Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Aku Memilih Kamu...


__ADS_3

Dars mengangkat wajahnya dia tidak yakin kalau Valerie akan memilihnya, namun begitu dia tak akan pasrah atau meminta rasa kasian...kali ini dia memberikan kesempatan Valerie memilih..meski dia tak akan menyerah..


Hal yang sama dirasakan Dary, kali ini dia sangat percaya diri kalau Valerie akan memilihnya.tentu saja mereka saling mencintai dan Dary pun tersenyum tak sabar....menunggu Valerie memutuskan..


Sementara Valerie mengangkat wajahnya menatap lekat kedua pria di depannya yang sedang menunggu jawabannya, ia memejamkan matanya ketika rasa sakit kembali membuatnya sedih...


''Katakan Valerie...mereka sedang menunggumu bicara sayang..katakan pilihanmu, namun saran Mommy pilih pria yang kau cintai dan mencintaimu...''Rose masih menghasut...


Jhon memalingkan wajahnya menatap mata Dars yang begitu dingin dan datar, ia tak bisa menangkap emosi apapun yang di tunjukan Dars putranya sendiri...Jhon mengenang....apa yang sedang dirasakan Dars...apakah dia terluka kalau pada akhirnya Valerie menggunakan kesempatan ini untuk melepaskan diri darinya...?


Ahh....seharusnya Jhon tidak memberikan jalan seperti itu dan membuat Dars akan kembali kehilangan,..tapi ada anak orang lain yang menderita dan dia tak bisa duduk dan melihat saja...pilihan Valerie adalah yang terbaik dan mereka hanya bisa menerimanya tanpa protes,...Valerie berhak menentukan jalan hidupnya sendiri...


Valerie melangkah untuk memilih...


Hening...


Semua mata tertuju pada Valerie yang hendak memilih dan seketika itu juga Valerie mendekati Dars dan meraih jemari Dars dan menggenggamnya..


''Aku memilih Dars....''


Deg!!!!


Semua terkejut tak terkecuali Dars dan juga Dary....mereka saling menatap tajam....bagi Dary ini adalah pukulan terberat baginya menyadari kalau Valerie akhirnya tidak memilihnya..begitu sulit hatinya menerima kenyataan di depan matanya kalau Valerie malah memilih Dars..dan bukan dirinya..


Mengapa....mengapa Valerie memilih Dars dan bukan dirinya...bukankah mereka saling mencintai,....


''Valerie....aku Dary....akulah Dary kekasihmu....mengapa kau malah memilihnya...akulah yang seharusnya kau pilih.....''teriak Dary sungguh patah hati..


Ia seakan kehilangan gairah hidupnya menyadari kalau wanita yang dia cintai bahkan menghianatinya dengan kejam...


Dars membeku, bahkan genggaman tangan Valerie begitu kuat seakan meminta kekuatan....pria itu mengangkat wajahnya menatap Valerie yang meneteskan airmatanya....pria itu terdiam..


''Maaf....aku harus memilih Dars dan bukan dirimu Dary.....biar bagaimanapun aku tak bisa bercerai darinya....''


''Mengapa Valerie...dia kejam..'' jerit Rose ikut syok mendengar jawaban menantunya, hatinya sakit sekali menghadapi kehancuran putra kesayangannya..


Valerie menatap Rose dan juga Jhon secara bersamaan...ia lalu menunduk hormat...


''Aku minta maaf Mom....tapi..aku tak bisa meninggalkan Dars....aku...adalah istrinya..''

__ADS_1


''Cih....walau kau di sakiti olehnya kau masih mau bersamanya..''suara Rose meninggi di tengah ruangan,....


Sedangkan Jhon tampak lebih tenang, baginya dia sudah cukup lega karna akhirnya Valerie tetap bersama Dars...setidaknya Dars punya seseorang yang perduli kepadanya...besar harapan Jhon agar mereka saling mencintai suatu saat...


Dars ingin membalas kata-kata sang Mommy namun...Valerie lebih dahulu bicara..


''Mommy aku minta maaf...tapi aku tak ingin meninggalkan Dars..sendiri...''


''Apa....'' desah Rose dengan tatapan beku..


Airmata Valerie menetes di wajahnya, ia menatap Dars yang terlalu dingin, bahkan Dars menatap ke arah lain...


''Aku adalah istrinya, kami berjanji di hadapan Tuhan untuk pernikahan ini...aku sungguh tak bisa pergi Mom.....''


Rose mendekat mewakili Dary yang tak di ijinkan bicara, Rose menatap Dars dan Valerie bergantian..


