Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Penawaran


__ADS_3

Usai mengirim pesan balasan untuk ibunya Vanessa mulai berselancar di dunia maya..dia senang sekali karna telah berhasil melaksanakan tugasnya menyeduh kopi untuk sang Direktur..Vanessa menonton Video yang lucu dan ia pun tertawa meski tidak lama...


Sekertaris ruangan Direktur keluar dari Lift dan menatapnya dengan tajam..


''Apa yang kau lakukan..'' teriaknya dengan suara keras..


Vanessa seketika melompat sangat terkejut..


''Sekertaris Yuna..''ucap Vanessa menunduk..


Wanita dewasa itu mendekatinya..


''Apa yang kau lakukan pada kopi Direktur..''


''Aku hanya membuat kopi...''


''Kau menaruh garam di dalam kopinya..astaga kau pegawai baru namun kau sangat berani melakukan kesalahan Fatal..''


''Menaruh garam...'' ulang Vanessa membeku...


Gadis itu bergegas menuju Pantry dan menyadari dia mengambil garam dan bukan gula..wajah Vanessa berubah pucat pasi...


Vanessa langsung membalikan tubuhnya dengan pasrah...


''Aku mengambil garam..habislah aku..''


Yuna mendekat...


''Kali ini kau tidak akan selamat Vanessa....''


Yunalah yang memasukan Vanessa pekerajaan, karna Yuna adalah kakak sepanti dengan Reni...


''Aku tau...''balas Vanessa dengan nada lemah..


''Cepatlah ikut aku Vanessa...Direktur sedang menunggumu..''


''Menunggu untuk di pecat..astaga apa aku akan di pecat...''


Mereka melangkah menuju lift..


''Beruntung jika kau hanya di pecat dari pada kau di penjara...kita liat saja apa yang akan menimpamu Vanessa...''


''Oh...ya ampun, baru saja dia bahagia tak ada masalah dalam hidupnya..oh..ini semua karna kata-kata ibu padanya, wanita mengerikan itu apakah sedang menyumpahinya...


''Ting.....


Vanessa berhenti sebentar di depan pintu ruangan Direktur..


''Apakah aku boleh pulang saja..''


''Dia akan mencarimu dan mengulitimu Vanessa..lebih baik akui kesalahan dan minta maaf...''


''Apa kau pikir dia akan memaafkanku..''


Yuna menggeleng...

__ADS_1


''Aku rasa tidak...tapi setidaknya jika kau minta maaf mungkin kau tidak di penjara..''


''Yuna tolong aku...''


''Cepatlah...kau hanya bisa menolong dirimu sendiri..karna itu jangan ceroboh..''


Vanessa ingin protes namun Yuna sudah melangkah untuk membuka pintu..Vanessa tak bisa bergerak...karna Yuna mendorong tubuhnya dengan cepat..


''Yuna...kau tega,....''


''Minta maaf sekarang..kau tak punya banyak waktu...''


Yuna berdehem menegakan tubuhnya..


''Tuan Dary....aku telah membawa petugas yang membuatkan kopi untuk tuan..''usai berkata Yuna melangkah keluar..


Namun Vanesaa menarik tangannya dia sungguh ketakutan..


''Jangan tinggalkan aku...''


''Aisss....lepas Vanessa...''bisik Yuna sedikit gemetas dan menghempas pegangan Vanessa tepat sebelum Dary menoleh padanya..


Deg!!!


Vanessa kau akan mati...


Dary membalikan tubuhnya dan mengerutkan kening ketika dia mengenal gadis ini...


Sementara hal yang sama di alami Vanessa, pria ini yang dia tipu..bahkan uangnya sudah habis terpakai...tubuh Vanessa bergetar seketika...


''Tidak mungkin...''


''Kau.....''


''Direktur aku minta maaf....''


Vanessa membungkukan badannya sekaligus menghindar dari tatapan tajam Dary...


Pria itu bersedekap dengan sabar menunnggu sampai Vanessa menegakan tubuhnya namun gadis itu malah semakin menunduk..


''Apa kau mau bertahan seperti itu seumur hidupmu...'' teriak Dary hingga jatung Vanessa tidak baik-baik saja..


Wanita itu lalu berdiri dan menegakan tubuhnya...dan benar kalau di depannya adalah pria yang meminjaminya 10 juta..dan dia malah melarikan diri dari tanggung jawab..


Vanesaa merasa buku dosanya telah terbuka dan siap di eksekusi...


''Tu..tuan....''


