Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Dary Yang Penuh Dendam


__ADS_3

Rose menatap Dary yang tak ingin beranjak dari tempat duduknya di balkon..sementara Jhon sudah menunggu mereka di bawah, hari ini adalah makan malam yang di jadwalkan Dars untuk mengundang mereka, sebenarnya Rose juga sangat malas untuk menghadiri makan malam itu namun, ia tak tau bagaimana caranya memberi alasan karna Jhon akan sangat marah jika mereka sampai absen makan malam..


Hati Rose terasa nyeri ketika menyadari putranya Dary sangat terluka karna cinta yang tak sampai..


perlahan Rose melangkah menuju balkon dan menatap sang putra...


''Dary....''


''Aku tak ingin pergi Momm...percuma saja...''


Rose melangkah mendekati Dary lalu duduk di sampingnya ia menoleh..


''Dary....kau tau benar kalau makan malam ini sangat penting...Daddymu...''


''Mengapa aku merasa Dars mulai mengambil posisiku di hati Daddy....mengapa aku merasa tidak di butuhkan lagi...''


Rose menggeleng tidak mungkin dia mencintai anaknya..


''Jangan bilang begitu Dary....Mommy dan Daddy tentu juga mencintaimu....kau anak kandung kami..mengapa berpikir seperti itu nak..''


Dary tertawa kesal...


''Apakah itu artinya Mommy kemungkinan akan berubah mencintai Dars..bukankah dia juga putramu..''


Kali ini Dary menoleh dengan tatapan menuduh,...Rose menghela nafas...


''Mommy memang tidak terlalu cocok dengan Dars..dalam segala hal kami selalu bertengkar, tapi dia tetap anak yang Mommy lahirkan Dary....meski begitu.,..Mommy lebih mencintaimu nak..kau adalah anak yang baik dan tak pernah sedikitpun melawan Mommy, kau penurut kau baik.......''


Dary bangkit dari tempat duduknya, dan menyandarkan pegangannya pada pembatas balkon..ia sudah bosan menjadi orang baik...lihatlah dia tak mendapat apapun, dia kehilangan cinta dan perusahaan induk Group D yang jatuh di tangan Dars,...seolah tak cukup pria itu masih saja sekarah dengan ingin kasih sayang Daddy..dan sekali lagi Dars dalam posisi menang..dia tidak kekurangan apapun dan tinggal menunggu waktu ketika Mommy juga akan meninggalkan dirinya..dan berpihak pada Dars..


Makan malam ini juga hanyalah sebuah alasan bagi Dars untuk memamerkan kemesraannya dengan Valerie dan membuat Dary terluka.


''Aku sudah lelah menjadi orang baik Momm...aku tak mendapatkan apapun...sebaliknya aku kehilangan banyak hal..''


Perkataan Dary sungguh menghancurkan hati Rose...airmatanya mengalir di wajahnya..


''Dary...tolong jangan menakuti Mommy nak...Mommy mohon..''


Rose menyentuh bahu Dary dan begitu ketakutan akan ucapan sang putra yang mengerikan untuk dirinya..bagaimanapun dia tau benar apa arti kata-kata Dary namun..Rose tidak sanggup melihat sang putra berubah..ia sungguh begitu takut membayangkan hal itu terjadi..

__ADS_1


''Dary...Mommy mohon...''


Dary hanya tersenyum dingin...


''Sebaiknya Mommy bersiap saja....kita akan pergi makam malam..''


Dary menepis tangan sang Mommy di bahunya lalu melangkah meninggalkan Ros yang begitu syok...wanita itu memegang dadanya yang begitu nyeri...mengapa akhirnya jadi begini...?


Rose tersungkur sampai jatuh di lantai...dan mulai menangis...bagaimana bisa ia menguatkan dirinya ketika sadar Dary sepertinya sangat menyimpan dendam pada Dars...


Apa yang harus ia lakukan untuk menghentikan ini semua...?


**********


Tubuh Valerie terhempas sangat pelan ke atas ranjang dan Dars menatapnya dari atas...keduanya bertatapan dalam...


''Kau cantik...''


''Jangan merayu kau mau apa..'' balas Valerie mencoba untuk menatap mata Dars yang di selimuti gairah yang menyala..