''Apakah kau mencintainya Valerie karna itu kau bersamanya...Rose tertawa sambil berdekap..mengapa aku merasa sedikit iba pada putra tertuaku yah..mungkin saja kau hanya kasihan padanya....''


Sinar mata Rose membara ketika ia menatap Dars.....


''Mommy cukup......mengapa kata-kata Mommy kejam sekali.....aku tak perduli tuduhan Mommy atau Dary...aku mohon jangan menyakiti Dars lagi...dia suamiku sekarang....bisakah kalian mengerti itu...? dia punya seseorang, yaitu istrinya....dia punya aku...jadi untuk Mommy...berhentilah mengasutku dan untuk Dary....aku minta maaf tapi kita hanya akan menjadi masa lalu..''


''Valerie.....''kata-kata Dary terputus....


Mendengar hal itu Jhon tersenyum...


''Baiklah Daddy senang kau sudah memberikan pilihannya Valerie....berbahagialah dan jangan ragu untuk menghubungi Daddy jika kau butuh apapun..'


''Tentu Daddy .... terimakasih..''


Valerie tersenyum legazs..


Jhon lalu menatap Dars yang dingin..


''Jagalah istrimu Dars....Daddy yakin kalian akan berbahagia..''


Dars tidak menjawab sepatah katapun,...ia hanya terdiam dengan pikirannya sendiri...


''Baiklah...mungkin kita harus menunda makan malamnya, kami harus pulang Valerie..''

__ADS_1


Jhon melangkah mendekati Rose dan menarik tangannya untuk pergi dari kediaman Dars karna sulit untuk mengusir Rose...


''Aku tidak mau pergi Daddy....''


''Pulang sekarang Rose....''


Jhon akhrirnya berhasil membawa Rose pergi, sementara Dary masih berada disana..masih memandang genggaman tangan Valerie yang membuatnya sangat terluka..


Dary melangkah mendekati Dars yang berdiri dengan tatapan beku...keduanya bertatapan tajam...


''Apakah kau merasa menang sekarang Dars....aku mengakui kalau kau sangat pintar, kau memanfaatkan kecelakaanku untuk mengambil milikku namun kau harus ingat satu hal...sesuatu yang kau dapatkan dengan cara licik....akan pergi dengan cara yang sama liciknya...apa kau mengerti kakakku, tunggu saja pembalasanku...dan pandangan Dary beralih pada Valerie yang berdiri di samping Dars...dan aku pastikan...aku tak akan menyerah padamu Valerie...''desis Dary tajam...


Dars tersenyum....


''Bagaimana kalau kau menenangkan diri saja Dary...kau bisa menghabiskan malammu di club..namun jangan sampai patah hati membuatmu ingin bunuh diri..''balas Dars dengan ketenangan yang mengerikan..


Dary menggertakan giginya...


''Kau akan hancur Dars...lihat saja nanti..''


Usai berkata Dary melangkah meninggalkan rumah milik Dars...meninggalkan sepasang suami istri yang masih termenung disana...


Valerie tersenyum..entah mengapa dia menjadi lega setelah memilih..dan semoga pilihannya mengikuti kata hati benar..kalau Dars...


Belum sampai Valerie menyelesaikan pikirannya dia begitu terkejut ketik Dars menghempas pegangan tangannnya dengan sedikit kasar hingga wanita itu sedikit terdorong ke belakang...


Pria itu membalikan tubuhnya dan tersenyum dingin...


''Apakah kau sedang mengasihaniku Valerie...''


Valerie sungguh tak menyangka jika Dars mengatakan hal ini kepadanya..


''Dars apa maksudmu...''


''Yah...seharusnya aku sadar kalau kau sudah mendengar segalanya ketika aku dan Mommy bicara, aku pria yang malang dan kehilangan kasih sayang..lalu seperti malaikat kau datang dan menolongku padahal sebelumnya kau masih begitu membenciku dengan sangat besar...''


''Dars...aku sungguh-sungguh...''


''Jangan berpikir semua akan baik-baik saja...aku akan tetap menahanmu disisihku karna aku perlu melihat Dary menderita lebih lama lagi....sementara itu aku akan mencari cinta sejatiku...dan ketika aku menemukannya maka di antara kita akan berakhir....Valerie...''

__ADS_1


Dars membalikan tubuhnya dan melangkah meninggalkan Valerie yang sungguh terkejut dengan semua yang dia alami...


Mengapa jadi begini...? Valerie merasa sedih...


__ADS_2