Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Hancur


__ADS_3

Vanessa membuka mata di tengah malam dengan rasa nyeri yang begitu terasa di daerah intinya, airmatanya menetes karna rasa sakit yang menyakitinya dengan dalam.


Gadis itu perlahan bangkit dari ranjang walau ketika bergerak rasa nyeri itu sangat menyakitinya..


Dary sedang tertidur di sampingnya sangat pulas, dan itu keuntungan bagi Vanessa karna ia bisa menggunakan kesempatan untuk bisa pergi dari tempat ini...yah..dia harus segera pergi sebelum pria ini terbangun dan akhirnya akan mengurungnya..


Vanessa turun dari ranjang..namun seketika tubuhnya menjadi goyah dan ia tersungkur di atas karpet...jemarinya bergetar menahan sakit, ia harus bergegas atau pria ini akan mengurungnya..


Dengan sekuat tenaga Vanessa berusaha bangkit lagi menuju toilet dan membersihkan dirinya dengan cepat, lalu keluar dari sana dan menyambar kemeja Dary yang tergeletak di sofa..yah..dia harus memakai kemeja pria ini karna dresnya sudah robek semalam..


beruntung kemeja itu sedikit panjang sampai di atas paha..Vanessa lalu memperbaiki rambutnya dan wajahnya...lalu tertatih-tatih dia melangkah menuju pintu walau ketika melangkah hanya rasa nyeri yang dia rasakan,....


Vanessa sempat memalingkan wajahnya, menghapus airmatanya yang tersisa disana ..


Kita tak akan bertemu lagi...tidak akan pernah...


Vanessa lalu keluar dari kamar Hotel dengan cepat..


Menuju lift ia sedikit menutupi wajahnya dengan rambut panjangnya agar tidak terlihat oleh beberapa tamu Hotel yang kebetulan melintas...karna tampilannya sekarang adalah seperti jal*ng yang baru saja melayani tamu..


Sial...ini semua karna Dary Dalton dan Vanessa pastikan pria itu tak akan pernah lagi akan di temuinya, hutang mereka sudah lunas...


gadis itu akhirnya sampai ke mobilnya dan bersembunyi disana...dan akhirnya pertahanan Vanessa runtuh seketika..airmatanya mengalir deras dengan isakan sakit hati yang begitu hancur...tak pernah di bayangkan Vanessa jika kesucian yang dia jaga malah terenggut oleh pria asing yang baru di temuinya bahkan dia tidak bisa melakukan apapun untuk membela diri..sungguh Vanessa merasa marah pada diri sendiri..kini dia sudah tak punya apapun untuk di banggakan sebagai seorang gadis...


Apa yang harus aku lakukan....?


Ponselnya bergetar dan membuat gadis itu terkejut...ia lalu menurunkan pandangannya dan menjadi gugup..


Ibu...?


Astaga ibu pasti mencarinya ini sudah jam 2 pagi dan dia belum kembali...Vanessa menimbang jawaban apa yang akan dia berikan untuk sang ibu..??


Vanessa : Hallo....


Ibu : Apa yang terjadi,...kau dimana ibu tidak bisa tidur sama sekali.,..


Vanessa : ( Airmata yang menetes ) Ibu.....


Ibu : Kau dimana, mengapa menangis...apa yang terjadi..ibu akan kesana...Vanessa..

__ADS_1


Vanessa : Teman baikku tiba-tiba sakit dan aku masih menemaninya karna dia sendirian, maaf tidak mengabarimu...


Ibu : Seharusnya kau memberitahu ibu Vanessa, kau tau betapa takutnya ibu...baiklah kalau begitu...apa kau baik-baik saja..kau butuh sesuatu..kapan kau akan pulang...


Vanessa : Aku akan pulang sebentar lagi Bu..aku tak butuh apapun, terimakasih sudah mengkhawatirkan aku..


Ibu : (Hening) Vanessa, meski aku seorang yang jahat di matamu atau di dunia tapi akulah ibu yang melahirkanmu Vanessa..Ibu tidak akan pernah bisa tenang jika terjadi sesuatu denganmu....ibu akan menunggumu pulang...


Vanessa : Baiklah...aku akan pulang nanti..Bye...


Telp terputus seiring Vanessa yang semakin terisak sendiri...airmatanya menetes di wajahnya, gadis itu tertunduk sedih menelungkupkan kepalany di stir mobil dan terus menangis...


