
Dunia ternyata kecil sekali...hal yang terlihat baik belum tentu akan membuatmu tenang....begitupun sebaliknya...yang buruk belum tentu tak baik..itulah kehidupan...bagai sisi mata uang berbeda kadang kita di hadapkan pada pilihan yang sulit....
**************
Hening.....
Valerie masih membeku di dalam pelukan Dars,...
Pria itu adalah Dars..bisakah dia mempercayai kata-katanya...masih di ingat Valerie tatapan tajam sang pria padanya,...jika Dars adalah dirinya apakah Valerie mampu melakukannya..?
Pria yang dia tolong 13 tahun lalu ternyata adalah pria yang memberinya rasa sakit paling dalam...mulai dari pernikahan paksa..lalu begitu banyak rasa sakit yang telah diterima Valerie dari Dars...dan ternyata pria ini jugalah pria yang dia rindukan setiap malam..
''Aku tau kau bahkan sangat membenciku Vall....tapi aku tak perduli meski kau memberiku hukuman aku akan menerimanya asal kau...menerimaku kembali, kita bisa memulai semua dari awal...kita bisa lebih bahagia...karna...''
''Apakah sikapmu berubah karna kau sudah menemukan yang kau cari Dars,....''
Hening....
Dars menarik diri lalu menatap mata Valerie yang begitu tajam kepadanya...
''Valerie....''
''Andaikan aku bukan gadis itu maka kau tetap akan menceraikan aku bukan....kau bahkan rela aku di di culik musuhmu dan kau bahkan tidak akan menebusku....''
''Mengapa kau bersikap seperti ini Valerie...bisakah kita melupakannya...bisakah kau juga melupakan semua masa lalu buruk kita....takdir telah mempertemukan kita dalam pernikahan dan aku anggap kau adalah hadiah terbesarku....aku berjanji Val...aku akan menyerahkan hidupku padamu aku akan...''
''Oh...hentikan Dars......aku yakin yang ada di dalam hatimu saat ini adalah hutang budi yang terbalas,....kau mau membalas budi karna dulu aku pernah menolongku...''
Dars mengusap wajahnya dengan kasar...
''Valerie,.....apa maksudmu..''
''Bagiku kau sudah menolakku sejak awal....jadi aku tak bisa menerimamu dengan gampang...''
''Valerie....''
''Kau memilihku bukan karna diriku yang sekarang Dars...sadarlah...kau memilihku karna di masa lalu aku pernah menolongmu dan hal itu tak dapat aku terima..''
__ADS_1
Hening....
Dars menjadi bingung sendiri, tadinya dia tak berpikir akan mendapat penolakan dari Valerie..dia pikir istrinya akan bahagia dan bisa menerimanya kembali...
Dars kembali menggenggam tangan istrinya dengan penuh penyesalan,
''Sejak hari dimana kau memberikan aku perhatian..sejak saat itu aku mencarimu kemana-mana...aku bahkan bersumpah harus menemukanmu kembali apapun yang terjadi...sementara aku masih sangat menyimpan dendam pada Dary..ketika kesempatan untuk menikahimu terbuka lebar maka aku tak berpikir dua kali Val...Dars berhenti sebentar..menyentuh wajah Valerie yang masih pucat....dan mengusapnya perlahan...aku menyukaimu namun disisih lain aku tetap ingin mencari gadis itu...sampai akhirnya aku menemukan kebenaran kalau kau adalah gadis itu...Valerie...''
''Itu artinya kau mencintai sosokku yang dulu dan membenci aku yang sekarang...jadi Dars,....aku butuh waktu untuk menerima semua ini karna terlalu mendadak...ingatan yang tersimpan di dalam hatiku mengenai dirimu hanyalah rasa benci....''
''Kau adalah istriku Vall...''
''Jangan lupa kau tidak pernah benar-benar manganggapku sebagai istri...kau menganggapku sebagai pemuasmu di tempat tidur dan hal itu berulangkali kau ucapkan Dars....hingga tak mudah bagiku menerima perubahan sikapmu hanya karna aku adalah gadis di masa lalumu...kita tidak sedang berada di masa lalu...dalam bayangkanku dulu kau hanyalah seorang remaja yang terluka dan aku ingin membalut lukamu Dars....tapi sekarang kenyataannya adalah kau yang menorehkan luka untukku dan aku belum bisa terima pria yang sempurna itulah yang telah menyakitiku...''
