Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 10


__ADS_3

"mas udah mas kamu jangan kayak gini. Lebih baik sekarang juga kamu turutin keinginannya mami. Itu yang terbaik untuk kita semuanya. Aku juga capek mas, batin aku tertekan terus mas jika aku tetap sama kamu" ucap Melati menangis


" oke baiklah. Sekarang juga aku talak kamu Melati. Sekarang juga aku bebaskan kamu dari pernikahan kita ini. Dan sekarang kita bukan suami istri lagi" ucap Aditya dengan berat hati


Mendengar Aditya menalak Melati membuat Mia tersenyum bahagia. Pasalnya, sekarang keinginannya terwujud. Kurang menunggu waktu menikahkan Natasya dengan Aditya.


" terima kasih mas. Sekarang juga aku akan keluar dari rumah ini. Kamu suruh pengacara kamu untuk perceraian kita di pengadilan. Dan aku tidak akan pernah datang menghadiri sidang kita. Agar hakim segera memutuskan mengetok palu perpisahan kita mas." ucap Melati berusaha tegar


" aku juga minta maaf kalau aku punya salah sama mas, mami dan papi juga. Maaf kalau selama ini aku belum bisa jadi istri dan menantu yang di keluarga ini. " ucapnya ke kamar mengambil barang barangnya di ikuti Aditya dari belakang


Di kamar Aditya melihat Melati sedang mengatur barang barang miliknya di masukkan di koper. Ingin rasanya Aditya mencegah Melati. Tapi itu semua tidak mungkin lagi. Mengingat tadi ia sudah menalak Melati, yang berarti sekarang Melati bukanlah istrinya lagi. Selesai membereskan barang miliknya. Melati pun menghampiri Aditya yang sedang duduk di atas kasur.


" mas, aku hanya membawa barang milikku saja. Aku tidak membawa uang kamu. Kartu Atm, kunci mobil dan perhiasan yang kamu berikan untukku aku tinggalkan. Kalo kamu ngak percaya, silakan kamu cek sendiri di dalam laci sekarang juga. Mumpung aku masih ada disini. Ini cincin pernikahan kita aku kembalikan juga kepadamu. Aku sudah tidak berhak memakainya lagi "ucapnya melepaskan cincin pernikahannya dan memberikannya pada Aditya


Aditya berdiri menerima cincin dari Melati


" kamu boleh mengembalikan cincin ini dan kartu Atm yang pernah ku berikan padamu. Tapi aku mohon bawahlah mobil itu karena itu atas nama kamu dan juga perhiasan . Karena itu memang hakmu. Aku memberinya padamu, jadi bawahlah. Karena aku tau pasti kamu tidak akan menuntut harta gono gini dari aku"


" iya kamu benar aku tidak akan pernah meminta itu dari kamu. hmmm,, baiklah mas aku akan membawanya bersamaku" lalu mengambil kunci mobil juga perhiasan di dalam laci dan memasukkannya ke dalam koper miliknya

__ADS_1


"emmm,, Melati bolehkah aku memelukmu untuk terakhir kalinya" ucapnya lirih


" iya boleh mas" jawabnya ragu ragu


Aditya pun memeluk Melati dan Melati pun membalas pelukan Aditya. Cukup lama mereka berpelukan. Mungkin ini yang terakhir mereka saling memeluk dan bertemu. Karena setelah ini Melati akan pergi dari hidup Aditya. Dan Aditya akan memulai hidupnya bersama dengan gadis pilihan orang tuanya. Setelah merasa cukup puas, mereka melepaskan pelukan mereka.


" ayo aku antarkan kamu ke depan. Kamu masuk rumah ini secara baik baik. Jadi akupun akan mengantarmu secara baik baik" ucapnya menarik koper Melati.


