Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Menangkapmu Kembali


__ADS_3

Vanesa terkejut setengah mati ketika tubuhnya di dekap dengan erat..walau sekuat tenaga dia meronta namun tak bisa...


''Kau........''


Sinar mata pria di depannya tbergitu terbakar cemburu..bagaimana bisa Vanessa melakukannya...


''Bagaimana rasanya melarikan diri dan bersama pria lain...''


''Dary lepaskan aku...''


''Kau tidur dengannya di Hotel...''


''Dia kakakku...awowww...sakit....''jerit Vanessa kemudian memegang perutnya,....


Dary seketika melepaskan pegangannya pada Vanessa,..jelas dia melihat Pedro tadi...


''Apa kau tidak berbohong.....''


''Mana mungkin dia kakakku, tanya saja pada ibuku...astaga kau membuatku takut saja..''teriak Vanessa masih memegang perutnya..


Dary kemudian menghidupkan mesin mobil dan membawa Vanessa dalam sekejap membelah malam di depannya....


Sementara Vanessa menyandarkan tubuhnya di sandaran mobil, dia hanya mampu menghela nafas mengapa sudah sejauh ini dia malah tertangkap...coba saja tadi dia ikut dengan mobil kak Pedro...Vanessa kemudian melirik pada Dary yang dia seperti patung, mengapa dia tidak marah lagi karna Vanessa pergi...?


''Ehm......''


''Jangan bersuara Vanessa karna aku lebih suka kalau kau diam saat ini..''


''Mengapa kau sangat menyebalkan,..bukankah kau harus bertanya...''


Dary tersenyum....


''Hampir seminggu kau melarikan diri..benar...''


''Yah.....''Vanessa tidak membela diri...''


''Mengapa.......''sambung Dary ingin tau...


''Tidak apa-apa...aku hanya ingin pergi saja...''


''Dan kau melupakan bahwa besok kita menikah...''


Kali ini Vanessa menoleh...


''Apa maksudmu......Dary.....''


''Aku akan mengurungmu sebelum pesta pernikahan besok di Hotel milikku, seluruh keluarga besar kita sudah berada disana termasuk ibumu...''


''Ibu....''ulang Vanessa menutu wajahnya dengan tangan,....


Bagaimana perasaan ibu sekarang....? Vanessa menghela nafas, entah mengapa dia merasa bersalah karna hampir saja membuat malu keluarga ibunya...


''Dary....dengarkan aku....''


''Tidak...aku tidak mau mendengar apapun darimu Vanessa...kau yang harus mendengarkan aku..''


''Baiklah Dary.........''


''Kau tau bagaimana rasanya ketika aku kehilanganmu...''


Vanessa membeku di tempatnya,...

__ADS_1


''Aku tidak...''


''Aku hancur Vanessa....aku sungguh merasa kehilangan gauirah hidup karna dirimu...karna kehilanganmu sayang..''


Sayang...?


Vanessa membalikan pandangan menuju jendela dan tersenyum, mengapa pria ini berubah ya ampun...dia sangat manis jika bicara seperti ini...Vanessa amat menikmati semua ucapan Dary yang membuatnya candu..


''Aku mencarimu kemana-mana, tapi kau tak ada..dan apa yang aku lihat membuat darahku mendidih kau bersama seorang Mafia yang kejam...dia musuk kakakku dan juga aku.......''


'Tapi dia kakak angkatku, adik ibuku sudah mengangkatnya sejak masih kecil...''


''Cih...cinta adik kakak angkat maksudmu, aku tau benar kalau Pedro pasti mengincarmu...''


''Jangan mulai berbicara yang tidak-tidak...jangan menuduh kakakku..dia baiik.......''


Dary menoleh tajam...ia lalu menepikan mobilnya di jalanan yang sepi...sambil mematikan mesin mobil...sementara itu Vanessa menjadi gugup sendiri ketika pria itu berfokus menatapnya...


''Vanessa....''


''Ada apa lagi, kau mau menghukumku kau ingin...''


Vanessa membeku ketika Dary malah mengambil tangannya dan menggenggamnya dengan erat lalu membawanya mendekat padanya..


Keduanya saling menatap....


''Katakan.........''ucap Vanessa berusaha menekan rasa gugupnya..


''Aku minta maaf karna kau kecewa padaku karna itu kau memilih pergi...apakah kau membenciku Vanessa...''


Hening...


Mengapa ketika Dary mode serius membuatnya berdebar,...


''Mengapa kau...kecewa...''


''Itu karna....aku begitu bodoh Dary....aku terlalu berekpektasi tinggi tentang cinta....Vanessa menghelan nafas sedih ketika matanya menjadi panas...ketika ibu meninggalkan ayahku, aku merasa marah dan kecewa..tapi...ayah selalu mencintai ibu dan memilih tidak menikah lagi sampai dia mati...


