
''Ikut aku....''ucap Pedro menarik jemari Valerie untuk ikut bersamanya...
Valerie tentu saja meronta hingga menghempas pegangan Pedro yang keras kepadanya, hingga keduanya berdirin saling bertatapan....
''Valerie,....''
''Apa yang kau inginkan...mengapa kau menarikku Pedro..''
Pria itu tersenyum..lalu mendekat dan menatap lekat mata Valerie yang selalu membuatnya candu..
''Vall.....aku ingin membawamu ke sebuah tempat..''
''Untuk apa....kau bahkan belum bertanya aku bersedia atau tidak...aku benci jika seseorang memaksaku...''
Pria itu tampak sedikit menyesal...
''Maaf...apakah itu cuku bagimu Vall...atau katakan apapun jika itu mampu melegakan hatimu...''
Valerie menggeleng...kemudian mendekati Pedro dan tersenyum..sambil menunjukan cincin pernikahannya hingga pria itu membeku, lebih tepatnya dia syok menyadari kalau Valerie ternyata wanita yang telah menikah atau terikat..
''Valerie....''
''Aku sudah menikah....''
Deg!!!!
''Apa....kau benar-benar sudah menikah...''
Valerie mengangguk...
''Aku hanya ingin berteman bukan mencari kekasih..dan maafkan aku jika mungkin kau salah paham dengan semua yang terjadi..aku harus pergi Pedro..''
Valerie melangkah....namun sekali lagi Pedro menghalangi jalannya..
''Valerie..ceritakan semua tentang dirimu, siapa suamimu..apakah dia seorang yang hebat..aku ingin sekali mengenalnya..''
Valerie mendesah...
Mengapa sikap Pedro berubah menjadi semenakutkan ini..mengapa dia merasa sungguh takut sekarang...?
''Pedro maaf...suamiku hanyalah orang biasa...maaf jika kau salah mengartikan maksud pertemananku...mungkin kita tak bisa bertemu lagi itu lebih baik...kau..berhentilah menghubungiku...aku sungguh minta maaf...''
Valerie kambali melangkah melewati Pedro begitu saja hingga membuat pria itu tidak terima..bagaimana mungkin dia patah hati disaat dia susah mencintai...ketika pertama kalinya dia melihat Valerie dia sudah jatuh cinta...dan hal itu tentu saja membuat hidupnya lebih bersemangat...dengan semua kualitas dan kekayaan yang menempel padanya tak mungkin Valerie akan menolaknya bukan..dia tampan..itu jelas,....dia sangat berkualitas...dia sangat kaya dan akan memberikan apa saja yang di inginkan Valerie...tak pernah di bayangkan Pedro kalau dirinya akan di tolak...
Hatinya tidak membiarkan hal itu terjadi bukan....pria itu membalikan tubuhnya dan mulia melangkah mengikuti Valerie yang sudah menuju pintu keluar...
Sementara...
__ADS_1
Vania sudah lebih dahulu pulang meninggalkan Valerie karna dia sedang punya urusan saat ini.. Valerie keluar dari Mall sendirian, menuju mobilnya yang terpakir sedikit jauh..ia melangkah dan menahan rasa pusing..dan tak jauh darinya, Barron sedang berada dalam mobil dan mengawasi sang nyonya...ia memang di tugaskan oleh tuan Dars untuk menjaga nyonya, namun dia harus bisa menjaga jarak karna nyonya akan sangat marah jika tau dirinya di buntuti...
Dan......
Mobil milik Valerie meninggalkan parkiran Mall... dan membelah jalan di depannya, dan di belakangnya tampak Barron dengan mobilnya mengawasi mobil Valerie dari belakang...
Sampai di tengah jalan yang sepi, Valerie merasa ada yang aneh dengan mobilnya, jalannya mulai melambat dan ia tak bisa menggerakan apapun, mobilnya mati di tengah jalan ia begitu gugup, mengapa mobilnya bisa mati secara tiba-tiba, padahal tadi baik-baik saja..Valerie melirik ke segala arah dan sedikit takut karna jalanan yang sepi..namun dia tak ingin berakhir disini bukan..?
Wanita itu keluar dari mobilnya dan memeriksa kendaraannya,
Barron sudah siap di mobilnya bahkan sedang menyalakan mesin mobil dan menunggu hingga Valerie masuk ke dalam mobilnya dan ia melanjutkan tugasnya...namun..ie mengerutkan kening menyadari nyonya Valerie sedang dalam masalah dengan mobilnya..
