
Jhon dan Rose kehilangan kata ketika Dary menyinggung tentang Valerie..
''Momm...bisakah kau menelfon Valerie untukku...katakan padanya kalau aku sudah sadar..dia akan datang jika dia sudah tau keadaanku..''bisik Dary dengan nada lemah.
''Kau istirahat dulu...Mommy akan menelfon Valerie..''ucap Rose berusaha membujuk Dary.
Sementara Jhon menatap sang istri dengan tajam, mengapa mereka harus berbohong lagi..apa maksud Rose..bagaimana bisa dia bersikap seolah tidak terjadi apapun...Valerie telah menjadi milik Dars dan cepat atau lambat Dary akan menyadari itu semua dan menggila ketika kenyataannya adalah saudara kembarnya merebut kekasihnya..
''Daddy...mengapa wajahmu seperti itu...''
Jhon memalingkan wajahnya dan menemukan tatapan polos Dary..hatinya sungguh sakit, ia tak bisa memilih antara Dars atau Dary karna keduanya adalah darah dagingnya hanya saja dia tak sanggup membayangkan jika suatu saat kedua putranya akan saling menyimpan dendam karna seorang wanita,..
Jhon pun tersenyum lirih....ia benar-benar dalam dilema sekarang..
''Daddy baik-baik saja putraku...Daddy hanya terlalu bahagia ketika sadar kau kembali dan doa-doa kami sebagai orangtua terkabul...''ucap Jhon dengan sedih.
Mendengar ucapan itu membuat Dary menghela nafas...lalu menyentuh jari sang Daddy dan menggenggamnya..
''Dadd...terimakasih kau adalah ayah yang terbaik dan aku..tak bisa mengatakan hal apapun selain aku sangat berterimakasih kepadamu...kelah jika aku sudah menikah dengan Valerie..aku akan mengurusmu dan juga Mommy...kita akan tinggal bersama dan bahagia..''ucap Dary si bungsu yang mampu mengambil hati orangtuanya..
Rose meneteskan airmata sekali lagi....ia pun menatap mata Jhon....dan mengirim isyarat agar suaminya bersikap hati-hati dan lepas kendali di hadapan Dary...
''Daddy hanya ingin melihatmu dan Dars bahagia..itu cukup untukku..''
Dary mengerutkan kening...mengapa sikap Daddy dan Mommy berbeda...tak seperti biasanya, mereka seolah sedang menyimpan beban tersendiri dan menyembunyikan sesuatu namun Dary tak tau itu apa..
Pria itu menghela nafas...sekarang yang dia lakukan adalah berusaha untuk segera pulih dan menemui Valerie lalu mencari tau apa yang sedang terjadi..apakah Daddy menyimpan masalah dengan perusahaannya...
__ADS_1
''Baiklah Dad...aku akan istirahat...''
Jhon dan Rose akhirnya menurut dan meninggalkan ruangan sementara Dary menatap langit-langit kamar dengan kerutan di dahinya..
Apa yang sebenarnya terjadi...mengapa hatinya merasa tidak tenang ketika membayangkan kekasihnya Valerie..apakah calon istrinya itu baik-baik saja..?
***********
Mansion Dars Dalton...
Tubuh Valerie terasa sakit..bahkan bagian sensitifnya begitu nyeri..ada banyak bekas tanda di tubuh sensitifnya, di area dada dan beberapa bagian tubuh yang lainnya..Valerie memejamkan matanya ketika ingatan tentang percintaan semalam membuat airmatanya tak kuasa untuk menetes lagi...berkali-kali Dars memasukinya seoalah tak bosan..Valerie merasa dia lebih rendah dari seorang pelac*r bahkan ketika semua sudah selesai...Dars pergi entah kemana dan meninggalkan dirinya dalam kesunyian yang sepi.
Dengan segenap kekuatannya Valerie membersihkan tubuhnya dan menutupnya dengan gaun berlengan panjang yang melindungi bekas ciuman Dars di tubuhnya dari padangan para pelayan atau anak buah Dars..
