
Aku melihat seorang pria dewasa yang sedang sedih...entah apa yang terjadi kepadanya namun aku ingin sekali menghapus airmatanya..tapi bagaimana caranya jika aku hanyalah seorang gadis kecil, bagaimana cara menyentuh hatinya agar bisa melihatku....meski takut..hatiku tetap saja menuntun ke arahnya...
Bisakah aku meringankan dukamu...??
***********
Dars menatap lekat sosok istrinya yang sedang bercerita...perlahan ia mendekat, hatinya menuntun Dars, mengambil alih kesadarannya..
''Aku memang sering ke toko roti itu, namun hari itu tak seperti biasanya,...ada hujan dan aku masih tertahan di dalam sambil menunggu supirku datang...dan aku melihat seorang pria usianya sekitar 17 tahun...dia duduk di luar sementara itu sangat dingin,
Valerie mengenang....hingga matanya berkaca-kaca...
Aku merasa sedih entah mengapa lalu aku memutuskan membeli beberapa kue dan coklat panas dan memberikan boneka ini kepadanya....lalu aku pulang, tapi...ketika aku pulang aku malah merindukannya....aku merindukan boneka itu..'' Valerie menutup cerita dengan mata yang basah..dia menangis hingga membuat orang tua Dars dan Dary ikut hanyut dalam ceritanya, termasuk kedua kembar itu..
Dars membeku...
Ketika airmatanya jatuh tanpa dia rasa.....jadi benar, dia tak perlu penyelidikan ulang, Valerie adalah gadis kecil itu..gadis penyelamat hidupnya, gadis yang telah menolongnya, memberikan sesuatu yang di cintainya untuk Dars..
Dan apa yang telah dia lakukan pada Valerie justru sebaliknya dia menyakiti Valerie dengan dalam...dan bahkan mengatakan hal yang paling menyakitkan....
Oh...Valerie....kau adalah gadisku, yang telah menyelamatkanku dari rasa sakit...Dars mengusap wajahnya, seakan beban yang selama ini dia pikul terangkat, tentu saja....selama ini ia mencari Valerie dengan putus asa..namun ternyata gadis itu adalah istrinya sendiri...
Dars tak sabar lagi...untuk berbicara empat mata dengan Valerie...
Dary menghela nafas..
''Mengapa aku merasa cemburu, mungkin saja pria itu sedang mencarimu sekarang...dia akan menjadin saingan terberatku..''
Dars hanya menatap dingin, dialah pria itu dan tak akan pernah dia melepaskan Valerie demi apapun,...
Valerie tersenyum lalu membuang pandangan pada Dars yang sedang menatap tajam pada Dary...dia telah kehilangan hati suaminya....
''Bagaimana pria itu..mungkin dia hanyalah anak nakal yang lari dari rumah...''ucap Rose menambahkan..
Dars hanya menghela nafas...sungguh Mommy tak bisa melihat kebaikan orang lain selain Dary..karna di matanya hanya Dary seorang..yang terbaik..
''Tidak Mom...dia baik...buktinya dia tidak marah ketika aku memberikan dia boneka...aku rasa dia hanya sedang terluka..''ucap Valerie sambil menatap mata Dars yang kebetulan menatapnya...
Lalu Valerie membuang pandangannya dengan dingin...
''Sudahlah jangan membahas orang lain pria itu juga belum tentu memikirkanmu...bagaimana Val....kalau untuk sementara Mommy tinggal dirumah kalian untuk menjagamu yang sedang sakit Mommy bisa...''
Mendengar hal itu Dars melangkah mendekati sang Mommy berdiri di hadapan nya dan bersedekap..
__ADS_1
''No...Mommy..maaf...tapi aku keberatan,...''ucap Dars dengan tajam..
Mendengar penolakan Dars membuat sang Daddy mengangguk setuju..
''Jangan lupa tugasmu Ros...kau harus mengurusku...kau ingat itu...lagi pula, biarkan Dars menjaga istrinya sendiri...''balas Jhon dengan pandangan tajam..
Rose menjadi kesal sendiri...
''Aku baik-baik saja Momm...ada banyak pelayan dirumah..''
''Aku akan mengunjungimu Vall....''Dary masih mencoba merayu..
''Aku akan mematahkan kakimu jika kau muncul dirumahku Dary...''lirik Dars tajam..
''Kau benar-benar kejam..''desis Dary kesal...
