Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Berkata Jujur


__ADS_3

Sepanjang perjalanan dengan helikopter itu di lalui Valerie dengan ketakutan, perasaannya sudah tidak nyaman itu menandakan ada sesuatu besar yang akan terjadi dan yang pasti semua itu mempengaruhi psikologis Valerie..ia kembali menatap pria yang sudah sah menjadi suaminya ini dengan pandangan meneliti..Dary tak pernah sekalipun bersikap kasar kepadanya, Dary bahkan selalu ingin membuatnya tersenyum hal itu membuat Valerie kembali gugup, bisakah dia menebak kalau pria ini bukan Dary..? bisakah dia menebak pria ini bukan kekasih yang seharusnya ia nikahi..?


Hoh..Tuhan jangan sampai ini menjadi kenyataan, jangan sampai apa yang ada di dalam pikirannya menjadi nyata karna Valerie tak akan bisa menghadapinya, tidak mungkin...dia pastin Dary sikapnya sedikit berubah mungkin karna Dary sedang lelah dan Valerie bertanya di saat yang tidak tepat dan membuat pria ini marah. karna itu Valerie akan memutuskan untuk bersikap lebih lembut..matanya terpejam membayangkan hal apa saja yang membuat Dary senang..sejauh ini Dary suka masakannya, Dary juga menyukai jika Valerie bersikap lembut...yah..Valerie akan mengubah mood Dary agar kembali seperti Dary yang dulu..


Tak berapa lama kemudian, Helikopter mulai terbang rendah dan dari atas ketinggian Valerie bisa melihat kalau ini seperti Mansion yang berada di atas bukit, tak ada rumah lain tak ada, supermarket terdekat..sekelilingnya hanya di kelilingi padang luas..


Valerie mengerutkan kening, apakah ini sungguh akan menjadi tempat tinggalnya..? Valerie kehilangan kata ia menatap pria di sampingnya yang tidak menatapnya sedikitpun..


Jantung Valerie kembali berdebar.....


Sementara Dars menaikan sudut bibirnya...ia kembali ke dalam markasnya tempat paling nyaman untuk Dars, sementara itu beberapa anak buahnya sudah berjaga di bawah menunggu kedatangan mereka.


Helikopter mendarat dengan sempurna dan beberapa anak buah mendekati pintu dan membuka untuk tuan mereka, Baron berdiri dengan wajah batunya ia menundukan kepalanya dalam-dalam..


''Selamat datang tuan Dars Dalton..'' ucapnya dengan patuh..


Valerie tidak mendengar apapun yang di ucapkan anak buah Dars karna ia terlalu sibuk dengan gaun pengantinnya, Dars membantunya turun dan menggenggam jemarinya...


''Ini rumah kita sayang....aku akan menunjukannya kepadamu..''


''Baiklah......''


Valerie menurut dan sekali lagi dia menemukan keanehan pada cara Dary menggenggam tangannya, seingatnya Dary menggengam tangannya dengan sangat lembut dan hati-hati ia bahkan takut jika genggamannya menyakiti Valerie dan anehnya genggaman tangan Dary kali ini berbeda, sedikit posesif dan kuat...namun sekali lagi Valerie memutuskan untuk menelan semuanya dengan sabar...


Dars membawa Valeri melewati sebuah lorong besi yang panjang membentuk terowongan berwarna keemasan dan tak lama kemudian mereka berhenti di depan lift dan mereka pun masuk dan lift berhenti di lantai 3, Dars membawa Valerie keluar sementara para anak buahnya melanjutkan untuk turun ke lantai 1.


''Kamar kita berada di lantai 3, besok pagi aku akan mengajakmu berkeliling sayang..''

__ADS_1


''Yah...baiklah..''balas Valerie dengan suara yang pelan.


Dars cukup puas karna sejauh ini Valerie penurut dan tidak banyak bertanya,..pintu berukuran besar itu terbuka dan Valerie tertegun..betapa mewah dan uniknya kamar ini..di dominasi warna keemasan dan juga hitam. perpaduan warna disini sangat indah....


Valerie terpaku...ketika Dars menariknya masuk dan pintu besar itu tertutup, berbagai pikiran sudah menari di kepalanya, ini adalah malam pertama mereka sebagai suami istri..apakah Dary akan melakukannya..? Mengingat Valerie masih sedikit trauma ketika pertama kalinya Dary menyentuhnya dengan sedikit kasar..


