
Dinda dan Melati pun masuk ke dalam rumah.
" bibi buatkan minum untuk saya dan Melati ya bi. Jangan lupa juga cemilannya" ucapnya pada asisten rumah tangga
" iya non, bibi buatkan dulu" jawab bibi menuju dapur
" iya bi" jawab Dinda " Mel kakak tinggal dulu ya. Kak Dinda mau ke kamar sebentar mau ganti baju dulu. Ngak papa kan" ucap Dinda pada Melati
" iya kak ngak papa kok. Aku tunggu di sini aja" jawab Melati
" oke" ucap Dinda menuju ke kamarnya
Setelah Dinda pergi, bibi datang membawakan minum sama cemilan buat mereka berdua
" ini non minum sama cemilannya" ucap bibi
" iya bi, makasih ya udah ngerepotin bibi" jawab Melati
" ngak kok non. Bibi tinggal dulu ke belakang ya" ucap bibi
" iya bibi silakan" jawab Melati lalu meneguk minuman yang di bawa bibi tadi
Lima menit kemudian Dinda kembali dari kamarnya menghampiri Melati yang sedang duduk di ruang keluarga.
" hai Mel, lama ya Nunggunya"tanya Dinda dengan meminum minumannya
" ngak kok kak"jawab Melati
" Mel, kita masak apa untuk makan malam nanti" tanya Dinda lagi
" emm m,,, masak apa ya kak. Aku juga bingung. Daniel adik kakak sukanya di masakin apa" tanya Melati
" Daniel sih orangnya ngak pernah pilih pilih makanan. Daniel orangnya suka makan apa aja asal itu makanannya enak" jawab Dinda
" oh gitu ya kak. Ntar aja kita pikirin. Masih jam tiga juga" ucap Melati
" iya kamu benar. Ntar abis sholat ashar kita pikirin mau masak apa gitu untuk makna malam nanti" ucap Dinda.
Dinda dan Melati pun mengobrol santai sambil menunggu sholat ashar datang. Mereka terlihat sangat akrab walau belum lama saling mengenal. Dinda sudah menganggap Melati seperti adiknya sendiri. Sudah sedari dulu ia ingin sekali punya adik perempuan. Namun itu tidak mungkin. Karena setelah melahirkan Daniel, ibunya harus mengangkat rahimnya. Rahim ibunya bermasalah sejak mengandung Daniel. Dokter sudah menyarankan bahwa ibunya Dinda harus mengaborsi bayi yang ada di kandunganya. Jika tidak nyawa ibunya yang akan terancam. Tapi ibunya tidak mau, ia bersikukuh tetap ingin mempertahankan bayi yang ada di kandunganya hingga Daniel di lahirkan. Walaupun pada saat melahirkan Daniel ia hampir saja kehilangan nyawanya. Dan beruntung ibunya Dinda masih di selamatkan walaupun harus mengorbankan rahimnya yang di angkat. Tetapi ibunya bersyukur, beliau bisa memberikan sepasang anak untuk ayahnya Dinda yaitu anak perempuan dan laki-laki.
Begitu juga dengan Melati. Ia sudah menganggap Dinda sebagai kakak perempuannya. Karena sejak orang tuanya meninggal pasca kecelakaan ketika ia baru kelas satu SMA, Melati benar benar sendiri. Ia tidak memiliki sanak saudara yang bisa di jadikan sebagai sandaran atau penopang hidupnya kala itu. Ibunya yang anak yatim piatu berasal dari panti asuhan dan ayahnya adalah perantau yang datang ke Jakarta bertemu dengan ibunya dan mereka memutuskan untuk menikah. Jadi bisa di katakan ayah dan ibunya tidak mempunyai saudara sama sekali di kota itu.
Melati juga merasa, sejak bertemu dengan Dinda. Ia merasakan kembali kasih sayang seorang keluarga yang hilang sejak orang tuanya meninggal. Dan kala itu ia menikah, berharap bisa merasakan kehangatan keluarga di keluarga suaminya. Namun itu tidak pernah ia dapatkan. Karena mertuanya tidak pernah menganggapnya ada di rumah itu. Suaminya juga hampir tidak punya waktu dengannya. Karena selalu saja di sibukkan dengan pekerjaan kantor. Jadi bisa di katakan Melati menikah, tapi merasa hidup sendiri seperti sewaktu belum menikah.