Deg!!!!
Kata-kata Valerie begitu tajam seperti belati yang menembus dadanya dan melukai hatinya...ia memang bisa merasakan kalau Valerie amat terluka dengan perbuatannya jadi sangat serakah jika dia meminta lebih dari wanita ini...bagaimanapun Dars akan menunggu sampai Valerie membuka hati untuk dirinya..
''Hey....istriku..baiklah...aku mengerti semua kemarahannmu...aku mengerti benar semua yang kau rasakan saat ini....baiklah kita masih punya banyak waktu...aku akan menunggu untuk cintamu...dan akan kubuktikan kalau aku adalah pria yang sama yang kau sukai itu namun...aku hanya pria biasa yang sedang terluka...dan orang yang terluka akan cenderung melukai orang lain untuk melampiaskan rasa sakitnya....tapi Vall....kau adalah penyembuhku...kau adalah apa yang aku tuju...aku berjanji...aku berjanji padamu,....kau akan melihat kembali pria 13 tahun lalu itu yang akan membuatmu kembali menyukainya...''
Valerie menarik tangannya...semua orang bisa berjanji namun tak semua orang bisa menepati janji itu...
Dan Dars melakukan sesuatu di luar prediksinya...pria itu menahan punggung Valerie hingga menyentuh bantal...
Keduanya kembali bertatapan...
''Kau...bisakah kau bersikap seperti biasanya...''
Dars mengangkat bahu...
''Apa kau tak suka...''
''Aku hanya merasa takut melihat dirimu yang seperti ini....tolonglah...kau hanya akan membuatku stres,....''bisik Valerie sambil memejamkan matanya..
Dars pun tersenyum...pria itu menundukan kepalanya dan membuat Valerie sontak membuka matanya...
Deg....
__ADS_1
Deg......
Deg........
Mengapa dia berdebar di tatap sedekat ini...?
''Istirahatlah dan aku akan tetap ada disini...menunggumu..''
Dars mendekatkan bibirnya untuk kemudian melum** bibir Valerie dengan sedikit menuntut...walau sebentar itu terasa mengairahkan...
Dars melepaskan ciumannya..sedikit tersenyum menyadari kerutan di dahi Valerie..dia sedang protes...
''Apa kau tidak bisa menahan nafs*mu...astaga,...aku masih sakit...''
''Aku hanya menciummu....aku tidak melakukan apapun..kau saja yang berpikiran kesana...''
Dars menjauhkan tubuhnya seraya mengangkat kedua tangannya ke udara..wajah Valerie merah padam betapa malunya dia menuduh Dars..oh tidak...padahal dia sendiri yang menebak..
''Aku akan ada di sofa agar kau tidak terlalu malu sayangku..'' Dars mengedipkan matanya dan membuat Valerie salah tingkah..
Valerie buru-buru menutup matanya....untuk menghindari tatapan Dars padanya, dia harus segera tidur....astaga bisa-bisanya dia menebak dan salah...apakah otaknya telah rusak karna terlalu sering di sentuh Dars...
Valerie memejamkan matanya....
Sementara Dars duduk dengan perasaan lega luar biasa...dia merasa bahagia karna Valerie akhirnya adalah gadis yang dia cari...pria itu tersenyum...mengapa hatinya berdebar begini,...selama pernikahan mereka ini adalah hal yang baru baginya tentu saja...dia menikah karna ingin balas dendam namun malah terjebak sendiri dalam pesona seorang Valerie Dalton...
Tak berapa lama kemudian...ketukan di pintu membauat Dars mengalihkan pandangan....pria itu bangkit dan mendekati seorang dokter yang masuk...
''Tuan Dars Dalton...''
''Yah...saya sendiri....ada apa dokter, apakah istriku baik-baik saja...''
Dars sedikit cemas melihat sebuah lembaran yang mendebarkan...Dokter menatapnya...
''Maafkan kami tuan, karna hasil tes untuk nyonya Valerie Dalton baru saja keluar jadi kami baru saja akan mengkonfirmasikannya pada tuan..''
''Apa yang terjadi pemeriksaan apa..''raut wajah Dars berubah menjadi tegang..
__ADS_1
''Bukan masalah besar tuan ini adalah berita gembira untuk anda....tuan Dars..kalau nyonya Valerie....''