Barron lalu memutuskan turun karna dia hendak membantu sang nyonya...namun
Pandangan mata Barron terpakku ketika menyadari kalau sebuah mobil berhenti tak jauh dari mobil sang nyonya dan seseorang keluar dari sana dan menemui sang nyonya..
Siapa itu...sial sekali, apakah dia mencari mati..
sambil menelfon sang tuan Dars Barron melompat keluar dari dalam mobil...
*******
''Valerie...''
Valerie terkejut menyadari yang memanggilnya adalah Pedro..ia pun buru-buru masuk kembali ke dalam mobil karna takut...
''Valerie aku ingin bicara...''
''Pedro...apa yang terjadi denganmu...mengapa kau masih mengikutiku..''
Hening....
Pedro mendekat, ia terlihat nekat...seluruh tubuhnya, pikirannya, dan juga jiwanya menginginkan Valerie dengan begitu besar...hingga ia tak bisa mengontrol emosinya..
''Valerie....kau harus ikut aku sekarang..''
Pedro kembali mencekal tangan Valerie hingga dia menjerit..
''Pedro apa yang kau inginkan..''
''Aku ingin kau....''
''Apa maksud perkataanmu Pedro..''jerit Valerie ketakutan..
''Yah...aku menginginkanmu..''desis Pedro begitu tajam...
''Tolong sadarlah Pedro...mengapa kau malah memaksaku...aku tak akan pernah menjadi milikkmu karna aku sudah menikah...''
__ADS_1
Valerie tntu saja menolak dengan tegas, bagaimana mungkin pria ini bisa mengejarnya padahal Valerie sudah menjelaskan kalau dia sudah menikah, betapa menakutkannya pria ini...namun Pedro sama sekali tak perduli, ia lantas kembali mencekal tangan Valerie...
''Tidak...kau harus menjadi milikku Val...aku bisa memberikan apapun....dan suamimu aku bisa menyingkirkannya dan kau bisa bebas....''
Bughhh!!!!!
Pedro begitu terkejut ketika ia di pukul di bagian wajah hingga tubuhnya terlempar jatuh di tanah..
Rasa nyeri di tambah malu membuat Pedro terbakar amarah...ia melompat dan segera menegakan tubuhnya, sambil mengambil pistolnya untuk mengarahkannya kepada pria yang memukulnya namun...ia sungguh terkejut ketika dia sadar yang memukulnya adalah seorang pria yang merupakan anak buah dari musuhnya sendiri yaitu..
''Barron,....''desisnya mengerang kesal..
Barron tetap mengarahkan pistol kepada Pedro sementara ia melirik sang nyonya..
''Nyonya Valerie..silahkah kembali ke mobil dan aku akan menahan pria ini..
Valerie sungguh ketakutan namun dia masih syok dengan tindakan kasar Pedro padanya..
''Valerie aku mohon jangan pergi...''
''Diam kau....beraninya kau mendekati istri orang lain..''
''Barron....kau....''
''Yah....aku....lalu kau mau apa hah...pergi sebelum kau menyesal...''
Pedro tertawa..sedikitpun dia tak pernah takut dengan teriakan Barron ataupun ancamannya,...Barron bukanlah tandingannya...
Pedro bangkit berdiri dan mengeluarkan sebuah pistol kecil...dan ketika ia ingin menembak Barron...
Dor!!!!!
Tangan Pedro lebih dahulu terlepas dari genggamannya...dan darah membasahi lengannya..
Tubuh Pedro jatuh membentur aspal dalam sekejap ia tak bisa melakukan apapun...
Valerie dan Barron seketika menoleh ke arah berlawanan, dan penasaran siapa yang menembaknya...
Mata Valerie melebar seakan tak percaya melihat sosok Dars melangkah mendekati mereka...
"Dars........"
Tatapan Dars teramat dingin....menyapu wajah Valerie yang memucat..ia segera memalingkan wajahnya dan menatap Pedro yang kesakitan.....
"Beraninya kau menyentuh tangan kotormu pada istriku...."
Pedro sungguh terkejut menyadari kalau Dars memandang Valerie....wajah Pedro menjadi pucat....
__ADS_1
Apakah Valerie adalah istri Dars....?