Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 7


__ADS_3

Di kamar Aditya melihat Melati hanya dia saja tanpa menghiraukan kehadirannya. Ia menghampiri Melati lalu berusaha untuk mengajak Melati berbicara. Tapi Melati, masih enggan untuk membuka suaranya.


" Melati sayang" ucap Aditya memegang bahu Melati


" Maaf mas aku mau bantuin bibi masak dulu" melepaskan tangan Aditya di bahunya menuju dapur


" hai bi Ani. Lagi apa" sapa Melati pada asisten rumah tangga yang sedang menyiapkan bahan untuk memasak makan malam nanti


"ehh non Melati. Ini non bibi lagi siapin bahan untuk makan malam nanti. Non Melati dari mana. Kok baru keliatan sih non" tanya bibi kepada Melati


" kemarin Melati lagi ke rumah teman Melati yang lagi sakit. Kasian dia sendirian orang tuanya di luar kota. Jadi Melati sekalian nginap juga bi" ujar Melati seraya menjelaskan


" ih gitu ya non" ucap bibi Ani


" sini bi Melati bantuin aja" ucap Melati mengambil alih kerjaan bibi Ani

__ADS_1


"tapi non. Emang ngak papa gitu" tanya bibi Ani segan


" ngak papa kok bi. Udah ya Biar Melati yang ngerjain ini. Bibi kerjain yang lain aja" titahnya pada bibi Ani


" iya non" jawab bibi Ani


Selama 1 jam 30 menit mereka berkutat atik di dapur. Akhirnya, masakan mereka selesai juga. Mereka memasak sayur asem , ayam kecap, sayur capcai, perkedel jagung dan tempe goreng di lengkapi sambal terasi. Oh iya jangan lupa nasi putih juga ya. Soalnya kurang mantap tanpa nasi putih loh. Hehehehe😁


Selesai memasak mereka menghidangkan semua masakan mereka di meja makan. Setelah itu, Melati menyuruh bibi Ani memanggil mertuanya untuk makan malam dan ia akan ke kamar untuk memanggil suaminya juga membersihkan dirinya.


Makan malam semua penghuni rumah berada di meja makan. Kecuali bibi Ani dan juga penjaga keamanan rumah. Mereka makan malam di meja belakang yang di khusus kan untuk mereka.


Sepeninggalan mereka, Melati mengatur meja makan dengan di bantu bibi Ani. Selesai itu, Melati meyuruh bibi Ani mengantar kopi hitam buatannya kesukaan suami dan ayah mertuanya ke ruang kerja suaminya. Kemudian ia beranjak ke kamar untuk istirahat.


Di dalam kamar Melati menerawang tentang rumah tangganya. Yang baru seumur jagung tapi sudah banyak saja ujian nya. Ujian dari suaminya berselingkuh dengan sekretarisnya. Mertuanya yang tidak pernah menyukainya. Di tambah lagi dengan kehadiran seorang wanita yang selalu berusaha merusak rumah tangganya dengan bantuan ibu mertuanya. Tanpa sadar air mata Melati dengan sendirinya. Sesungguhnya, Melati sudah tidak sanggup menjalani semuanya. Ia menangis untuk mengurangi beban di hatinya. Setelah puas menangis Melati ke kamar mandi untuk mencuci muka. Ia tidak Aditya melihat dirinya menangis lagi. Selesai mencuci muka, Melati kembali ke tempat tidur. Ia menyibakkan selimut untuk menutupi dirinya lalu ia tidur.

__ADS_1


Pukul 11.00 Aditya kembali ke kamarnya. Di lihatnya istrinya Melati sudah tertidur. Lalu ia ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya. Selesai itu, ia melihat baju tidur yang di siapkan Melati. Ia pun langsung memakainya. Setelah itu, ia naik ke atas tempat tidur untuk tidur di samping istrinya. Aditya menggeserkan tubuhnya untuk dekat dengan Melati istrinya. Di tatapnya istrinya itu, sedang tertidur pulas. Ia menyingkirkan rambut menutupi wajah cantik istrinya itu. Sambil menatap wajah cantik istrinya. Aditya merasa miris dengan dirinya sendiri. Walaupun ia sudah menyakiti perasaan istrinya itu. Akan tetapi Melati masih saja mau melayaninya dengan baik. Dari menyediakan makanan juga menyiapkan baju tidur untuknya. Aditya merasa gagal menjadi suami yang baik untuk Melati. Tidak terasa kantuk pun datang. Aditya pun tidur dengan membawa Melati ke dalam pelukannya. Aditya menyusul Melati mengarungi mimpinya.


Pagi harinya Melati terbangun. Ia melihat tangan suaminya melingkar di pinggang nya. Melati pun, mengangkat pelan pelan tangan suaminya itu. Lalu ia ke kamar mandi membersihkan dirinya. Kemudian ia turun ke dapur untuk membantu bibi Ani membuat sarapan.


" selamat pagi bibi Ani sayang" sapanya dengan senyum manis pada wanita paruh baya itu yang sedang membuat teh panas untuknya dan kopi panas untuk para pekerja lainnya.


" pagi juga non Melati yang cantik dan baik hati" balasnya dengan senyum pula


" non mau bibi buatin apa" lanjut bibi Ani


" Melati teh ajah bi" jawab Melati sambil duduk


" ya udah ini non" seru bibi Ani. Mereka pun minum teh bersama sambil sesekali bercanda. Bibi Ani sangat senang dan menyayangi Melati.


Bibi Ani kagum pada Melati walaupun di peristri oleh Aditya yang notabennya merupakan pengusaha yang cukup sukses. Nyatanya tidak membuat Melati sombong. Melati selalu memperlakukan para pekerja rumah dengan baik.

__ADS_1


Setelah menghabiskan minum. Mereka pun, memulai aktivitas mereka yaitu memasak. Mereka membuat nasi goreng bakso di lengkapi telur ceplok dan juga tetap menyediahkan roti tawar dan juga selainya. Melati membuatkan ibu mertuanya susu hangat, kopi hitam untuk suami dan ayah mertuanya dan air putih saja untuk Melati sendiri.


Jangan lupa jempol 👍manisnya untuk author ya manisku. Supaya author lebih semangat lagi dalam membuat ceritanya 😇


__ADS_2