Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 36


__ADS_3

Hari ini, tepat satu tahun lalu, Aditya dan Natasya membina rumah tangga. Namun, sampai sekarang belum kemajuan dalam rumah tangga mereka. Aditya benar-benar tidak memberi peluang pada Natasya untuk mendekatinya. Rumah tangga bahagia yang ia impikan bersama Aditya tidak sesuai dengan harapannya. Setiap hari, Aditya bersikap cuek padanya. Ia tidak pernah menganggap keberadaan Natasya di rumah itu. Ia juga sering jarang pulang ke rumah. Waktunya, ia habiskan bekerja dan bekerja. Hampir tidak pernah ia menginjakkan kakinya di rumahnya bersama Natasya. Namun, setiap mertua ataupun orang tuanya, meminta mereka berkunjung seperti undangan makan malam. Atau di minta untuk menginap. Keduanya akan bersikap seperti suami istri pada umumnya. Hanya seperti itu, Natasya bisa berdekatan dengan suaminya. Walau begitu, Natasya tetap bertahan menjalani rumah tangga bersama Aditya. Karena ia yakin, jika suatu hari nanti Aditya akan mencintainya, seperti ia mencintai Aditya. Pikir Natasya.


Natasya berpikir keras bagaimana agar rumah tangganya bersama Aditya ada kemajuan, walau hanya sedikit saja. Akhirnya, Natasya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai model. Ia ingin jadi istri yang baik untuk Aditya. Yaitu ibu rumah tangga seperti pada umumnya. Yang melayani suaminya dengan baik. Ya walaupun, Natasya masih bekerja sebagai model, Natasya tetap melayani Aditya dengan baik. Contohnya, menyediakan makanan untuk Aditya. Walau pada akhirnya Aditya tidak pernah menyentuh atau memakannya. Dan pada akhirnya, Nastasya sendiri yang memakannya.


Sore ini, Natasya bersantai di taman, sambil memberi makan ikan peliharaannya. Sebenarnya, Natasya sendiri tidak suka memelihara ikan. Hanya saja, ia tau jika Aditya sangat suka memelihara ikan dari mertuanya. Di rumah Aditya dulu ada banyak sekali ikan hias. Ada yang di letakkan di aquarium dan ada juga yang di pelihara di kolam ikan.


Sejak itu juga, Natasya jadi menyukai apa yang di sukai Aditya. Bukan karena ingin di lihat oleh Aditya. Karena Natasya sendiri sudah terbiasa akan hal itu. Dan pada akhirnya ia malah menyukai kebiasaan itu. Mungkin kalau kata orang tua dulu. Alah bisa karena biasa. Tapi untuk Natasya alah bisa karena biasa dan akhirnya jadi suka atau hobi.

__ADS_1


Tiba-tiba, terdengar suara mobil berhenti di depan rumahnya. Natasya tau, dari bunyi mesinnya, jika itu adalah mobil suaminya, Aditya. Ia pun, ke depan untuk menyambut suaminya itu.


" Hai mas, assalamualaikum?" Sambut Natasya pada Aditya.


" Wallaikumsallam." Jawab Aditya memasuki rumah melewati Natasya seperti biasanya.


" Mas, aku mau bicara." Seru Natasya.

__ADS_1


" Ehh,, anu mas. Aku cuma mau bilang. Kalau aku, akan berhenti dari pekerjaanku jadi model. Aku hanya akan di rumah jadi istri yang baik untukmu supaya bisa melayanimu dengan baik nanti. Bagaimana menurutmu ma." Ujar Natasya tersenyum.


" Hanya itu. Terserah padamu, aku tidak peduli. Itu hidupmu, bukan hidupku. Aku akan ke kamar beristirahat. Jangan menggangguku dengan alasan makan malam." Ucap Aditya sinis berjalan ke kamarnya.


" Sampai kapan, kamu akan seperti ini padaku mas." Lirih Natasya namun di dengar oleh Aditya.


Aditya berhenti mendengar perkataan Natasya.

__ADS_1


" Sampai kamu meminta pisah denganku." Ucap Aditya dari tangga atas.


Sepeninggalan Aditya, Nastasya menitikkan air matanya. Ia sudah tau, jika jawaban Aditya, akan seperti ini nantinya. Tapi, ia tidak tau masih seperih ini mendengarnya. Ia pun menghapus air matanya, dan kembali ke kolam ikan untuk melanjutkan aktivitasnya tadi dan juga untuk menghibur dirinya. Ya saat Aditya, melontarkan kata-kata pedas untuknya. Natasya, selalu menghibur dirinya dengan bermain ikan yang ia pelihara dan juga menanam bunga. Dengan begitu kesedihannya akan berkurang sedikit.


__ADS_2