Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Pesta


__ADS_3

Valerie terdiam sebentar mendengar kata suami yang di katakan oleh Dars kepadanya...


''Kau harus ingat bahwa Dary sekarang adalah hanya mantan kekasihmu dan sekarang dia menjadi adik iparmu...apa kau mengerti itu..''


Deg....


Rasanya sesak dada Valerie saat itu juga menyadari kenyataan kalau dia dan Dary sudah berakhir..


''Dars...''


''Jangan sampai kau meneteskan airmata atau kau tak akan mendapat kesempatan kedua untuk menolong anak itu Val....''


Valeri tak punya pilihan selain menahan semua perasaan sesak di dadanya, bagaimana pun Dars bukanlah pria yang baik...jika dia bilang ya maka tak akan pernah berubah...


Dan Valerie memutuskan menelan semua rasa sakit seorang diri yang terpenting adalah...Bela akan selamat.


''Baiklah....aku tak akan menangis..''desis Valerie mencoba menguatkan hatinya..


Dars tersenyum dingin lalu menjauhkan tubuhnya dan mengulurkan tangannya pada tangan Valerie...


''Jangan kecewakan aku malam ini Valerie...''


Valerie menganggukan kepala dengan cepat...


membalas uluran tangan Dars walau enggan, ketika jemari Dars menyambutnya Valerie menggertakan giginya...ia tak akan pernah membiarkan Dars mendapatkan hatinya..dia terlalu benci dan tak ada tempat untuk pria kejam ini di dalam hatinya.


Dars tampak puas ketika Valerie mengalungkan tangannya di lengan Dars lalu mereka menujut atap dan menaiki helikopter dengan segera.


********


Dary turun dari pesawat dan langsung di jemput oleh asistennya bernama Roland.keduanya saling menatap tajam..


''Selamat datang kembali tuan Dary...''


''Antarkan aku kerumah Valerie...''


Roland terdiam sebentar, wajahnya pucat...apakah tuan Dary benar-benar tak tau apa yang sedang terjadi...? Benarkah..?


Dary yang merasa Roland melamun lalu menepuk pundaknya dengan sedikit keras hingga pria itu menoleh kepadanya..


''Tuan Dary..''

__ADS_1


''Ada apa dengan wajahmu..mengapa kau malah melamun..''


''Sebelum tuan menemui nona Valerie ada baiknya tuan Dary mampir ke undangan peresmian Hotel baru...oleh tuan Dirga..''


''Tuan Dirga...''ulang Dary menghela nafas..


Tuan Dirga bukan orang lain dalam kehidupan mereka, dia adalah rekan bisnis yang senior dan merupakan sahabat orangtuanya dan orangtua Valerie..mungkin saja Valerie dan orangtuanya juga datang ke acara yang sama..


Dary akan memberi kejutan untuk Valerie jika dia datang..tanpa sadar Dary tersenyum dan hal itu cukup membuat Roland menjadi takut..ia tau benar kalau tuan Dary sangat mencintai nyonya Valerie..namun apa yang akan terjadi jika dia saudara kembar itu saling berhadapan...?


Roland bahkan takut membayangkannya..


''Ada apa denganmu Roland...mengapa kau sering melamun..''suara Dary meninggi hingga pria itu tersentak dan buru-buru menundukan tubuhnya..


''Maafkan aku tuan Dary...''


''Antarkan aku lebih dahulu ke apartemen aku akan bersiap disana sebelum ke pesta.''ucap Dary dengan senyum lebar..


Roland pun mengangguk lalu menuju mobil dan membukakan pintu untuk Dary..pria itu tak berhenti memperlihatkan senyumnya, ia tak sabar lagi menemui cintanya..sungguh dia tak sabar lagi untuk bertemu Valerie kekasihnya..


Dary menyandarkan tubuhnya di sandaran mobil sembari tersenyum sementara Roland menghela nafas..merasa iba kepada tuannya..bagaimana ini..?


******


Valerie hanya sedikit terkejut, Dars tak perlu melakukannya karna dia bisa sendiri namun...mungkin Dars ingin membangun citra baik sebagai seorang suami...tentu saja..ada beberapa pasangan yang turun dari Helikopter yang lain dan tanpa sengaja melihat cara Dars memperlakukan gaun Valerie dengan sikap yang manis, beberapa dari mereka saling berbisik pelan dan Valerie yakin itu pujian..