''Kau sudah tau mauku, kau bukan orang lain sayang kau adalah istriku..''


Valerie melonggarkan tenggorokannya dengan susah payah..suasana yang sepi..di luar sedang ada hujan dan udara yang dingin cukup membuat Valerie merasa gugup..


''Sediikit..''balas Valerie dengan polos..


Dars pun mendekatkan bibirnya...


''Aku ingin menghangatkanmu..bagaimana..''


''Ada selimut...kau tak perlu repot Dars..''sambil berkata Valerie menarik selimutnya sampai menutupi dadanya..


Dars tersenyum....menyadari Valerie sedang menghindarinya namun..terlambat...gairah yang sudah ia tahan selama ini tak mampu lagi di bendungnya...


Dars menyingkapkan selimut hingga Valerie sedikit protes..


''Dars...aku kedinginan..''


''Ada aku yang akan menghangatkanmu..''

__ADS_1


Valerie tersipu malu, dia yakin wajahnya memerah sekarang....Dars mendekatkan wajahnya dan seketika itu juga pria itu menunduk dan melum** bibir Valerie dengan lembut..


Valerie memejamkan matanya ketika bibir panas Dars menyapu bibirnya dengan sedikit menuntut, sementara itu jemarinya mulai menuntun nalurinya menuju kenikmatan di pa yu da ra Valerie yang menegang seolah siap untuknya..


Lidah Dars mulai menelusuri bibir Valerie dan memag**nya sedikit kasar, hingga wanita muda itu mengerang...permainan tangan Dars yang ahli sanggup menciptakan suara rintih yang membuat Dars semakin candu...


Bibir mereka saling memag** saling, membelai dan beradu indah dalam penyatuan yang intim..


Hingga nafas Valerie sedikit terengah-engah dan membuat Dars harus melepaskan bibir Valerie...walau masih ingin, Dars sadar kalau Valerie sedang hamil jadi dia harus hati-hati..


''Oh..Dars..''


Valerie mulai merintih ketika bibir panas Dars mulai menjalar turun dan mengecup lehernya memberi tanda jejak cinta disana dan menjadi puas...


Lalu Dars kembali mengecup puncak bahu mulus Valerie dan memberi jejak yang sama...tubuh Valerie yang putih mulus berubah penuh tanda cinta yang di ciptakan Dars sebagai maha karya terbaiknya..


''Dars cukup..''


Valerie sedikit mendorong tubuh Dars agar menjauh darinya..ketika bibir pria itu sedang bermain di pa yu da ra Valerie dan memainkannya dengan lidahnya yang panas..


Bukannya berhenti Dars malah semakin betah disana,..sambil menahan kedua tangan Valerie ke atas pria itu dengan bebas...melum** habis put*ng pa yu da ra Valerie yang menegang dan menghis***nya dengan penuh gairah..


Valerie kehilangan kekuatannya, dia tak bisa bergerak apalagi melawan hingga pasrah ketika Dars terus me nyu su padanya.


Setelah puas..Dars segera bergerak naik dan bersiap menyatukan dirinya di dalam diri Valerie yang begitu di cintainya...kali ini tentu Dars harus berhati-hati karna Valerie sedang hamil dan ia tak mau terjadi sesuatu pada istri dan anaknya..jadi Dars terus memperingatkan dirinya agar berhati-hati dan menahan diri..


''Oh...Val....''


Dars meraih Valerie kedalam pelukannya dan disaat yang sama, tubuhnya bergerak menyatukan diri bersama wanita yang telah mencuri hatinya yang telah menyakinkan dirinya kalau Valerie adalah miliknya yang berharga...


''Apa kau baik-baik saja..''desah Dars sungguh sangat berhati-hati..


''Ada apa denganmu..kau sangat aneh...''ucap Valerie mengerutkan kening..


''Val...''


''Aku baik-baik saja...tubuhku akan menerima dirimu Dars...bukankah kau selalu bilang begitu...''bisik Valerie tersenyum...


Dan percayalah..itu senyum terindah bagi seorang Dars....

__ADS_1


''Terimakasih sayang..''bisik Dars mengecup sekali lagi bibir Dars..dan mulai menggerakan tubuhnya membawa Valerie menuju kepuasaan.....


********


__ADS_2