Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Hancur 3


__ADS_3

Dars mendekati sang Mommy yang percaya diri meminta sesuatu yang tak masuk akal darinya..


''Aku tak pernah mengemis lagi kasih sayangmu Momm...meski kau membenciku namun aku menghormatimu karna kau sudah melahirkan aku....tapi Momm....ada satu batas yang tak bisa kau masuki apalagi mengatur....kau bahkan tidak memiliki hak itu Momm....kau tidak memiliknya...''


Rose menghela nafas...


''Tapi...bukankah kau sudah merasakan kalau sesuatu yang di paksakan akhirnya akan hancur....yang Valerie cintai adalah Dary dan bukan Dars....yang dia cintai adalah Dary namun kau merampasnya Dary....seperti halnya kasih sayang..sekuat apapun Mommy mencoba mencintaimu...tapi Mommy tak bisa...jadi Mommy rasa kau hanya akan menyakiti dirimu..kembalikan Valerie kepada Dary...biarkan mereka bahagia itu akan lebih baik untukmu Dars....lebih baik mencintai dari pada di cintai..''


Valerie menoleh menatap mata Dars yang terlihat terluka, entah bagaimana bisa dia melihat tatapan hancur itu terpancar dari mata Dars sementara di sisih lain..Dary tampak mendukung Mommy...


Valerie menjadi bingung sendiri..ketika keluarga ini memperebutkan dirinya, merek bahkan tak bertanya apa sebenarnya keinginannya dan dimana sebenarnya dia ingin tinggal..pandangan Valerie mengeras...


''Aku telah kehilangan segalanya dan sampai saat ini hanya Valerie yang aku miliki Mom...jadi aku tak akan pernah menceraikan dirinya kalau itu maksudmu...''


''Sial.....kau...beraninya kau merebut Valerie dariku...''teriak Dary dengan murka...


Pria itu mendekat dan kemudian ingin memukul Dars namun...pria itu menghindar dan sebalikya...Dars mengangkat tangannya dan kembali memukul wajah Dary dengan kuat..


Bughh!!!!


Tubuh Dary jatuh ke lantai dan Rose menjerit keras..


''Oh...putraku.....Dars hentikan...''tangis wanita itu menangis...


''Valerie adalah istriku jadi jangan pernah memintaku melepaskannya..''


''Tapi kau menikahinya karna dendam....Dars....adilkah untuknya...''teriak Rose marah..


Disaat yang sama Jhon muncul di pintu, ia sudah mendengar semua pembicaraan Rose pada Dars...dan sedikit menyesal karna selama ini dia bersikap diam dan malah itu semakin membuat keadaan rumah tidak terkendali...Jhon menyadari semua yang terjadi pada Dars, ketimpangan kasih sayang yang dia rasakan itu semua karna kesalahannya dan Rose sebagai orangtua...


Rose berdiri dan menatap Dars dengan tajam...


''Apakah aku boleh mengutukmu sekarang, karna aku....''


Rose terkejut ketika langkah kaki Jhon memasuki rumah, suaranya tertelan di tenggorokannya...


''Apa yang kau lakukan Rose..'' suara Jhon meninggi di tengah ruangan..


Hening...


Dary yang tadinya akan mengeluarkan pistol kemudian urung melakukannya..dia begitu terkejut ketika sadar Daddy begitu marah...

__ADS_1


Dars memalingkan wajahnya....kedatangan Daddy tak akan pernah meubah apapun, dia akan membela istri dan putra kesayangan mereka...


Melihat kedatangan Jhon..membuat Rose bangkit dan mulai menghasut...


''Dad...kau lihat yang terjadi...? Dars memukul Dary..putra kita dia terluka Dadd.....anak ini benar-benar,...''


Rose begitu terkejut ketika Jhon menghempas pegangan Rose kepadanya..


''Hentikan Rose...''


''Apa maksudmu Jhon...''


Ini pertama kalinya Jhon bersuara tinggi dengannya, hal ini membuat Rose begitu terpukul...


''Aku pikir kita akan makan malam sebagai keluarga..aku pikir kita bisa bersatu seperti dulu....tapi semuanya sudah hancur...''


Jhon tampak berkaca-kaca menyadari semua sudah terlanjur hancur...jurang kebencian itu sudah terlanjur lebar dan tak mungkin baginya untuk menghubungkannya kembali...


