Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 85


__ADS_3

Warning!!!! Chapter ini mengandung unsur kekerasan fisik ya. Sengaja di tulis paling atas agar pembaca tidak kaget atau syok saat membacanya. Terima kasih semoga suka ya dengan bagian chapter kali iniπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜Ž.


Daniel sedang membahas proyek yang ia kerjakan bersama dengan pak Burhan dengan beberapa rekan bisnisnya di restoran sekaligus makan siang bersama.


Laura yang kemarin gagal menjebak Daniel kembali berusaha menjebak Daniel lagi.


Tapi rencananya gagal, karena Daniel sudah mengantisipasi hal itu terjadi. Minuman yang di khususkan untuk Daniel malah ia sendiri yang meminumnya. Alhasil dia sendiri seperti cacing kepanasan karena obat itu. Ia berusaha untuk menggoda Daniel terang terangan di depan pak Burhan. Untungnya di ruangan itu hanya ada mereka. Rekan bisnisnya yang lain sudah pulang. Obat yang ia gunakan adalah obat perangsang yang menyebab si peminum seperti orang mabuk.


" Laura apa yang kamu lakukan?" Tanya pak Burhan marah.


" Daniel kemarilah sentuh aku." Ucap Laura tidak membalas perkataan pak Burhan.


Daniel hanya diam saja. Dia tidak beranjak dari tempat duduknya.


" Kurang ajar kamu Laura. Apa kamu lupa aku adalah calon suamimu. Tapi mengapa dengan beraninya di depan ku kamu menggoda Daniel. Dasar wanita laknat."


Plaak . Pak Burhan menampar pipi Laura.


" Aku sudah tidak membutuhkan kamu Burhan. Sejujurnya aku tidak pernah mencintai kamu. Aku cuma butuh uang kamu saja untuk menunjang hidup ku. Sekarang aku menyukai Daniel sebagai suamiku. Lepaskan tanganmu dariku." Ujar Laura menghempaskan tangan Burhan.


" Daniel sayang, ayo kita bercinta." Ucap Laura mendekati Daniel.


" Sini kamu Laura. Dasar kamu wanita tidak tau diri." Ucap pak Burhan mendekati Laura sebelum mendekati Daniel.


" Aku bilang lepaskan Burhan. Aku sudah tidak membutuhkan mu lagi. Sudah ada orang yang lebih dari kamu." Ucap Laura memberontak.


" Sebaiknya paman bawa wanita ini dari sini paman. Setelah selesai urusan ini, paman temui Daniel. Karena ada sesuatu yang akan Daniel perlihatkan pada paman tentang sekretaris paman ini." Ucap Daniel.


" Maksud kamu apa Daniel?" Tanya pak Burhan.


" Nanti paman akan tau saat paman datang. Ohh iya sebenarnya saat malam setelah kita selesai makan malam, saya tidak pulang ke rumah. Aku sedang berada di rumah sahabat ku. Itu adalah pertama kalinya kekasih atau sekretaris paman ini berusaha menjebak ku. Beruntung aku masih menahan nya hingga sahabatku yang juga seorang dokter datang menjemput ku di restoran sesaat paman pergi." Ucap Daniel.


" Dan hari ini yang kedua kalinya. Tapi aku sudah mengantisipasi hal ini. Minuman yang harusnya untukku, Daniel tukar dengan punya Laura dengan bantuan pelayan resto. Jadi dia sendiri yang meminumnya." Lanjut Daniel.


" Kurang ajar kamu Laura. Tidak cukup apa yang aku berikan selama ini, sehingga kamu mengejar Daniel yang jelas jelas telah beristri. Dasar jalang." Ucap pak Burhan marah pada Laura yang mulai membuka bajunya satu persatu.


" paman aku pergi dulu. Setelah urusan ini selesai, jangan lupa untuk datang ke tempatku." Ucap Daniel pergi dari sana.


Hasrat Laura semakin menggebu. Ia merancau tidak jelas di depan pak Burhan. Dengan bantuan pelayan di sana, pak Burhan membawa Laura ke mobilnya. Tak lupa ia memberikan uang yang membuatnya tersenyum senang. Bagaimana tidak, uang yang di berikan pak Burhan lebih dari gajinya bekerja sebulan di restoran itu.

