Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 5


__ADS_3

Di perusahaan Aditya


Aditya bersama ayahnya sedang melakukan rapat dengan calon kliennya yang berasal dari Jerman. Setelah mendapat suatu keputusan bersama yang menguntungkan kedua perusahaan. Akhirnya, mereka sepakat untuk melakukan kerja sama dalam waktu dekat.


Selesai kepergian kliennya Aditya kembali ke ruangannya. Baru saja akan duduk tiba tiba terdengar suara ketukan suara pintu.


Tok tok tok


" masuk" ucapnya


" papi, ada apa kesini" ucap Aditya menghampiri ayahnya


" papi cuman mau bilang kerja sama yang baru saja kita lakukan ini harus kamu tangani baik baik. Karena ini demi kemajuan perusahaan kita sendiri. Jangan kecewakan papi Dit" ucapnya sambil memegang pundak Aditya


" iya papi tenang saja. Aditya pasti akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan ini"


" ya sudah papi keluar dulu. Papi langsung pulang ke rumah Dit" ucapnya lalu melangkahkan kakinya keluar


"iya pi. Papi pulang ajah. Istrahat di rumah. Biar perusahaan Aditya yang tangani" ucapnya dan hanya di angguki oleh ayahnya.


Setelah ayahnya keluar dari ruangannya. Aditya mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang untuk mencari keberadaan istrinya.


" hallo Ka" ucap Aditya


" hallo juga Dit. Tumben lo nelpon gw. Ada apa nih" jawab temannya


" gw baik ko. Eemmm,,boleh lo tolongin gw ngak"

__ADS_1


" tolong apa nih. Ngak biasanya seorang Aditya minta tolong"


" gw mau loh la ak keberadaan istri gw"


" apa? gw ngak salah dengar kan. Emang kemana istri loh Dit" tanyanya beruntun


" istri gw. Entahlah Dit, gw juga ngak tau keberadaannya. Sejak kemarin dia ngak pulang ke rumah" sambil memijit pelipisnya


" hah. Yang benar loh, Melati kabur gitu" tanyanya kaget


" bukan kabur dodol. Intinya loh mau ngak nolongin gw. Atau ngak gw cari orang lain aja" tanya Aditya mulai kesal dengan pertanyaan temannya


" iyiya mau. Gitu ajah marah. Jangan lupa tip nya. Hehehe" jawabnya cengengesan


" iya. Udah lo tenang aja. Gw satu jam dari sekarang informasi nya" ucapnya langsung mematikan panggilan.


Tidak lama kemudian hp Aditya berbunyi. Di lihatnya itu ada notif dari temannya Raka mengenai informasi keberadaan Melati istrinya . Setelah melihatnya, Aditya bergegas ke tempat Melati yang kebetulan tempatnya tidak terlalu jauh dari perusahaan Aditya.


Sesampainya


" Maaf permisi saya mau tanya dimana kamar istri saya berada" tanya Aditya cepat pada recepcionis di sana


" Maaf istri bapak siapa ya" tanya mereka sopan karena mereka mengenal siapa Aditya Kusuma yang merupakan salah satu pengusaha ternama di negara tersebut.


" Melati. Ini fotonya" sambil memperlihatkan foto Melati


" oh ibu Melati. Yang semalam memesan kamar"

__ADS_1


" iya Melati istri saya dimana kamarnya"


" ibu Melati berada di kamar ini pak. Silakan mari saya antar" sambil menunjukkan letak kamar


" ini pak, kamarnya ibu Melati"


" iya" jawab Aditya


" kalau begitu saya permisi dulu pak"


Sepeninggalan pegawai hotel. Aditya langsung mengetuk pintu kamar Melati. Tapi tidak ada jawaban. Namun Aditya tidak ia terus mengetuk pintu kamar Melati. Sampai tangannya sakit pintu tak kunjung di buka. Akhirnya Aditya memutuskan untuk menunggu di depan pintu dengan duduk sambil meletakkan kepalanya di atas lututnya.


Beberapa saat kemudian Melati sampai. Ia melihat ada orang sedang duduk di depan pintu kamarnya. Ia pun menegur orang tersebut.


" Maaf anda siapa. Mengapa duduk di depan pintu kamar saya" tanya Melati


Saat orang tersebut mengangkat kepalanya. Dan betapa kagetnya Melati ternyata orang tersebut adalah suaminya Aditya.


" mas Aditya. Kenapa kamu bisa ada disni" tanyanya Kaget


" Melati sayang" Aditya berdiri kemudian memeluk Melati. Melati hanya diam saja tanpa membalas pelukan suaminya.


" sayang aku khawatir banget sama kamu. Kenapa kamu ngak pulang ke rumah" lanjut Aditya melepas pelukan nya dan menatap Melati


Melihat Melati hanya diam saja. Aditya pun langsung menarik tangan Melati dan mengajaknya pulang. Saat di lobi hotel, Melati pun tersadar. Ia segera melepaskan tangan Aditya dari tangannya. Saat ingin protes. Ia melihat orang sedang lalu lalang di depan mereka. Akhirnya, ia menguntungkan niatnya dan menuruti Aditya untuk pulang. Melati tidak ingin berdebat di depan orang dengan suaminya. Karena ia tidak ingin mempermalukan suaminya di depan umum mengingat suaminya adalah pengusaha yang sukses.


#hmm si Melati udah di sakitin tetap ajah baik sama suaminya.

__ADS_1


Jgn lupa sedekah jempolnya ya. Hehhe😁. Salam sayang jauh dari Author 😘😘😍


__ADS_2