Dars menghentikan langkahnya sembari membuka jasnya, pria itu menoleh ke arah Valerie yang berdiri di tengah ruangan seolah kehilangan jiwanya, gadis itu memiliki raganya disini namun jiwanya entah kemana..


Dars melonggarkan dasinya dan membalikan tubuhnya dan menatap Valerie dengan dingin...


''Mengapa kau berdiri disana seperti wanita yang kehilangan pikirannya..?'' suara dingin Dars menembus lamunan Valerie dan membuat wanita muda itu menoleh dan menatap mata Dars...


''Dary aku......''


Dars merasa sudah cukup sandiwaranya, toh..dia sudah mendapatkan semua yang dia inginkan..pria itu mendekati Valerie yang berdiri dengan tatapan sayu..


''Apa maksudmu...Dary aku......''


''Diam......bukankah aku sudah bilang kalau berhenti memanggil nama itu..''


Valerie benar-benar syok dengan tampilan pria di depannya yang berubah 180 derajat, matanya menjadi panas ketika untuk pertama kalinya ia mendapatkan suara kasar dan bentakan dari pria yang baru saja menikahinya beberapa jam lalu....seluruh tubuh Valerie seakan kehilangan tenaga...


''Apa maksudmu...mengapa kau menjadi aneh begini..Dary yang ku kenal bahkan tidak pernah meninggikan suaranya di depanku dan aku bahkan menjadi bingung...ada apa denganmu Dary aku....''


Kesabaran Dars menipis lalu mendekati Valerie dan mencekal tangannya..matanya bersinar tajam menandakan dia sangat marah...


''Karna sebenarnya yang kau nikahi bukanlah adikku Dary Dalton..namun sebaliknya yang kau nikahi adalah aku Dars Dalton.....''

__ADS_1


Deg....


Tak ada yang lebih membuat Valerie syok setengah mati selain ucapan pria ini, airmatanya berguguran begitu saja ketika mendengar kebenaran yang membuat dirinya sesak nafas...


Valerie merasa ini kiamat kecil untuknya,...bagaimana bisa dia menikahi pria yang dia takuti selama ini, bagaimana bisa dia menikahi pria kejam yang selalu dia hindari ketika ia datang kerumah Dary..? bagaimana bisa ia menikah dengan pria yang merupakan seorang Mafia kejam yang hidupnya penuh dengan senjata...? bagaimana bisa...?


prtanyaan itu berputar di kepalanya seperti sebuah senjata tajam yang menusuk dan menyakitkan dirinya..


di angkat lagi wajahnya untuk menatap kebenaran dari ucapan Dars...karna dari segi wajah mereka nyaris sama...bahkan ketika Valerie ingin mencari perbedaan mereka dia sama sekali tak bisa menemukannya..


Tubuh Valerie menjadi lemah saat itu juga...


''Jadi kau adalah Dars Dalton....'' suara Valerie berubah serak..


Dars menarik sudut bibirnya...mendekat, menarik tubuh Valerie yang seolah tak punya tenaga itu untuk merapat kepadanya..


''Mengapa...kau tampak syok, bukankah sama saja, baik aku dan Dary...wajah kami sama dan aku bahkan tidak memiliki perbedaan dengannya aku.....''


''Apakah kau bercanda ketika mengatakannya tuan Dars Dalton..? kau sudah menipuku dimana Dary..mengapa kau yang harus menikah denganku mengapa..? mengapa mimpi buruk ini datang padaku mengapa...'' tangis Valerie histeris...


Dars membeku mendengar ucapan yang cukup pedas dari bibir Valerie..


''Jadi maksudmu adalah aku tidak pantas untuk di bandingkan dengan Dary begitu...'' tangan Dars mengepal di belakang punggungnya..


Valerie memegang dadanya yang terasa sakit tak kuat menerima kenyataan kalau dia menikahi sang mafia kejam yang tangannya penuh kekerasan dan kotor..


''Bagaimana mungkin kau bisa di sandingkan dengan Dary....kekasihku adalah pria yang baik dia seperti malaikat dan sebaliknya kau seperti ibl*s...'' ucap Valerie dengan tajam..

__ADS_1


Terbakarlah amarah di dada Dars.....


__ADS_2