__ADS_1


" Baiklah, Laura kau butuh pelepasan bukan? Aku akan berikan itu padamu hingga kau berteriak tidak mampu tetap akan aku berikan." Ucap pak Burhan.


Pak Burhan sangat mencintai Laura. Ia mengira Laura adalah wanita berbeda dengan wanita di luar sana. Kesan lemah lembut yang Laura tampakkan selama ini berhasil menipu pak Burhan. Sejak awal melihat Laura melamar sebagai kekasihnya ia sudah tertarik dengan Laura. Sejak kejadian Laura menjebak nya tanpa sepengetahuannya, keduanya menjalin hubungan lebih dari bos dan bawahan.


Setibanya di apartemen nya, pak Burhan membawa Laura yang sudah setengah sadar sambil merancau ke kamarnya.


Ia langsung menyetubuhi Laura dengan kasar. Tidak lagi lembut seperti biasa mereka bermain. Tapi karena Laura tengah di pengaruhi obat perangsang, ia malah menyukai permainan pak Burhan. Pak Burhan terus melakukannya, walaupun Laura berteriak sudah tidak mampu lagi ia tidak mendengarkan perkataan wanita yang ia cintai itu. Ia yang di liputi amarah terus menggerayangi Laura.


Siang harinya, Laura terbangun. Ia merasa tubuhnya terasa remuk seperti di lindas truk. **** ************* pun terasa sangat perih. Ia melihat berada di apartemen kekasihnya Burhan. Laura mengingat apa yang terjadi. Ia hanya bisa mengingat pertemuan mereka dengan Daniel membahas kerja sama mereka dengan rencana ingin menjebak Daniel. Selebihnya ia tidak ingat.


" Seharusnya aku bercinta dengan Daniel, tapi apa ini. Aku malah berada di apartemen Burhan. Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Laura kesal.


Di seberang sana, pak Burhan menatap Laura sambil memegang gelas yang berisi wine. Ia memutar mutar gelas lalu meneguknya. Kilatan amarah masih terlihat jelas di wajahnya.


Laura melihat Burhan, ia mencoba bangun mendekatinya dengan tertatih-tatih.


" Mas, kenapa aku ada disini. Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Laura.


Buuhgg


Burhan mendorong Laura hingga jatuh ke lantai.


" Dasar kau wanita jalang Laura. Tidak ku sangka selama ini aku memelihara iblis seperti mu." Ucap Burhan marah.


" Kurang ajar, kenapa kau mengataiku seperti itu." Ucap Laura marah.


" Karena kau memang jalang. Kemarin kau berusaha menjebak dan menggoda Daniel di depanku. Tapi sayang, jebakanmu malah berbalik arah padamu. Seperti katamu kemarin, kau tidak mencintaiku kan. Kau hanya menyukai uangku kan. Baiklah sesuai perkataan mu. Mulai saat ini kau akan ku jadikan sebagai jalang ku. Suka tidak suka, kau harus terima. Tenang saja aku akan membayarmu sesuai dengan pelayanan mu." Ucap Burhan mencengkeram kuat dagu Laura.


Laura kaget dan juga marah mendengar perkataan Burhan.


" Ohh kau sudah tau. Bagusnya. Aku sudah tidak perlu lagi bersandiwara. Tapi jangan harap kau bisa memperlakukan aku semau." Ucap Laura.


" Hahahahaha, lalu kau tidak mau. Apa kau berpikir akan keluar dari sini, sayang sekali itu tidak akan terjadi. Sekarang sini kau Laura ikut aku sayang." Ucap Burhan menyeretnya menuju kamar mandi.


Di kamar mandi, Burhan kembali menyetubuhi dirinya secara kasar. Laura merasa sakit di sekujur badannya. Setelah puas ia meninggalkan Laura di sana.


" Awas kau Burhan, setelah aku berhasil keluar dari sini, kau yang pertama akan ku bunuh." Ucap Laura mencoba bangkit.


Hari terus berjalan, Burhan sungguh memperlakukan Laura seperti seorang pelacur. Kadang juga ia sering memukuli tubuh Laura sebelum ia gagahi. Hidup Laura bagai di neraka sejak peristiwa di restoran itu.

