Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam

Ternoda Oleh Sang Mafia Kejam
Menawar


__ADS_3

''Dars...kau tak bisa melakukan itu....aku mohon....''


Dars tersenyum dingin...mendekati Valerie yang berdiri di hadapannya dengan segenap kekuatan yang dia punya. Menghadapi Dars tak mudah tentu saja tak mudah pria kejam ini bahkan tak punya belas kasih sedikitpun.


''Mengapa aku tak bisa melakukannya...''


Airmata Valerie menetes...


''Bagaimana bisa kau melakukannya pada gadis itu..bagaimana bisa, dia tak tau apapun...dia masih kecil dan kau pikir apa yang akan mereka lakukan padanya dia akan mati Dars..'' suara Valerie tercekat di tenggorokannya ia sama sekali tak menyangka jika Dars mampu menyakiti orang lain bahkan seorang gadis yangh tanpa dosa..


''Hahaha...kau pikir aku perduli, bukankah kau menyebutku ibl*s maka ibl*s tak punya belas kasih....''


''Tidak....jangan lakukan ini Dars,...aklu mohon....''


''Baron...lakukan segera..''ucap Dars dengan senyuman dingin..


Tubuh Valerie seakan melemah mendengar ucapan mengerikan dari Dars dengan enteng, jemarinya mengepal dengan kuat membayangkan gadis kecil itu akan di jual membuat ia tak kuasa menahan rasa sakit di dadanya, bagaimana pun gadis itu tak bisa di jadikan tumbal atas kemarahan Dars yang tak masuk akal..jika mereka menjualnya maka apa yang akan terjadi kepadanya..?


Rasanya jantung Valerie berdebar dengan cepat ketika menyadari kalau hidupnya saat ini berada di dalam kendali Dars dan ia tidak menyukai itu..


Sementara....


Keheningan yang melanda ruangan itu menjadi semakin mencekam, desainer yang bernama Oscar juga berada di sana bersama beberapa anak buahnya gemetar..ia memandang pada Valerie yang terlihat keras kepala, oh....betapa dia mengenal gadis ini adalah gadis yang paling lembut dan ceria, hal ini mengejutkan dirinya karna terakhir kali dia membuat gaun pertunangan seorang Valerie Winola bersama kekasih tercintanya Dary Dalton..Oscarn sangat mengenal Dary Dalton namun berbeda dengan Dars yang misterius dan ia tidak mengenal Dars sedikitpun bahkan dia tak tau jika tuan Dary ternyata punya kembar. Melihat kemarahan tuan Dars yang tak terkendali membuat siapapun yang berada di dekatnya menjadi gemetar..tak terkecuali dirinya. Oscar ingin sekali melarikan diri dari situasi yang tegang ini namun,itu tak mudah, dan kini ia hanya bisa menerima nasip dan menunggu keajaiban.


Dars lalu membalikan tubuhnya dan memerintahkan Baron untuk memanggil anak buah mereka...


''Panggil yang lain dan berjagalah di depan pintu, jika nyonya tak mau memakai gaun yang lain dan masih merobeknya maka....hal yang sama akan berlaku pada Desainer ini dan semua yang ada diruangan ini tanpa terkecuali..''desisnya dingin..


Valerie merasa ini hal yang paling gila, bagaimana mungkin itu terjadi...?


sementara Dars melangkah menuju pintu dan meninggalkan kengerian di ruangan mewah itu..


Tubuh Valerie tersungkur di lantai dengan rasa sakit yang begitu terasa sementara Oscar mendekatinya dengan hati-hati...


''Nyonya...apakah kau baik-baik saja..''

__ADS_1


Valerie mengangkat wajahnya dan menatap mata Oscar lalu beberapa gadis yang menemani Oscar untuk mempersiapkan gaun untuknya, jika dia menolak kali ini maka....nasib mereka akan sama seperti Bela..dan seumur hidup Valerie akan di hantui rasa bersalah karna menjadi penyebab hancurnya hidup orang lain.


''Nyonya...''


Valerie seketika bangkit dengan menahan semua kemarahan di dalam dirinya ia menatap Oscar dengan airmata yang mengalir di wajahnya...


''Pakaikan aku gaun apa saja...aku akan menerimanya Oscar...tolonglah..''jemari Valerie bergetar ketika berada di dalam genggaman tangan Oscar hingga pria gemulai itu terlihat sedih.