Semua yang dia anggap biasa akhrinya menjadi bumerang bagi hidupnya..Jhon sungguh menyesal saat ini...


''Ini semua karna Dars...dia mengundang kita hanya untuk mempermalukan adiknya sendiri..entah dari mana keturunan Dars berasal..yang pasti bukan dari keluargaku...''desis Rose tajam..


Hening....baik Dars dan Dary atau Valerie hanya terdiam....


''Tidak...aku tidak mau Dad....aku akan membawa Valerie pulang malam ini juga..''


''Apa kau sudah gila....suka atau tidak,..mereka suami istri..itu artinya kau tak boleh melakukan hal itu Rose...''


''Tapi......''


Kali ini...Valerie melangkah mendekati Dars hingga membuat Dary menatapnya masih dengan penuh harap...


''Bisakah aku bicara Daddy..dan Momm...juga Dars dan Dary....bukankah aku berhak atas hidupku sendiri...''


Deg!!!


Dars menoleh...ia menyadari airmata kesakitan di wajah Valerie dan mau tak mau itu mengganggunya, betapa hancurnya hati Valerie itu seakan terbaca jelas melalui tatapannya..


sungguh Dars merasa ingin merengkuh Valerie dan memeluknya dengan erat...


Jhon dan Rose saling menatap tajam,...

__ADS_1


''Katakan anakku, kau sangat berhak untuk hidupmu sendiri..dan mengenai kedua anak Daddy...yang telah menyakitimu Daddy minta maaf Valerie..''


''Kau boleh meminta cerai jika kau tak tahan dengannya hum...Mommy akan membelamu..''ucap Rose masih berusaha..


Namun Jhon mencengram bahu Rose dengan mata tajam...


''Cukup Rose...aku mulai muak padamu...bisakah kau diam saja...''


Rose mengerang kesa, mengapa ia menjadi takut dan segan jika Jhon bersikap begini...? Astaga pria ini bahkan tak pernah bersuara kasar sebelumnya..


''Baiklah....ayo kita dengarkan...apa mau Valerie..tapi jika dia ingin bercerai maka kau harus melakukanya Dars...''tatap Rose dengan penuh peringatan..


Dars hanya menundukan kepala...entah mengapa sikap sang Daddy membuatnya sedikit bahagia...meski hanya sedikit...


Airmata Valerie semakin deras saja......ia menatap sorot mata Dars yang dingin tak tersentuh....


''Mengapa kalian semua memperebutkan hidupku tanpa memikirkan perasaanku...''


Dars memalingkan wajahnya..kata-kata Valerie seperti sebuah pedang tajam...


''Apa maksudmu Valerie...Mommy hanya ingin.....''


''Seumur hidupku ini adalah hal yang paling berat bagiku Momm..Daddy dan juga Dars dan Dary..aku tak pernah membayangkan kalau aku akan di sakiti sekejam ini......bahkan kalian dengan tega mengambil hidupku....seolah aku tak berhak menentukan jalan hidupku sendiri..''


Jhon melepas kacamatanya dia mendekati Valerie dan menatapnya..


''Katakan apa maumu yang sebenarnya anakku...maka Daddy akan mengabulkan semua permintaanmu....kau tau jika aku dan ayahmu kami sudah seperti saudara..Daddy merasa malu padanya karna menyebabkan putrinya menderita...Valerie...kau sudah Daddy anggap seperti putri Daddy sendiri jadi katakan apapun yang kau inginkan...''


''Dad...satu-satunya yang Valerie inginkan adalah bersamaku...akulah pria yang dia cintai..dan bukan Dars....'' ucap Dary tajam..


''Dan kau pikir akan mendapatkannya kembali..dia istriku..''


''Diam.......lebih baik kalian berdua diam....tak ada yang baik di antara kalian..kali ini..biarkan Valerie memilih...''ucap Jhon penuh peringatan..


Dars menghela nafas..mengapa dia takut kalau Valerie tak akan memilihnya...? bagaimanapun dia telah menyakiti istrinya..


''Aku yakin Valerie akan memilihku...''balas Dary dengan percaya diri...


Valerie menatap Dars dengan pandangan penuh luka lalu menatap Dary yang penuh harap padanya...


Airmatanya menetes....

__ADS_1


''Aku ingin...........''


__ADS_2