__ADS_1


" Mau kemana kamu sayang" ucap Burhan menjambak rambut Laura menuju kamar.


" Kau pikir kau bisa keluar dari sini. Tidak akan, kau tidak akan pernah keluar dari tempat ini sayang. Bukankah sebelum bertemu denganku kau sudah jadi seorang jalang. Maka nikmatilah hidupmu di sini." Ucap Burhan melepas ikat pinggangnya. Ia akan menyiksa Laura lagi karena berusaha kabur.


Laura ketakutan melihat Burhan melepas ikat pinggangnya.


Plaakk


Burhan mencambuk Laura dengan ikat pinggangnya seperti seorang binatang.


" Burhan, stop. Ini sakit. Hikssss.." tangis Laura.


" Apa sayang, aku tidak dengar. Lebih keras." Ucap Burhan masih mencambuknya.


" Sakit Burhan. Ku mohon hentikan." Ucapnya.


" Oh sakit sayang. Baru seperti ini, kau sudah mengeluh sakit. Seharusnya kau berpikir dulu sebelum ingin menjebak Daniel. Lebih sakit mana, dari Melati istri Daniel. Setelah dulu kau berhasil merusak rumah tangganya, sekarang kau juga masih ingin merusak kebahagiaannya bersama dengan Daniel. Kau ini perempuan macam apa Laura. Kenapa kau suka sekali menyakiti wanita sebaik Melati." Ucap Burhan.


Sehari setelah kejadian itu, Burhan menemui Daniel. Sebelum pergi ia menyuntikkan bius kepada Laura dan mengurungnya di kamar. Agar Laura tidak bisa melarikan diri. Ia juga mengunci apartemennya.


Di tempat Daniel, ia begitu marah mendengar hal yang di sampaikan Daniel mengenai Laura. Ia bersumpah akan membuat hidup Laura berada dalam neraka.


Sedangkan Laura darahnya mendidih mendengar Burhan menyebutkan nama Melati. Wanita yang ia benci. Sejak dulu Laura tidak suka melihat Melati bahagia. Ia tidak suka Melati selalu mendapatkan kasih sayang dari orang di sekitarnya. Ia sangat membenci Laura.


" Wanita itu tidak pantas bahagia. Kenapa dia dari selalu saja mendapatkan keinginannya. Kenapa bukan aku. Aku lebih baik dari wanita itu. Aku sangat membencinya. Aku juga membencimu Burhan." Teriak Laura marah.


" Dia berhak mendapatkan itu semua. Dia wanita baik. Seharusnya kau berkaca dulu sebelum ingin menyainginya. Dasar kau wanita tidak tau diri. Rasakan ini." Ucap Burhan mencambuknya.


" Aku bersumpah akan membalas rasa sakit ini. Tunggu saja Burhan. Dan untuk kau Melati. Aku tidak pernah melihatmu hidup bahagia." Ucapnya dalam hati sebelum pingsan karena tubuhnya sudah tidak kuat lagi menerima siksaan dari Burhan.


" Hei kau wanita jalang. Siapa yang menyuruhmu pingsan. Aku belum puas menyiksamu." Ucap Burhan menendang tubuh Laura.


Setiap hari di jalani, Laura seperti itu. Selain sebagai budak sex nya Burhan, ia di jadikan mainan barunya Burhan. Ia selalu menyiksa Laura.


Jika melihat tubuh Laura sudah di penuhi luka, ia akan mengobati Laura hingga sembuh. Ia juga memberi makan Laura dengan baik. Tapi setelah Laura pulih, ia akan kembali menyiksa Laura. Begitulah setiap hari hidup Laura.


Pak Burhan sebenarnya masih mencintai Laura. Tapi sakit hatinya terhadap Laura terlalu besar. Ia begitu marah saat tau wanita yang ia cintai sama sekali mencintainya. Ia lebih memilih pria yang sudah ia anggap seperti putranya sendiri. Apalagi saat tau sifat aslinya Laura. Ia tidak suka Laura yang selalu mengganggu kehidupan Melati. Ia tidak menyangka Laura akan melakukan hal sekeji itu hanya karena iri dengan apa yang di dapatkan oleh Melati.


# Jangan lupa dukung seperti biasa yaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ₯°πŸ€©

__ADS_1


__ADS_2