
Tubuh Valerie terhempas ke atas ranjang dan di saat yang sama, Dars menurunkan gaunnya dan menjatuhkannya ke lantai..tubuh Valerie bergetar..ia menolak semua sentuhan kasar Dars yang begitu ahli..
Bibirnya turun memberi lum*** di sekitar pa yu da ra Valerie dan memberi jejak basah yang mendebarkan hingga Valerie mengerang...
''Dars..hentikan....''airmatanya sudah menetes..
''Kau harus mengenali bagaimana caraku menyentuhmu...hanya aku Val...dan aku tak akan membiarkan kau menangisi pria lain di tempat tidurku...jika kau harus menangis itu hanya untuk namaku...apa kau mengerti istriku...''
''Tidak.......''
Valerie merasa gila....ketika bibir panas Dars terus memberi sensasi nikmat yang tak ingin dia rasakan...Valerie tak ingin merasakan, dia tak ingin hanyut dan pada akhirnya menyerah dalam gairah..meski itu sangat sulit...ia punya tubuh normal yang akan bereaksi ketika di sentuh dengan ahli...
''Aaah,...sayangku kau terlalu indah...''rayuan Dars mampir di telinga Valerie tanpa permisi dan membuat pertahannan Valerie seakan runtuh..
Dars selalu menyentuhnya secara paksa...dan itu lebih baik dari pada seperti ini...Dars sengaja membuat Valerie menyerah....kepadanya..
''Dars...lepas...''
''Kau adalah milikku sayang...''
Dars kembali mengarahkan bibirnya dan menj*lat* seluruh permukaan pa yu da ra Valerie yang ranum dan menghis*pny* bergantian hingga menimbulkan jejak basah yang terlalu indah untuk di tahan...
Valerie memejamkan matanya ia berusaha untuk tidak tergoda..kebenciannya pada pria ini terlalu besar hingga tak ada tempat untuk kenikmatan bukan...
Airmata Valerie menetes lagi ketika tubuhnya mulai menghianati hatinya, sementara Dars jauh dari kata berhenti mencumbuinya habis-habisan dan memberi jejak kepemilikan disana...
Bibir Valerie di lum** dan membuat ia meronta namun sekali lagi perlawanan Valerie mendekati finish bahkan untuk menyingkirkan tubuh Dars dari tubuhnya saja dia tak bisa...
hal itu yang membuat Valerie mengutuk pikirannya..yang mulai tidak fokus..
Kini...Dars mulai menempatkan tubuhnya di antara tubuh Valerie dan mulai bergerak masuk menyelami kenikmatan sang istri,...tubuhnya bergerak mencari kenikmatannya sendiri dan tidak perduli betapa Valerie begitu sedih..
Dars menatap Valerie dari atas ketika senyum kemenangan terpancar dari sana...tubuh mereka menyatu dan hal itu menjadi kesenangan baru bagi Dars..dia suka menjadi dominan di atas ranjang..
Pria itu mengecup sekali lagi bibir Valerie yang merah muda sementara jemarinya meremas kenikmatan di dada Valerie...
''Jika kau masih menentangku maka aku akan terus menyiksamu seperti ini sayang,..hingga hanya akulah yang ada di dalam pikiranmu...''
''Cukup Dars...aku mohon..''rintih Valerie sakit hati.
Namun Dars tak ingin berhenti....ia malah menggertakan gigi, terus memasuk Valerie dengan hentakan yang sedikit lebih kuat hingga tubuh Valerie bergetar..
__ADS_1
Kenikmatan yang dia rasakan ketika Dars menyentuhnya adalah musuh barunya Valerie tak ingin merasakannya namun tubuhnya malah menjadi penghianat..
''Ohh...Vale.....kau sangat nikmat sayangku...bisik Dars ketika hampir mencapai puncak...tak ingin sendiri pria itu dengan lancang menyentuh Valerie dan membuat keduanya mencapai puncak bersama....
Hingga semua itu berakhir dan Dars masih menatap Valerie dari atas...ketika wanita itu memalingkan wajahnya dengan mata yang basah..
Dars tidak perduli sedikitpun,bukankah dia tak punya hati...
Dars lalu menjatuhkan tubuhnya yang lelah di samping Valerie...
Ketika Valerie ingin bangkit pria itu malah menghempaskannya kembali ke ranjang dengan tatapan membunuh...
''Aku ingin anakku bertumbuh di dalam dirimu...jadi jangan coba pergi..atau kau akan tau akibatnya sayang...''
