
Dars meraih punggung Valerie mendekat ketika wanita itu merasa ragu untuk tanda tangan karna jelas dia melihat nama Dars disana..
''Tanda tangan sayang...''bisik Dars dengan suara yang dingin..sementara Valerie menatap mata Dary sekali lagi untuk meyakinkan penglihatannya...
''Dary....''
''Semua orang melihatmu yang ragu...mengapa sayang, aku adalah suamimu..''bisik Dars dengan nada posesif..
Valerie merasa hampir gila dengan semua ini, apakah memang dia salah melihat...?
''Aku ingin melihat namamu...''
Saat itulah pandangan Dars menajam, aura dinginnya mulai menyebar dan membuat Valerie sedikit takut...ia seperti melihat sosok lain di dalam diri Dary...
''Apa kau meragukanku....maka aku bisa pergi sekarang..''
Dars menegakan tubuhnya dan hendak berbalik, sebelum jemari lentik Valerie menahan lengannya..
''Maaf,....aku mohon maafkan aku..ada apa dengan pikiranku...aku sempat berpikir kau adalah Dars jadi aku sedikit takut,...''
''Kau tak perlu takut apapun sayang, dia akan menjadi keluarga kita sekarang dia adalah kakaku..kau tak perlu takut..''
Valerie pun mengangguk penuh permintaan maaf, sungguh ia tak bermaksud membuat Dary tersinggung seperti ini...dengan cepat Valerie menundukan kepala dan mulai tanda tangan meski dia hanya melihat huruf D pada nama Dary..padahal dia tinggal menggeser sedikit saja maka penasarannya akan hilang namun Valerie memilih tidak melakukannya dan percaya..akhirnya ia menyelesaikan tanda tangan itu dengan cepat dan senyum terbit di wajah Dars...pria itu lantas menyambut Valerie dan memeluknya..
''Istriku....''
''Suamiku....'' balas Valerie dengan senyuman manis di wajahnya..
Semua yang hadir bertepuk tangan tak terkecuali orangtua Valerie yang tampak puas,....putri mereka menikahi salah satu pria yang paling berpengaruh..Dary Dalton adalah pengusaha muda nyaris tanpa sisi buruk, dia anak muda pekerja keras dan tak pernah bersentuhan dengan dunia malam..dia juga tak pernah bermain mata dengan para wanita untuk sekedar bersenang-senang...
Dary Dalton adalah pria single yang paling di incar untuk di jadikan menantu di dunia...dan kini ia telah menjadi milik Valerie...
__ADS_1
Jika keluarga Valerie berbahagia, hal itu berbanding terbalik dengan keluarga Dars yang tampak tegang..sedari tadi Rose hanya minum sesuatu yang dingin untuk membuatnya tenang..melihat senyum Dars ketika putranya memeluk Valerie memberi ciuman penuh cinta dan juga memamerkan Valerie di dpan para tamu sungguh membuat Rose merasa hancur...ingatanya terbang pada putra keduanya yang masih terbaring tak sadar, bahkan dia tak mengetahui apa yang terjadi pada kekasih dan kakak kembarnya...
Sebuah pelukan di bahu Rose sontak membuat wanita itu menoleh terkejut,...ia menemukan Dars yang memeluknya...Rose ingin mengumpat namun ia mengurungkan niatnya ketika melihat Valerie tersenyum kepanya..
''Mommy...jangan menangis karna kau akan membuatku sedih...''bisik Valerie menyentuh jemari Rose...
Airmata Rose menetes...ia melirik Dars yang seolah mati rasa..
''Mommy sangat bahagia dan ini adalah airmata bahagia sayang...maafkan Mommy ini sungguh kekanakan...''ucap Rose memohon maaf...
Dars kemudian memeluk wanita yang melahirkan itu seolah ia sangat terharu walau ketika tubuh mereka saling berpelukan Dars berbisik tajam..yang hanya di dengar oleh mereka berdua..
''Mommy,...jangan pernah kecewakan malam indah ini Momm..karna aku adakah seorang pendendam....aku akan membalas semua perlakuan Mommy pada Dary dan Valery...''