Usai sholat ashar. Melati dan Dinda menuju dapur. Kali ini mereka yang akan memasak. Dan Asisten rumah tangga akan cuti sebentar dari aktivitas memasaknya.
" kak, di kulkas ada apa p aja yang bisa di masak" tanya Dinda
" ngak tau. Ayo kita lihat dulu" jawab Dinda membuka kulkas
Di bukanya kulkas itu, dan ternyata di dalamnya banyak sekali bahan makanan yang bisa di olah menjadi masakan yang lezat. Di situ ada ayam, daging, kerang dan teman-temannya, salmon, gurame, nila, telur dan sayur sayuran segar. Melihat begitu banyak isi kulkas Melati dan Dinda malah semakin bingung ingin memasak apa untuk makan malam nanti.
" Melati kita masak apa nih" tanya Dinda bingung
" ngak tau aku kak"jawab Melati yang ikut bingung juga" oh gimana kita buka di youtube aja kak, siapa tau kita nemu ide untuk kita masak nanti" lanjut Melati
" ohh iya kamu benar Mel" ucap Dinda mengambil ponselnya " ini Melati coba liat dulu. Kakak mau ke kamar mandi sebentar. Udah kebelet nih Mel" ucap Dinda sambil berlari ke kamar mandi
" eeeh iyiya kak" jawab Melati mengambil hp Dinda
Melati pun mencari sendiri menu yang akan ia masak nanti. Dan sekitar 15 menit ia melihat video masak di yootube. Akhirnya Melati menemukan beberapa menu makanan yang akan di buatanya. Ia pun meletakkan kembali hp Dinda bertepatan dengan kembalinya Dinda dari kamar mandi
" gimana Mel, udah nemu idenya" tanya Dinda
" udah kak. Ayo kita mulai kerjanya. Tapi kak Dinda cuci tangan dulu. Kan kak Dinda tadi baru abis itu" ucap Melati mengingatkan Dinda
" iihhh apa sih kamu Mel" ujar Dinda cemberut " orang akunya udah cuci tangan tadi. nih bau tangan aku kalo ngak percaya" ucap Dinda sambil mendekatkan tangannya di hidung Melati
" iyiya ampun kak. Aku cuma becanda kok. Kenapa kakak sebel" ucap Melati menangkis tangan Dinda
" okey. Trus kita mau masak apa Mel" tanya Dinda lagi
"kita akan masak pentol bakso sama kuah nya, kerang asam manis pedas, sayur capcai dan juga ayam kecap kak. Tolong kakak keluarin daging sapi ayang sama kerang ya dan juga sayurannya juga kak. Aku akan menyiapkan dulu bumbu masakannya" pinta Melati pada Dinda
" oke siap Mel" jawab Dinda mengeluarkan isi kulkas sesuai yang di bilang Melati " nih Mel, udah aku keluarin semua yang kamu bilang" lanjutnya menutup kembali pintu kulkas
" oke thanks kak. Ini bumbunya udah aku bersihkan. Ayo kita mulai bersihkan semua ini kak" jawab Melati
" oke siap Melatiku" ucap Dinda
Melati dan Dinda pun memulai acara masak masak mereka. Tapi sebelum mereka memulainya. Melati menyetel lagu korea dari blackpink yang judulnya fire where young di speakers yang di bawa Dinda tadi. Kebetulan Dinda juga menyukai musik korea. Tapi ia tidak menetap pada satu Girls gruf, boy gruf ataupun penyanyi solo di sana. Dinda pun buka seorang kpopers. Dinda hanya suka mendengar musik korea yang menurutnya enak di dengar kupingnya.