''Cukup Dars....aku baik-baik saja..''tatap Valerie dengan dingin..


Dars pun tersenyum lalu menegakan tubuhnya...Valerie pun kembali mengalungkan tangannya di lengan Dars lalu melangkah ke dalam ruangan pesta yang meriah..


Sepanjang jalan, ia hanya berusaha menebar senyum palsu..ada banyak pengusaha yang hadir..ada juga mafia yang menjadi kenalan tuan Dirga dan Dars...namun Valeri lebih memilih memalingkan wajahnya dari pada melihat wajah penuh kejahatan mereka, sementara hal yang sama di lakukan Dars, ia tak berhenti tersnyum bahkan pada pelayan yang lewat membawakan minum...dia pria yang dingin jadi ketika dia tersenyum itu akan sangat aneh dan mengerikan..sampai para pelayan tau siapa dirinya...seoang mafia kejam yang biasa terlihat dingin dan tidak tersentuh malah menebar senyum..? pemandangan langka itu menjadi kesenangan tersendiri bagi para tamu yang hadir dan tau siapa Dars..


Malam ini akan menjadi sangat indah bagi Dars dan ia sangat antusias menantikan malam ini...ada tamu spesial dengan kejutan yang spesial tentunya..


''Selamat datang tuan Dars Dalton..'' sapa Dirga yang langsung memberi pelukan persahabatan dan hal yang sama di tunjukan istrinya pada Valerie yang tersenyum..


''Istri anda sangat cantik sekali..''puji istri dari Dirga yang di benarkan oleh Dirga sendiri,...


Wajar karna ini pertama kalinya mereka melihat istri dari Dars Dalton, sebelumnya mereka tidak sempat mnghadiri upacara pernikahan Dars Dalton karna sedang berada di luar negri..


''Anda juga cantik sekali nyonya Dirga...'' balas Valerie tersenyum ramah.

__ADS_1


Dirga menatap Dars dan menilai ada sediikit perubahan di wajah Dars yaitu pria ini sudah bisa tersenyum, hal yang tidak pernah di liat Dirga sekian lama.


''Kau semakin tampan tuan Dars...''


Dars hanya mengulum senyum sambil sesekali mencuri pandang pada sosok Valerie yang begitu mempesonannya malam ini..hingga Dars tak bisa lama-lama menatap ke tempat lain...Valerie sedang berbincang dengan istri dari Dirga mereka mulai saling mengenal.


''Hal yang sama terjadi padamu tuan Dirga,...aku yakin istrimu punya andil besar pada perubahanmu..''sambung Dars sambil mengambil segelas minuman beralkohol..


Dirga mengangguk...


''Aku mencintai istriku...kami saling mencintai....jadi aku pikir aku tak membutuhkan apapun lagi..''


Dars menatap minumannya dengan tatapan dingin, cinta,....baginya cinta itu tak ada....dia sama sekali tak percaya,..


''Aku juga mengalami hal yang sama Dirga...''


''Istrimu terlihat menghormatimu itu bagus..aku suka istri yang hormat..''ucap Dirga kagum..


Dars kembali menatap Valerie yang secara tak sengaja menatapnya..Valerie buru-buru memalingkan wajahnya dia tak ingin terlibat kontak mata terlalu lama dengan pria kejam itu..


Dars kembali meneguk minumannya kali ini sampai habis..


''Aku ingin ke toilet sebentar...''ucap Valerie pamit..


''Baiklah sebelah sana nyonya Dars...''balas istri Dirga...


Nyonya Dars...? Panggilan yang mengerikan batin Valerie kesal..


Valerie lalu menarik sedikit gaunnya menuju toilet yang berada sedikit jauh dari tempat Dars berdiri, Valerie merasa sudah tak betah dalam pesta ini namun dia tak punya pilihan selain bertahan demi Bela..


****


Usai keluar dari Toilet...langkah Valerie melambat ketika dia berpapasan dengan pria yang begitu dia rindukan..


Jantungnya berdebar cepat...matanya panas seketika..


''Valerie......''


''Dary.....'' desah Valerie dengan menahan airmatanya...


Tidak mungkin....

__ADS_1


__ADS_2