
" Mas?" Ucap Melati bersandar di dada Daniel.
" Iya sayang, kenapa?" Tanya Daniel.
" Apa tidak sebaiknya kita tambah asisten rumah tangga di rumah ini. Aku kasian sama bibi Ani, sudah tua harus mengerjakan rumah sebesar ini sendirian. Terus kita cari satpam untuk menjaga rumah juga" jawab Melati.
" Baiklah sayang jika itu keinginanmu." Ucap Daniel.
Melati tidak menjawab ia hanya semakin mengeratkan pelukannya pada Daniel.
" Kau sangat baik sayang. Kau selalu peduli pada Kehidupan orang lain di sekitarmu." Batin Daniel memuji Melati sambil mengelus kepalanya.
" Sayang kita ke kamar yuk." Ajak Daniel.
" Ngapain mas?" Tanya Melati.
" Ngapain lagi kalau bukan menyicil calon anak kita nantinya." Jawab Daniel mesum.
" Ihhh apa sih mas. Siang panas kayak gini, otak kamu isi mesum sih." Ujar Melati.
" Ngak papa sayang. Orang aku mesumnya sama istri sendiri yaitu kamu sayang. Ayo kita ke kamar sekarang." Ucap Daniel menggendong Melati menuju kamarnya.
" Mas turunin ngak. Mas aku ngak mau mas. Cuacanya panas banget, masa kamu ngajak nina ninu. Tubuh aku masih capek banget mas." Ucap Melati meronta ronta di gendongannya.
" kamu diam saja sayang. Biar aku yang mengerjakannya. Kamu tinggal menikmatinya." Ucap Daniel mesum mulai melepas semua pakaiannya dan Melati.
Melati hanya pasrah saja dengan apa yang di lakukan Daniel padanya. Toh mereka juga sudah Sah jadi pasangan suami istri. Daniel juga punya hak atas dirinya juga.
Hampir tiga jam kedua pasangan suami istri itu selesai olahraga ranjang di siang hari yang panas.
" Makasih ya sayang." Ucap Daniel mengecup keningnya.
" Iya mas. Walaupun aku tidak ingin melakukannya, pasti ini akan terjadi juga. Orang kamu udah lepas baju aku juga. Jadi aku tinggal pasrah menikmatinya saja." Balas Melati.
" Kalau begitu ayo kita lakukan lagi sayang."Ucap Daniel.
" Tidak mas. Cukup. Aku lelah. Tubuh aku rasanya remuk semua." Tolak Melati.
__ADS_1
" oke. Tapi ntar malam lagi ya sayang." Ucap Daniel.
" Mas, kok kamu ngak lelah sih. Minta terus. Apa kamu ngak bosan?" Tanya Melati.
" Soal yang beginian aku tidak akan lelah sayang apalagi bosan. Aku malah lebih semangat untuk melakukannya berulang ulang." Jawab Daniel.
Melati bergidik ngeri mendengar ucapan Melati. Sungguh stamina Daniel begitu besar. Dia tidak pernah lelah mengadonnya.
.
.
.
Malam hari di tempat lain sepasang suami istri sedang duduk bersama menghabiskan waktu mereka untuk menonton tv.
" Kamu suka drama korea?" Tanya Aditya.
" Iya mas. Kenapa?" Jawab Natasya bertanya balik.
" Tidak. Hanya saja aku heran kenapa kau menyukai drama seperti ini. Itu lihatlah lelakinya terlihat cantik. Tidak ada machonya sama sekali." Ucap Aditya.
" Dasar wanita aneh. Sukanya yang seperti itu. Masih lebih baik menonton berita bisnis. Itu lebih menguntungkan dari yang seperti ini." Ucap Aditya.
Natasya dia membalas perkataan Aditya. Ia terus fokus menonton.
Hp Aditya berbunyi. Ia menerima pesan dari seseorang. Ia pun segera membuka pesan itu.
" Tasya, aku ke ruang kerja dulu." Ucap Aditya.
" Iya mas. Apa perlu aku buatkan kopi untukmu?" Jawab Natasya.
" tidak perlu. Aku tidak lama di sana." Tolak Aditya.
" Baiklah mas. Jangan terlalu banyak kerja. Kamu juga perlu istirahat." Ucap Natasya menegur.
" Iya. Ini tidak akan lama." Ucap Aditya berlalu.
__ADS_1
" Senang kita seperti ini mas. Punya waktu berdua, walau hanya sekedar menemaniku menonton. " Guman Natasya tersenyum.
Di ruang kerjanya, Aditya membuka email dari orang suruhannya untuk mencari apa yang di lakukan Natasya di rumah sakit.
Flash Back
Waktu itu, saat Natasya keluar dari ruangan pemeriksaan penyakit yang ia derita, tidak sengaja seorang rekan bisnis Aditya melihatnya. Lalu ia memberitahukan pada Aditya.
" Selamat datang pak Ferdi." Ucap Aditya.
" Tidak usah formal Aditya. Kita seumuran. Tidak perlu kau seperti itu padaku. Apalagi kita adalah teman waktu kuliah dulu." Balas Ferdi
" Baiklah. Jika itu maumu Ferdi." Ucap Aditya santai.
" Ohh Dit, Natasya istrimu bukan?" Tanya Ferdi.
" Iya. Memangnya kenapa?" Tanya Aditya balik.
" Tadi aku melihatnya ada di rumah sakit." Jawab Ferdi.
" Mungkin ia sedang menjenguk temannya yang sakit." Ujarnya.
" ku rasa tidak. Tadi ku lihat ia keluar dari ruangan pemeriksaan penyakit." Ucap Ferdi.
Aditya hanya diam saja mendengar ucapan Ferdi.
" Apa yang kau lakukan di sana dan apa yang sembunyikan dariku Natasya." Batin Aditya.
FlashbackOn.
Sejak itu Aditya menyuruh seseorang untuk mencari tau apa yang di lakukan Natasya di sana waktu itu.
Sekarang orang suruhannya sudah mengirimkan apa yang Aditya inginkan. Di sana tertulis jika Natasya sedang melakukan pemeriksaan untuk dirinya. Ternyata Natasya mengidap penyakit Kista. Orang suruhannya juga menyertakan video rekaman Natasya saat sedang melakukan pemeriksaan dan berbicara dengan teman dokternya itu.
" Sebegitu cintanya kau padaku Natasya. Sehingga kau nekat ingin menikah denganku dan menyembunyikan penyakitmu ini dariku. Andai saja Melati masih mencintaiku, pasti kau tidak akan melakukan pengobatan untuk penyakitmu ini. Tapi karena Melati menolak kembali padaku, kau berjuang untuk sembuh agar bisa jadi istri yang sempurna untukku." Guman Aditya.
@ Selamat ***menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim. Semoga ibadah puasa kita dapat di terima oleh Allah S. W. T. Dan semoga kita di berikan kelancaran untuk menjalankan ibadah puasa ini.
__ADS_1
Oh iya, jangan lupa pakai maskermu dan jaga jarak juga ya. Supaya kita terhindar dari virus COVID19 dan semoga virus ini segera berkurang atau mungkin hilang. In syaa Allah ya guys***.