''Kau gadis penipu itu yah...Va...Ne Sa...."


Vanessa melonggarkan tenggorokannya ketika Dary mengenalinya dengan cepat...


''Aaa...aku pikir...aku bisa...''


Dary menggertakan gigi..gadis ini benar-benar telah memancing emosinya...mulai dari penipuan uang 10 juta, lalu melarikan diri dan menghilang...dan memang mereka akhirnya di pertemukan dan lagi-lagi gadis ini melakukan kesalahan...Dary tersenyum licik...

__ADS_1


bukankah dia harus membayar mahal atas semua yang telah dia perbuat..


''Beraninya kau menipu seorang Dary Dalton..beraninya kau melakukan itu...''


''A...aku tidak menipu.....aa...aku akan membayar....''


''Membayar....baiklah mari kita berhitung..kau melarikan uangku 10 juta dan aku menghitung bunga..karna aku kasihan padamu maka aku memberikanmu kesempatan untuk mengembalikannya menjadi 100 juta saja...tapi pagi ini kau telah membuatku marah dan aku meminta ganti rugi hanya sebesar 50 juta jadi kau harus mengembalikan uangku 150 juta saat ini juga jika tidak maka kau harus setuju menjadi milikku selamanya...bagaimana...'' Dary mendekatkan wajahnya...


Vanessa membeku mendengar ucapan Dary yang begitu tajam,...


''Tuan Dary....''


''Ada apa...kau ingin protes....Dary tertawa..Vanessa jika kau menjadi milikku maka utangmu akan lunas dan bukan hanya itu saja..aku akan memberimu banyak uang dan kau bisa membeli apapun saja...yang kau mau...''


''Aku bukan wanita penghibur tuan Dary...dan aku pasti bisa mendapatkan uang...''


Dary tampak sangat tenang....


''Sekarang aku ingin kau mengembalikan uang itu sekarang Vanessa kalau tidak aku akan membuatmu menyesal..''


Vanessa mengerutkan kening, ayo berpikirlah Vanessa..Bagaimana kalau menghubungi ibu saja, biarkan Vanessa meletakan harga dirinya di dasar jurang yang penting dia selamat..


Tapi jika minta pada ibu..maka ibunya akan menginjak harga dirinya....dia akan menyerah di dalam kendali sang ibu, wanita kejam itu akan menekannya untuk melakukan apapun yang dia mau..tidak...lupakan soal minta bantuan pada ibu..lalu apa yang harus dia lakukan...?


Dary melangkah dengan santai menuju kursi kebesarannya dan duduk disana sambil menajamkan tatapannya pada sosok Vanessa yang bingung...


Dary mengenang Daddy memintanya agar cepat mencari kekasih namun Dary masih merasa trauma meski kebutuhan bercintanya harus di lakukan rutin...sebenarnya dia tengah mencari seseorang yang mau menjadi kekasihnya hanya kekasih...tanpa harus ada ikatan..agar bisa memenuhi kebutuhannya..


Dan melihat Vanessa satu ide gila langsung terlintas di dalam ingatannya..dia harus memiliki Vanessa dan menjadikan gadis penipu ini menjadi miliknya..


''Bagaimana...''


''Aku tidak mau...''


''Baiklah kalau begitu saat ini juga aku akan mengirimmu ke penjara,...dan aku juga akan pastikan siapapun yang memasukanmu ke dalam perusahaan ini harus menangungg hukuman yang sama denganmu..''


Dary mengambil ponselnya dan menekan beberapa tombol untuk menelfon..


''Bagaimana kalau semalam saja....''


Deg!!!!!


Dary menoleh...


''Apa maksudmu....''


''Aku tak ingin menjadi wanitamu...tapi bagaimana kalau hanya semalam kau memilikiku..setelah itu...kita tidak akan pernah terhubung lagi..hutangku lunas dan...aku bebas darimu..''


''Tidak...aku tidak mau, kau merugikanku Vanessa..begini saja..kau menjadi wanitaku dan aku akan menjaminmu...setiap aku butuh maka kau harus datang menemuiku di luar itu aku tak akan mengganggumu bagaimana...''


Vanessa tak punya pilihan sekarang ketika Dary meletakan sebuah berkas di atas meja..dan meminta Vanessa tanda tangan...


''Tanda tangan dan semua selesai Vanessa...''


''Tanda tangan...'' ulang Vanessa gugup..

__ADS_1


''Yah...''


Vanessa meraih pulpen......


__ADS_2