Ayah selalu berkata dia sangat mencintai ibunya...dia selalu memuja ibu walau ibu tidak merasakan hal yang sama lagi....semua terasa hambar dan menyedihkan tapi..ayah bilang padaku bahwa cinta sejati itu ada....sampai akhirnnya kita bertemu dan melakukannya, aku jatuh cinta padamu seperti orang bodoh, aku melihat kebodohan ayahku di dalam diriku...walau akhirnya aku sadar cinta tak bisa di paksa....Vanessa mengusap airmatanya dan tersenyum pada Dary yang masih menatapnya tajam, Jika kau tidak mencintaiku aku tidak memaksa...tapi aku tak bisa menikah tanpa cinta karna aku tau benar bagaimana penderitaan ayah ketika ibu meninggalkannya...jadi Dary...bagaimana kalau kita batalkan saja pernikahan kita...aku yakin kau akan menemukan orang lain....''


Dary tersenyum sembari mengecup punggung tangan Vanessa dengan lembut,...


''Maaf...tapi kau harus tetap menikah denganku Vanessa...''


''Mengapa.......''


''Karna aku juga mencintaimu Vanessa Widya....''


Deg!!!!


Vanessa membeku mendengar ucapan Dary yang penuh arti kepadanya...


''Aku minta maaf karna egoku kau....yang tersakiti, namun aku pastikan kalau aku akan terus mengucapkan cinta kepadamu Vanessa, sebanyak yang kau mau..aku akan melakukannya.....aku akan terus bilang kalau aku tak bisa hidup tanpa dirimu...sayangku...''bisik Dary dengan mata berkaca-kaca...


Sementara Vanessa merasa ini seperti mimpi..ternyata Dary juga mencintainya..benarkah...?


Vanessa sampai meneteskan airmata...ketika Dary menariknya jatuh ke dalam pelukannya...


Airmatapun mengalir di wajah Vanessa....


''Aku mencintaimu Vanessa, maafkan aku yang terlambat menyadari semuanya sayang...''bisik Dary semakin erat mendekap Vanessa...

__ADS_1


''Aku juga mencintaimu Dary....''bisik Vanessa dengan mata yang basah.


Lama mereka berada disana di dalam pelukan satu sama lain dan menumpahkan perasaan cinta..


Besok mereka menikah dan Vanessa tak perlu takut karna Dary benar-benar mencintainya...


**************


Ketika sampai di Hotel, Vanessa langsung menemui orang tua Dary dan meminta maaf, termasuk pada Dars dan Valerri..disana juga ada sang ibu yang begitu senang melihatnya kembali...


''Putriku........''teriak Widya membuka lebar tangannya...


Sementara Vanessa menghambur dan mendekap sang ibu dan meminta maaf...


''Aku merindukanmu ibu dan maafkan aku...''bisik Vanessa lembut di telinga sang ibu..


Tak lupa dia juga memeluk sang ayah tiiri dan adiknya Daness..lalu dimana Nada...


''Ibu..dimana Nada....''


''Nada.......''ulang Widya dengan tatapan beku..


********


Sementara di sebuah bandara, Nada membuang semua indentitasnya ke tempat sampah juga tiketnya..


Airmatanya menetes di wajahnya.....


Nada tak akan pernah pergi ke Eropa seperti yang telah di atur oleh orangtuanya...


Nada melangkah keluar dari bandara, bahkan ia membuang ponselnya begitu saja....


gadis cantik itu melangkah keluar dari bandara dengan berjalan kaki tak tentu arah....


sementara itu airmatanya menetes sepanjang jalan...


Ia benci keluarganya..dia benci ayah dan ibunya..dia benci dirinya sendiri...


Nada mengepalkan tangannya dengan kuat...


gadis itu lalu melirik jam tangannya yang menunjukan pukul 12 malam..peswat terakhir yang seharusnya dia naikki akhirnya pergi meninggalkannya..


Ketika Nada ingin menyebrang jalan sebuah mobil meluncur dengan sangat keras dan hampir menabraknya...hingga membuat Nada terkejut...


Seorang pria keluar dari dalam mobilnya, melihat tampilan Nada dia berpikir Nada adalah gadis penghibur..pria itu mencekal tangan gadis itu dan menariknya mendekat...


''Siapa namamu..''


''Lepaskan aku.......''


''Berapa usiamu...''


''19 tahun....''Nada berbohong.....


''Bagus....aku akan membayarmu dengam mahal untuk melayani bossku...''


''Apa.....tidak mau...''


Namun terlambat bagi Nada tubuhnya di seret masuk ke dalam mobil..


Deg!!!!!!!

__ADS_1



__ADS_2