Mereka turun secara bersamaan. Tiba di bawah sudah ada kedua mantan mertuanya juga Natasya yang berdiri memegang Mia di sofa. Ya Natasya datang karena di telpon oleh Mia saat Aditya dan Melati ke kamar mengatur barang barang Melati. Dan papinya pun di telpon Aditya tadi sebelum ia masuk ke dalam kamar melihat Melati mengatur barangnya. Semua menunggu Aditya dan Melati sedari tadi di bawah.


" tante om saya pamit pergi. Terima kasih atas kebaikan kalian selama ini" ucap Melati lembut. Melati memanggil mereka seperti itu. Karena mereka sudah bukan mertuanya lagi


" iya om saya mengerti. Kalau begitu saya pamit dulu" ucap Melati


" Melati ini ambillah cek ini. Sebagai biaya hidupmu nanti di luar sana. Walaupun kami tidak menyukaimu tapi saya tidak ingin kesusahan li luar sana" ucapnya mengeluarkan cek berisi uang 1 Milyar dari dalam kantongnya lalu memberikannya pada Melati


"Melati terima cek ini. Kalau begitu saya pergi dulu" ucap Melati menerima cek dari Hendra dan undur diri dari hadapan mereka


Saat Melati berbalik melangkahkan kakinya pergi Aditya memanggilnya

__ADS_1


"Melati tunggu" ucap Aditya


" ada apa lagi mas" ucapnya berbalik


" hari ini kita Bercerai . Tapi jika suatu hari nanti aku bertemu denganmu. Aku tidak akan melepaskanmu. Aku pastikan kita akan bersama lagi. Karena saat ini aku masih sangat mencintaimu walaupun mami memintaku menikahi Natasya tapi hatiku hanya ada namamu saja" ucap Aditya dengan lantang membuat Mia dan Natasya kesal


Sementara Hendra hanya diam saja. Sebenarnya dia mulai menerima Melati sebagai menantunya. Tapi karena obsesinya ingin memperbesar sayap perusahaan miliknya dengan Aditya menikahi Natasya. Apalagi mengingat Natasya dan Aditya sama-sama anak tunggal. Ia bisa menyatukan perusahaan kedua perusahaan tersebut dengan Aditya sebagai pemimpin yang sudah pasti itu. Ia menepis semua itu. Dia pun tau bahwa Aditya sangat mencintai Melati dan perselingkuhan Aditya dengan Sekretarisnya. Tapi ia hanya diam saja.


" kamu tenang saja mas. Aku akan pergi jauh dari dan kita tidak akan bertemu lagi. Baiklah aku pegi mas" ucap Melati menyeret pergi koper miliknya


" aku yakin suatu hari nanti kita pasti bertemu" ucap Aditya berteriak melihat Melati yang mulia hilang dari pandangannya. Melihat Natasya kesal menahan marah karena Aditya berkata seperti itu, membuat Mia menegur Aditya


" Aditya udah. Biarin Melati pergi. Sekarang yang ada di depanmu adalah Natasya"


" mami udah. Kasih waktu Aditya untuk menenangkan pikirannya. Ia baru saja Bercerai dari istri. Apalagi dia harus mengurus perceraiannya di pengadilan "


" oke baiklah. Mami kasih kamu waktu untuk menenangkan diri tapi jangan terlalu lama kasian Natasya. Dan cepat urus berkas perceraianmu Dit. Mami udah ngak sabar lagi kalau Natasya jadi mantu mami" ucap pada Mia menatap Natasya dengan senyum


" ayo Natasya sayang antar mami ke kamar. Mulai sekarang kamu panggil tante dengan sebutan mami dan om papi karena sebentar lagi kamu dan Aditya akan menikah dan kamu jadi mantu kami nanti " ucap Mia santai tanpa memikirkan perasaan Aditya yang sedang sedih

__ADS_1


" iya mami. Ayo Tasya antar ke kamar. Supaya mami bisa istirahat agar cepat sembuh untuk mengurus pernikahan dengan Aditya nanti. Walaupun sekarang Aditya belum mencintai aku. Mungkin setelah menikah nanti Aditya akan membuka hatinya perlahan lahan untuk aku"


__ADS_2