Ia menatap mata Valerie yang terlihat begitu tersiksa...


''Nyonya....maafkan aku,tapi tolonglah jangan membuat dirimu sulit..tuan Dars pemarah dan kejam..bisakah nyonya mengikuti semua keinginannya tanpa membantah..aku sedih melihat apa yang nyonya alami..''


Valerie mengepalkan tangannya...tidak, selamanya dia tak akan pernah memberi kesempatan pada ibl*s itu untuk menang..kali ini dia menyerah karna tak ingin orang lain menjadi korban namun bukan berarti dia akan diam saja...


''Mana gaunnya Oscar...''tanya Valerie mengeraskan wajahnya.


******


''Apakah dia menurut kali ini..''tanya Dars pada Barron,..


Dars merasa puas, ia bangkit dan membetulkan letak dasinya lalu melangkah keluar ruangan..


********


Pintu terbuka lebar dan sosok Dars memasuki ruangan, tatapannya begitu tajam memindai seluruh ruangan dan mencari sosok yang menjadi targetnya. Dars menghentikan langkahnya sebentar ketika menyadari kalau Valerie sedang berdiri dan juga menatapnya, sembuah gaun berwarna biru laut menjuntai indah di tubuhnya yang indah,...riasannya tipis namun begitu manisn karna kecantikan alami yang dia punya..


Dars menaikan sudut bibirnya tampak puas, Valerie tampak mulai menyerah dan ia tak perlu bersikap terlalu keras,..


''Aku senang karna kau tidak keras kepala..''


Saat itulah Valerie menoleh kepadanya...


''Lepaskan Bella..''


Dars tertawa hingga terdengar mengerikan di telinga Valerie..

__ADS_1


''Apa kau tidak salah meminta hal itu dariku setelah sikap membangkangmu...''


Valerie berusaha menekan kuat kesabarannya..


''Lepaskan dia maka aku akan bersikap baik padamu selama di pesta itu...''


Hening....


Dars tampak tertarik dengan tawaran itu, malam ini akan menjadi malah penuh pertunjukan untuk dirinya..ia bahagia karna bukan saja akan membawa istrinya dan mengenalkan pada dunia namun disana ada seseorang yang akan syok melihat mereka..


Dars mendekat...jantungnya berdesir ketika menyadari harumnya tubuh Valerie membuatnya gila..jika tak ada undangan sialan ini makan Dars pasti sudah bercinta dengan istrinya...


Dars mendekat...dan meraih tubuh Valerie yang pasrah merapat kepadanya, Dars merasa ini lucu...Valerie tidak menolak pelukannya namun jelas..tatapan membunuhnya terlihat begitu tajam...dia berada di atas angin sekarang dan menikmati wajah tersiksa istrinya sendiri.


''Jika kau melakukan kesalahan sedikit saja di pesta atau kau bersikap membangkang maka anak itu akan mati dan tak akan ada kesempatan kedua..''


Valerie mengeraskan wajahnya...ia tersenyum dingin...


''Hanya malam ini Dars berjanjilah...aku akan memainkan peran untuk malam ini dan lepaskan Bela untuk selamanya..''


Dars menggertakan giginya dan sengaja membenturkan tubuh Valerie pelan ke dinding ruangan...


''Jangan pernah mengancamku Valerie,...''


''Bukankah dengan cara yang sama kau bersikap....lalu kau mau apa Dars.cinta sejati sementara kau berdiri di atas kebohongan...mata Valerie menjadi panas...nafasnya mulai tak teratur karna emosi...kau dan orangtuamu menipuku..aku mencintai Dary dan bukan dirimu,...aku tak akan pernah melupakannya meski kau membunuhku..''balas Valerie tanpa takut.


''Sialan....biar aku katakan kepadamu Valerie...kau tak akan lepas dariku meski Dary berdiri di hadapanmu sekalipun...apa kau mengerti...''


''Dia kekasihku Dars....'' jerit Valerie sakit hati..


Pria itu mendekatkan wajahnya...


''Jika dia kekasihmu maka aku adalah suamimu...Valerie...''


Deg!!!!!!

__ADS_1


Valerie mengerang kesal...


__ADS_2