Apa yang harus dia lakukan sekarang...bagaimana dia menatap masa depannya...


Percintaaan menyakitkan semalam masih begitu membekas di ingatan Vanessa hingga menimbulkan trauma panjang untuknya...bagaimana Dary dengan egois memasukinya dengan paksa dan menghancurkan dirinya..


''Aku membencimu Dary Dalton....aku membencimu...''jerit Vanessa dengan tangisan sedih...


Masih berada di mobil, Vanessa mencoba untuk menenangkan dirinya agar ketika dia pulang nanti ibu tak akan curiga kepadanya...Vanesaa juga harus mengganti dres dengan yang baru....


Vanessa masih berada di mobil untuk beberapa saat untuk menenangkan dirinya sebelum pulang dan melupakan semuanya seperti sebuah mimpi buruk baginya..


Suara dering telp membuat Dary terbangun...


matanya masih terpejam sementara tangannya menggapai ponsel di samping ranjang..


Dary : Hallo...


Daddy Jhon : Apakah kau akan melewatkan rapat siang ini Dary...dimana kau sekarang...


Rapat pukul 13 siang...


Mata Dary terbuka sesaat dan melirik jam...ini sudah jam 12 siang...? Selama itu dia tertidur..


Dary : Dad maaf....aku sedang berada di luar kota..


Daddy Jhon : Baiklah lanjutkan saja, biar Daddy yang tangani untunglah ada Dars...


Dary : Dars....apakah dia akan bergabung kembali di perusahaan...

__ADS_1


Daddy Jhon : Apa kau keberatan, sebenarnya..


Dary : ( Tertawa ) Aku akan senang sekali Dad.....oh astaga aku mendapatkan kakaku lagi dan aku akan sukses bersamanya


Daddy Jhon : Daddy lega mendengarnya...baiklah, rapat akan di mulai...


Dary : Lain kali aku tak akan telat..


Daddy Jhon : Daddy mengerti....lakukan yang terbaik Dary...


Dary mematikan ponselnya dengan senyuman lega..tentu saja...kakaknya akan bergabung kembali dengan perusahaan maka mereka akan lebih sukses dari sebelumnya..yah..Dars adalah seorang Mafia yang terkenal kejam namun bertangan dingin mengenai bisnis...apapun yang di pegangnya selalu berhasil...Dary hanya menghela nafas...menjadi mafia adalah incarannya sekarang, hidup menantang dan menunggu untuk di ambilnya..


Dary lalu meletakan kembali ponselnya dan membeku ketika tidak menemukan jejak Vanessa di sampingnya, namun noda darah di sprei sudah menjelaskan tentang apa yang terjadi..


Oh Shiittt.....


Dary dengan gairahnya yang besar memang sudah beberapa hari tidak melakukan kegiatan itu...dan ketika bersama Vanessa dia melepaskan semuanya..


Semalam sangat indah bahkan Dary merasa itu percintaan ternikmat yang pernah dia rasakan...yah...Vanessa begitu nikmat..hingga mengobati semua dahaga bercinta Dary yang besar..karna itu Dars telah berjanji tak akan pernah melepaskan Vanessa,.ya..karna gadis itu adalah penyembuhnya sekarang..


Namun dimana Vanessa..bahkan dresnya masih ada...apakah dia di toilet...?


Dary bangkit dari ranjang dengan tubuh yang lebih segar dan ringan, ia lalu melangkah menuju Toilet..membuka pintu dan tidak menemukan Vanessa disana..dahinya berkerut..apakah di dapur...?


Pria itu mencarinya di dapur mini namun tak ada jejak Vanessa..hingga pria itu menghentikan langkahnya..


Apakah.....Vanessa sudah melarikan diri darinya..


Sial...Vanessa, mengapa gadis itu senang sekali melarikan diri...


Dary kembali ke kamar dan menemukan kemejanya menghilang, hal itu semakin menguatkan dugaan kalau Vanessa memang melarikan diri, dia akan memeriksa cctv untuk lebih jelas...namun kepergian Vanessa kali ini membuatnya meradang...


Dary segera menghubungi Anton...


''Cari jejak Vanessa Widya untukku, dia melarikan diri semalam dari Hotel....''


Dary melempar ponsel sembarangan...


''Vanessa....dimana kau....'' teriaknya murka....

__ADS_1


__ADS_2