Deg!!!
Rose pun mengerti lalu membalas perkataan sang anak...
''Jangan pernah mengancamku Dars..jangan lupa kau aku yang sudah melahirkanmu...'' Rose menggertakan gigi,...
Pelukan itu terlepas, dimata Valerie ia sungguh beruntung karna memang dari Dulu Dary sangat dekat dengan Mommy Rose,....melihat kedekatan ibu dan anak ini membuat Valerie yakin kalau Dary memiliki sifat yang baik karna ajaran dan doa orangtuanya..
''Maafkan Mommy nak....kalian melihat Mommy menangis meski ini adalah tangisan kebahagiaan...betapa bahagianya Mommy menyaksikan pernikahan kalian berdua saat ini semua sungguh begitu indah...Valerie..jagalah suamimu dengan baik...''
'Tentu saja Mommy....aku akan melaksakan semua yang Mommy bilang, kak Dary akan bahagia bersamaku..''ucap Valerie dengan mata berbinar bahagia...sementara itu, Dars merasa puas karna Mommy melakukan yang terbaik di depan Valerie dan dirinya,..ia tersenyum ketika Rose dan Valerie saling memeluk dengan erat, disaat yang sama Rose dan Dars saling menatap tajam..menyimpan sinyal dendam di mata masing-masing namun sekali lagi Dars tak perduli meski kedua orangtuanya membenci apa yang dia lakukan tapi Dars tak akan menyerah karna Valerie adalah miliknya...
Setelah memberi salam pada sang Mommy Dars lantas membawa Valerie menuju sang Daddy yang sedang menatap keduanya..berbeda dengan Mommy kali ini wajah Daddy lebih lembut dan pasrah..itu cukup mengejutkan untuk Dars...
''Daddy....''
''Aku yakin putraku akan membuatmu bahagia Valerie...Daddy selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua....''
__ADS_1
''Terimakasih Daddy...''ucap Dars menundukan kepalanya..
Valerie semakin kagum kepada Dary....pesta itu berakhir dengan cepat karna Dars tak ingin membuang waktunya berada di tempat ini...usai berpamitan pada orangtua mereka masing-masing, Dars lalu membawa Valerie menaiki Helikopter dengan cepat meski Valerie merasa sedikit aneh...Dary adalah sosok yang hangat dan suka bebaur dengan teman-temannya namun sikap Dary tadi cukup berbeda...dia terlihat kaku dan tak banyak bicara dengan teman-temannya..
Di atas Helikopter Valerie bahkan tidak tau mereka mau menginap dimana..
''Dary......''
''Aku lebih suka kau memanggilku dengan sebutan sayang di banding kau memanggil namaku..''ucapan itu meluncur dari bibir Dars dengan dingin..
''Baiklah...aku mengerti..sayang, kita akan kemana...''
''Kita akan pulang kerumahku Val...mulai sekarang kita akan tinggal disana...mulai malam ini...''
Valerie membeku sesaat...mengapa sikap Dary mulai terlihat berbeda...mengapa dia melihat pria ini begitu dingin..?
dan mengapa harus malam ini kerumah milik Dary,...bukankah masih banyak waktu..mereka bisa menginap di Hotel dan sembari itu mereka masih bisa bersama-sama keluarga...
''Dary.....''
''Bukankah aku sudah bilang jangan memanggil nama itu...atau kau sengaja Val....''
Deg!!!!!
Valerie kehilangan kata ketika mendengar suara Dary yang meninggi....tak pernah dia melihat sisi ini pada kekasihnya...bagaimana mungkin Dary berubah secepat ini...?
Sungguh Valerie tak dapat menahan rasa takutnya..
buru-buru ia memalingkan wajahnya keluar jendela yang gelap..
Apa yang sedang terjadi ini,....mengapa dia justru melihat sisi Dars pada pria ini...?
__ADS_1
Apakah sesungguhnya dia bukan kekasih Valerie...? atau justru dia mungkin adalah Dars...??
Tubuh Valerie bergetar seketika..ia menjadi pucat...