.......''


''Hum..........''


''Apa Nayra benar-benar benci pada Daddy....''


Nayra terdiam sebentar membiarkan airmatanya menetes di wajahnya.....


''Aku kesal....dan sedih.'' suara Nayra berubah menjadi serak hingga Pedro pun merasa sakit...


''Katakan apa yang membuatmu sedih...''


Nayra menatap mata Pedro dan kembali meneteskan airmatanya....


''Aku tak punya ayah....seperti anak lain.....aku bermain sendiri dan setiap aku bertanya pada mommy kata mommy Daddy sudah di surga dan selamanya aku tak bisa bertemu lagi..kapan Daddy pulang dari surga mengapa tidak menemui ku dengan cepat...apa Daddy tidak sayang padaku....''


''Oh...putriku...''suara Pedro sungguh tersiksa dalam penyesalan..

__ADS_1


''Mengapa Daddy baru datang.....''


''Maafkan Daddy nak..... pekerjaaan Daddy sangat banyak jadi Daddy sedikit sibuk....Tuhan sayang padamu jadi Daddy di kirim kembali ke sisih Nayra.....''


Airmata Nayra yang polos terhenti.....


''Daddy tak akan pergi lagi....apakah Daddy selamanya akan tinggal bersamaku....''


''Kau benar sayang.... Daddy akan tinggal bersamamu dan mommy lalu menemanimu main, sekolah, dan melakukan apapun yang membuat Nayra bahagia......''


''Janji Daddy......''


Nayra menunjukan jari kelingkingnya dan Pedro pun mengulurkan tangannya.....


''Daddy janji sayang..mulai dari sekarang kita akan bersama ....apapun yang Nayra mau maka Daddy akan melakukannya....''


''Jadi aku punya Daddy sekarang....''


''Tentu sayang kau punya Daddy dan akan selalu punya Daddy.....jadi jangan menangis lagi hum....dan maafkan Daddy.....''


''Okey......''


Pedro menarik Nayra kedalam pelukannya dan mendekapnya dengan erat.....keduanya meneteskan airmatanya dengan penuh rasa haru....


''Daddy mencintaimu sayang...juga sangat merindukanmu....''


''Akuu juga merindukan Daddy...terimakasih sudah kembali padaku dan mommy.....''


''Oh...sayangku ...Daddy akan menyerahkan hidup Daddy kepadamu dan mommy....''


Airmata Pedro menetes.......dan kembali mendekap erat tubuh Nayra sang putri seolah semua bebannya hilang....


Pedro berjanji akan memberikan semua yang tak pernah dirasakan oleh Nayra selama ini.....


''Jadi kau benar-benar memaafkan Daddy bukan...''


''Tentu Daddy.....''bisik Nayra lembut..


♥️♥️♥️


Seluruh keluarga sudah berkumpul di halaman rumah dan sementara itu mobil milik Pedro masuk ke halaman dan berhenti disana...


Widya dan Sebastian menatap penuh harap terutama Nada..wanita itu sudah tak sabar ketika Pedro membuka pintu mobil dan sesaat kemudian Nayra ikut turun dari mobil dan membuat hatinya bergetar.....


''Nayra......'' jerit Nada dengan airmata menetes...semua ikut menangis penuh haru.


Sementara Nayra mendekati pedro dan menggenggam tangan sang Daddy ...ia tersenyum bangga ...


''Aku punya Daddy sekarang.....''


Semua terkejut mendengar ucapan polos di wajah Nayra.....


terutama Widya....


''Apa maksudmu Nayra....''Widya mendekat....

__ADS_1


Pandangannya beralih pada Pedro dan juga Nada yang gugup.....


Pedro menghela nafas......


__ADS_2