Valerie melangkah walau ketika dia melangkah tubuhnya terasa terbelah menjadi dua..rasanya sangat menyakitkan..walau ini bukanlah yang pertama...
Valeri sampai di balkon dan memandang turun dari ketinggian lantai 3 kamarnya..dimana ada banyak pelayan dan anak buah yang lalu lalang menjaga keamanan Mansion yang luas dan megah ini, Valerie bahkan tak bisa menghafal sebagian isi dari ruangan disini..dia akan tersesat jika keluar dari sini..
sungguh di saat seperti ini ia membutuhkan Dary di dalam hidupnya disisihnya untuk memeluknya...namun rasanya semua itu sudah telambat, dia telah menjadi milik Dars dan tak pantas menjadi milik Dary yang baik dan mencintainya..dia sudah ternoda oleh mafia yang begitu kejam dan sampai kapanpun noda itu akan membekas dan tak akan pernah hilang darinya...Valerie memejamkan matanya ketika airmatanya menetes...dan isakan itu terdengar pelan..
Sedetikpun Valerie tak pernah membayangkan akan merasakan hal sekejam ini..terpisah dari kekasih dan menikah dengan pria yang sama sekali tidak di kenalnya, pria yang bahkan dalam mimpipun tidak dia bayangkan ada dalam kehidupannya dan ironisnya pria itulah yang kini menjadi suaminya..
Ketika sedang merenung....
Valerie merasa ada suara pintu yang terbuka dan seseorang masuk ke dalam kamar dan mendekatinya yang ia tebak itu adalah Dars..
Dan tebakan Valerie benar kalau yang datang adalah Dars..pria itu masuk sembari membuka jassnya, hari ini ia lalu dengan penuh semangat...sebenarnya ia tak perlu pergi namun ada pertemuan antar mafia yang di lakukan temannya..mereka berbagi kabar dan salah satu kabar yang di bagi Dars adalah dia sudah menikah..Dars pun menunjukan foto pernikahannya dengan Valerie dengan penuh kebanggaan..
__ADS_1
Hari ini dia pulang lebih awal karna ingin melihat Valerie dan hanya untuk memastikan wanita itu tidak bubuh diri karna syok..dia tau Valerie sangat membencinya namun bagi Dars dia tak perduli perasaan Valerie karna dia tak butuh cinta.
Menyadari kehadiaran Dars membuat Valerie bergerak mundur paling jauh hanya untuk menghindari seorang Dars Dalton..dan Dars juga tau melalui tatapan Valerie karna itu Dars mendekat tanpa keinginan untuk berhenti..
''Stop disitu Dars..''
Kali ini Dars mengikuti permintaan Valerie karna menyadari batapa pucatnya wajah Valerie saat ini..
''Bagaimana keadaanmu...'
Valerie membuang pandangan dengan ekspresi jijik...Valerie sungguh benci pada sosok Dars yang kini dia telah menemukan perbedaan antara Dars dan juga Dary...perbedaan mereka adalah pada tatapan,...jika Dary memiliki tatapan hangat dan meneduhkan maka Dars memiliki mata tajam yang kejam...bahkan siapapun yang baru mengenalnya akan ketakutan setengah mati jika terlalu lama di bawah intimidasi seorang Dars...
''Kau sudah mendapatkan yang kau mau Dars...kalau begitu lepaskan aku,...aku mohon..aku akan menghilang..aku tak akan muncul dalam keluarga kita...aku akan pergi dan kau bisa mendapatkan seribu wanita yang bisa memuaskanmu Dars...aku mohon....''
Namun kata-kata Valerie menguap di udara ketika Dars tertawa dengan lantang..tawanya terdengar sangat mengerikan hingga Valerie melonggarkan tenggorokannya dengan susah payah..
Dars menarik lengan Valerie mendekat...dan tersenyum kejam...
''Apa kau mau aku mengembalikanmu pada Dary adikku..''
Valerie menyipitkan matanya dengan tajam..
''Dars....''
''Kau pikir aku akan melepaskanmu yah....''
''Dars tolong.......''
__ADS_1
Dars mendaratkan bibirnya di bibir Valerie dan membawanya dalam ciuman panas..
Deg!!!"