Dary hanya tersenyum dingin...
Valerie yang merasa lelah kemudian tersenyum...
''Bisakah aku istirahat sekarang...''
Mereka saling memandang dengan beku....Jhon lalu mengangguk,...
Dars hanya mengangguk, ia sedikit tersenyum..namun terkejut ketika sang Daddy mendekat padanya dan menepuk bahu Dars membuatnya mengangkat muka...
''Dad...''
''Kau punya keluarga..kau masih punya Daddy..jadi jangan pernah ragu untuk meminta bantuan Daddy walau sebenarnya kau mampu melakukannya...Daddy hanya ingin..kau melibatkan Daddy dalam sedikit urusanmu..''
Dars membeku, entah mengapa ia merasa bahagia mendengar ucapan sang Daddy..sejak menikahi Valerie..banyak hal baik yang memeluknya...dan membuat dia merasa lebih baik...
''Aku akan mengingatnya Dad...''balas Dars tersenyum....
Melihat keakrapan Dars dengan sang Daddy, membuat Dary menarik tangan sang Mommy lebih dahulu meninggalkan ruangan, ia tak ingin Mommy terpengaruh dan akhirnya luluh pada Dars...karna dia ingin menghancurkan saudara kembarnya dengan cara apapun...
Itu adalah janji Dary...
**********
Ruangan menjadi hening kembali, orang tuanya sudah pergi dan membiarkan Dars dan Valerie sendiri..
Situasi ini menjadi aneh bagi Valerie..karna Dars mendekatinya dan menatapnya...
__ADS_1
''Vall....aku ingin bicara...''
''Tidak...aku tidak mau, apa yang mau kau bicarakan lagi..''
''Tentang pria yang kau temui 13 tahun lalu..''
Deg!!!
Valeriie merasa habis kesabaran, jangan bilang kalau Dars juga merasa tidak terima karna dia menceritakan pria itu...oh astaga...dia bersikap posesif sementara dirinya bebas mencari gadisnya untuk menyingkirkan posisi Valerie...bukankah itu sangat kejam..?
Valerie akhirnya bangkit dan menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang mereka saling menatap tajam hingga beberapa saat..
Airmata Valerie menetes...
''Mengapa kau ingin tau..apa kau mau membuat perbandingan sekarang...yah...aku menyukai pria itu 13 tahun lalu bahkan ketika aku masih sangat kecil...dia berbeda, aku menyukainya,...memberikan boneka milikku untuknya..selamanya aku tak akan pernah melupakannya Dars...''
Dars mengusap wajahnya dengan gusar...
''Kau tau dimana pria itu sekarang...''
Hening.......
Valerie merasa sesak mendengar pertanyaan Dars..apakah Dars akan mencari pria itu...dia akan mencarinya dan menghajarnya...Valerie yakin sekali...
''Mengapa kau bertanya..apa yang akan kau lakukan padanya Dars...biar aku jelaskan padamu...aku yakin dia pria yang baik dia sama sekali tak bisa di bandingkan denganmu kau tau itu...dia hanyalah pria baik yang terluka tapi berbeda denganmu...kau adalah monster yang tak punya hati...kau bahkan telah menyakitiku berkali-kali Dars...hingga aku tak bisa memaafkanmu..''desis Valerie dengan nada menekan..
Dars mendekat walau dia tau kalau Valerie bahkan menolak genggaman tangannya, Dars mendekat hingga wajah mereka begitu dekat saat ini..
''Oh...Valerie....aku tak pernah berpikir kalau dunia ini sangat kecil untuk kita berdua...''
''Apa maksudmu...''
Dars mengecup bibir Valerie saat itulah airmatanya menetes...pria itu meraih tubuh Valerie untuk tenggelam dalam pelukannya...seakan menahan isakan dalam dirinya..Dars menarik nafas......
''Aku minta maaf padamu Vall......aku telah berubah jauh dari apa yang kau bayangkan...''
Airmata Valerie ikut menetes,...walau ia masih tidak mengerti...
''Apa maksudmu Dars...''
''Akulah pria 13 tahun lalu yang kau tolong itu...akulah yang duduk di depan toko dan kedinginan...akulah pria itu Vall...akulah pria yang kau berikan boneka teddy bear milikkmu...''
''Apa...'' desah Valerie sungguh terkejut...
__ADS_1
DEG~~~~