uri eomman maeil naege malhaesseo
eonjena namja joshimharago
sarangeun machi buljangnan gataseo
dachinikka Eh
eomma mari kkok majeuljjido molla
neol bomyeon nae mami tteugeopge daraolla
duryeoumbodan neol hyanghan kkeullimi
deo keunikka Eh
meomchul su eomneun i tteollimeun
On and on and on
__ADS_1
nae jeonbureul neoran sesange
da deonjigo shipeo
Look at me look at me now
ireoke neon nal aetaeugo itjana
uri sarangeun buljangnan
My love is on fire
Now burn baby burn
buljangnan
My love is on fire
So don't play with me boy
buljangnan
Oh no nan imi meolli wabeoryeonneungeol
eoneusae i modeun ge jangnani anin geol
sarangiran ppalgan bulsshi
bureora baram deo keojeoganeun bulkkil
ige yaginji doginji uri eommado molla
nae mam doduginde wae gyeongchaldo molla
bul buteun nae shimjange deo bueora neoran gireum
Kiss him will I diss him
I don't know but I miss him
jungdogeul neomeoseon i sarangeun crack
nae shimjange saekkareun black
meomchul su eomneun i tteollimeun
On and on and on
nae jeonbureul neoran bulkkil sogeuro
deonjigo shipeo
Look at me look at me now
ireoke neon nal aetaeugo itjana
uri sarangeun buljangnan
My love is on fire
Now burn baby burn
buljangnan
My love is on fire
So don't play with me boy
buljangnan
geotjabeul suga eomneun geol
neomuna ppalli peojeo ganeun i bulkkil
ireon nal meomchuji ma
i sarangi oneul bameul taeweobeorige Woo
English Translation
My mom told me every day
To always be careful of guys
Because love is like playing with fire
I'll get hurt
My mom might be right
Because when I see you, my heart gets hot
Because rather than fear
My attraction to you is bigger
I can't stop this trembling
On and on and on
I wanna throw my all
__ADS_1
Into your world
Look at me look at me now
You are burning me up like this
I can't turn it off
Our love that's like playing with fire
My love is on fire
Now burn baby burn
Playing with fire
My love is on fire
So don't play with me boy
Playing with fire
Oh no, I've already come too far
Suddenly, none of this is a game anymore
Love is like red fire
Blow, wind, so the fire will grow
Is this medicine or poison? Not even my mom knows
A robber in my heart, why don't the police know?
Pour out your oil in my burning heart
kiss him will I diss him
I don't know but I miss him
This is past addiction, this love is crack
The color of my heart is black
I can't stop this trembling
On and on and on
I wanna throw my all
Into your fiery path
Look at me look at me now
You are burning me up like this
I can't turn it off
Our love that's like playing with fire
My love is on fire
Now burn baby burn
Playing with fire
My love is on fire
So don't play with me boy
Playing with fire
I can't control it
This fire path is spreading too quickly
Don't stop me
So this love can burn up this night
Sekitar satu jam tiga puluh menit,Dinda dan Melati berkutat atik di dapur. Dan akhirnya masakan mereka selesai di masak dan tinggal di hidangkan di atas meja saja.
" hemmm, Mel kamu emang jago masak ya. Hanya dengan melihat video saja kamu bisa membuat semua masakan yang enak ini" puji Dinda menatap kagum pada makanan yang telah mereka masak itu.
" aaa,, kak Dinda berlebihan. Aku kan hanya mengikuti apa yang di video itu saja" jawab Melati tersenyum
" tapi kalau aku yang masak sambil lihat video seperti ngak bakalan enak seperti punya ini Mel"
" iya deh, terserah kak Dinda aja. Ayo kita simpan dulu semua masakan kita ini" ucap Melati
" oh iya. Masukkan di dalam lemari saja Mel" jawab Dinda. Mereka pun menyimpan masakannya di dalam lemari penyimpanan " Mel, kamu mandi dulu ya. Pake baju kakak ajah. Badan kita ngak beda jauh. Jadi baju kak Dinda pasti pas di badan kamu ini" ucapnya lagi kepada Melati
" emang ngak papa kak" tanya Melati sungkan
" ngak papalah. Udah kamu ngak sungkan gitu sama kak Dinda. Ayo ikut kak Dinda ke kamar" ajaknya pada Melati yang terlihat tidak enak pada Dinda
Melati pun mengikuti langkah kaki Dinda ke kamarnya. Di dalam kamar Dinda langsung menyuruh Melati mandi. Sementara ia akan menyiapkan baju yang akan di pakai Melati nanti.
Sekitar dua puluh menit, Melati pun selesai mandi. Melihat Melati yang keluar dari kamar mandi Dinda langsung menyerahkan baju yang akan di pakai Melati. Melati pun menerima baju itu dan kembali ke kamar mandi untuk memakai baju tersebut.
Melati terlihat cantik memakai baju yang pinjamkan Dinda padanya. Dinda pun terkesima melihat Melati terlihat cantik memakai baju itu. Baju itu adalah baju yang belum pernah ia pakai. Ia pun menyuruh Melati untuk berhias menggunakan make up miliknya juga. Sementara ia akan mandi. Karena badannya sudah terasa sangat lengket dengan bau bumbu masakan tadi.
__ADS_1