''Anak.....'' desah Valerie dengan sinar mata membara...
''Yah....aku menginginkan anak darimu.''
''Kau sudah gila jika menginginkan itu semua karna aku tak akan pernah sudi melahirkan keturunan Ibl*s sepertimu...''balas Valerie tanpa takut,..
Kata-kata Valerie membuat Dars tertawa dengan lantang..ia pun meraih dagu Valerie mendekat...
''Dengar baik-baik...kau harus melahirkan anak untukku...dan aku tak akan menerima penolakan dan sikap keras kepala darimu...aku bahkan akan menyentuhmu setiap saat jika kau terus saja menantangku Val......''
''Semoga kau menerima balasan yang kejam suatu saat nanti..''
''Aku akan menerimanya dengan senang hati namun sekarang masih giliranmu sayang....cobalah untuk menantangku sekali lagi dan kau akan melihat siapa aku sebenarnya..Valerie Dalton..''
Tatapan Dars begitu dingin dan menusuk, usai berkata Dars bangkit dari ranjang lalu mengambil beberapa tali panjang dan mulai mengikat sisi kiri dan kanan tangan lalu kaki Valerie hingga dia tak bisa bergerak..
''Dars lepas...aku benar-benar membencimu...''jerit Valerie dengan suara yang serak..
Namun Dars berdiri dengan aura yang menakutkan...
''Jadilah tenang....karna jika kau terus menentangku maka kau akan lelah sendiri...manisku...''desis Dars tersenum dingin..
''Aaarrgghhh....''rintih Valerie begitu hancur...
Sementara............
Rumah Sakit...
__ADS_1
Dary menatap tak sabar ketika sang perawat melepaskan semua jarum dan selang di tubuhnya dia sudah sehat dan siap kembali pulang, sementara tak jauh dari tempatnya berdiri tampak sosok sang Mommy yang selalu setia menunggunya..Daddy sudah kembali untuk menjalankan perusahaan...dan Dary mengerti itu.
Dokter pun sedang memeriksa kondisi terakhirnya sebelum pulang kerumah.
''Tuan Dary anda pulih dengan sangat cepat..''puji sang dokter kepadanya.
Dary tersenyum malu...
''Aku akan segera menikah dokter..''
Mendengar kata menikah membuat hati Rose terasa tertusuk seribu duri tajam..ia ingin menangis namun tak mau membuat Dary curiga kepadanya,dia harus bagaimana sekarang..? menghadapi pertanyaan Dary akan membuatnya hancur....
''Menikah...wah..selamat tuan Dary semoga pernikahan tuan berjalan dengan lancar..''
''Terimakasih dokter,..''balas Dary dengan wajah tulus.
Dokter lalu melangkah keluar dari ruangan dan meninggalkan pasangan ibu dan anak itu sendirian..
''Mom.....''
Dary mengulurkan tangan ketika Rose mendekatinya dan membantunya berdiri...
''Putraku...kau sudah sehat kembali, kau tau betapa senangnya Mommy..''
''Aku juga senang sudah kembali Mom..dan aku juga tak sabar menemui Valerie..mengapa dia tidak datang selama aku sadar...apakah terjadi sesuatu kepadanya...''
''Dia sedang sibuk melalui ujian semesternya, dia hanya mengirim salam..''bela sang Mommy..
Dary masih tak tenang..entah mengapa dia mengalami perasaan yang tidak enak mengenai Valerie..ada sesuatu di dadanya yang terasa nyeri ketika dia membayangkan sosok Valerie...
''Bagaimana kalau kita pulang sekarang Dary...''ajak sang Mommy..
''Baiklah....kita pergi sekarang..''balas Dary masih dengan kerutan di dahinya..? perasan tidak enak ini semakin kuat saja di dalam dirinya..hingga Dary merasa semakin ingin bertemu dengan Valerie...
Mereka pun segera keluar dari rumah sakit dan masuk ke mobil..
''Mom...lusa aku harus pulang, perasaanku tidak enak..aku harus menemui Valerie...''
''Apa.......'' suara Rose bergetar tampak takut...
Bagaimana sekarang, Dary akan tau segalanya...dan ia tak akan pernah bisa berbuat apapun......
__ADS_1
Rose memalingkan wajahnya keluar jendela..airmatanya menetes..oh...apa yang harus dia lakukan..?
Semua ini karna ulah Dars......