Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 18


__ADS_3

Setibanya di depan restoran. Melati dan Dinda di sambut ramah oleh pelayan di sana. Mereka mengantarkan Melati dan Dinda ke meja mereka dengan sopan. Lalu pelayan memberikan Melati dan Dinda buku menu. Saat membuka dan melihatnya Melati sudah tidak kaget lagi dengan harganya. Semua makanan di buku menu itu sangat mahal.


Dulu ketika masih bersama Aditya, Melati terbiasa makan di tempat seperti ini. Tapi sekarang semuanya berubah setelah ia dan Aditya Bercerai. Sudah tidak ada lagi kemewahan yang dulu biasa ia dapatkan ketika ia masih berstatus istrinya Aditya.


Melati pun memesan makanan yang tidak terlalu mahal juga tidak terlalu murah di restoran itu. Sebenarnya Melati mampu membayarnya. Hanya saja dia harus menghemat pengeluarannya untuk nanti merenovasi ruko yang baru di belinya juga harus menyediakan modal untuk ia memulai usahanya nanti.


Mengetahui Melati memesan makanan seperti itu Dinda pun paham. Ia juga tidak bertanya mengapa Melati memesan makanan itu. Karena Dinda menjaga perasaan Melati di depan pelayan yang berada di situ. Dinda pun memesan makanan lebih banyak agar ia bisa memakannya bersama Melati. Melihat Dinda memesan makanan begitu banyak Melati kaget


" mbak , pesannya kok banyak gitu. Emang mbak bisa menghabiskan semuanya" tanya Melati heran


" kan ada kamu yang bantuin mbak untuk menghabiskannya" jawab Dinda mengedipkan matanya pada Melati.


Melihat Dinda kelakuan seperti itu, Melati hanya menggelengkan kepalanya.


Tidak menunggu lama. Makanan yang mereka pesan pun datang. Pelayan pun menyajikannya di atas meja. Melihat makanan yang menggiurkan lidah yang di hidangan pelayan satu persatu, Dinda dan Melati menelan ludah mereka. Mereka sudah tidak sabar untuk memakannya. Di tambah lagi perut mereka yang sudah semakin keroncong saja. Saat pelayan selesai menyanyikannya. Mereka bersiap untuk menyantapnya.


" silakan di nikmati hidangannya nona" ucap pelayan yang undur diri ke belakang


" iya makasih mbak" jawab mereka bersamaan


Melihat dan Dinda mengambil makanan mereka masing-masing. Saat akan memasukkan makanannya ke dalam mulutnya. Tiba tiba seorang lelaki menepuk pundak Dinda.


" kakak, kak Dinda disini" Dinda menoleh ke arah belakangnya


" dek rupanya kamu toh" ucap Dinda kepada adiknya

__ADS_1


" iya kak ini aku" ujarnya masih berdiri di samping kakaknya


" kamu sedang apa disini" tanya Dinda kepada adiknya


" aku tadi baru saja melakukan pertemuan dengan klien baru kak" jawab adikknya


FLASHBACK


Di sebuah restoran terlihat seorang lelaki sedang melakukan pertemuan dengan kliennya. Mereka terlihat serius seperti sedang membahas sesuatu. Saat mendapat kesepakatan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Mereka pun menyetujui kerja sama mereka itu. Dan mereka pun menyudahi pembahasan mereka.


Pria itu pamit undur diri dari sana. Tadi kliennya yang sudah menjadi rekan bisnisnya itu menawarkan makan siang bersama. Tetapi, pria menolaknya. Ia lebih memilih makan siang di kantin kantornya. Karena menurutnya cita rasa di restoran ini tidak beda jauh dengan cita rasa kantin kantornya.


Pria itu berjalan keluar restoran, tapi tanpa sengaja matanya menangkap bayangan seorang yang sangat di kenalnya berada di restoran itu. Orang itu tak lain adalah kakaknya. Ia bertanya tanya sedang apa kakaknya di restoran ini. Karena tidak biasanya kakaknya makan siang di luar rumah. Setelah kejadian yang menimpa kakaknya beberapa waktu lalu dan usai ia menyerahkan urusan perusahaan padanya. Kakaknya hampir tidak pernah keluar rumah apalagi berinteraksi dengan orang lain termasuk teman teman terdekatnya.


Tapi sekarang ia melihat di depan matanya, ia melihat kakaknya sedang makan siang di luar bersama seorang wanita yang ia tidak tau siapa. Wajah wanita itu pun tidak terlihat olehnya karena di tutupi oleh kakaknya. Ia pun memutuskan untuk menghampiri kakaknya itu


" oh begitu rupanya. Kamu sudah makan siang" tanya Dinda kepada adiknya itu


" kebetulan belum kak. Tadi setelah rapat dengan klien aku memutuskan makan siang di kantin kantor saja. Tapi saat pulang aku melihat kakak di sini. Jadi aku menghampiri kakak saja" ujar adiknya itu


" ya udah kamu makan siang bareng kita saja. Kebetulan juga kakak memesan makanan lebih di sini" ajak Dinda pada adiknya


"ya udah kalo kakak maksa" ucap adiknya


" kamu tuh ya"

__ADS_1


Tanpa sengaja Dinda dan adiknyamelupakan keberadaan Melati di sana. Tapi Melati memakluminya. Pria yang adik Dinda itu pun duduk di samping Dinda. Melihat ada seorang wanita cantik duduk di depannya. Adik Dinda melirik ke arah Dinda yang kebetulan melihat ke arahnya. Adiknya bertanya dengan lirikan matanya tentang siapa wanita yang ada di depannya itu. Dinda yang menyadari pertanyaan dari adiknya itu, langsung memperkenalkan Melati kepada adiknya


" Melati maaf ya tadi saya sampai lupa kalau di sini ada kamu" ucap Dinda kepada Melati


" iya ngak papa kok mbak" jawab Melati


" oh iya Mel, perkenalkan juga itu adikku. Ayo silahkan kalian berkenalan dulu" titahnya kepada Melati dan adiknya


" perkenalkan saya Daniel, adiknya kak Dinda" ucap Daniel mengulurkan tangannya kepada Melati


" perkenalkan juga saya Melati" jawab Melati menerima uluran tangan Daniel


" ayo sekarang kita makan dulu sebelum makanannya dingin pasti udah ngak enak lagi" ucap Dinda


" iya kak" jawab Daniel


Melati Dinda dan Daniel adiknya Dinda pun makan diam. Hanya sendok dan garpu saja yang berbunyi. Tapi sesekali Dinda dan adiknya Daniel berbicara. Mereka membicarakan tentang kemajuan perusahaan. Melati dian saja sambil memakan makanannya.


Setelah makan siang Daniel pulang ke kantornya. Dinda dan Melati juga pulang ke rumah. Mereka berjalan bersama ke parkiran. Setibanya di parkiran mereka berpisah. Daniel menaiki mobilnya sendiri dan melajukan mobilnya ke arah kantornya. Melati dan Dinda pun begitu, mereka masuk ke dalam mobil Dinda. Dinda langsung menancap gas mengemudikan mobilnya meninggalkan restoran itu menuju arah pulang rumah mereka. Dinda mengantarkan Melati sampai di depan rumahnya. Lalu ia pulang menuju rumahnya.


Jangan lupa di


Like


Komen

__ADS_1


Vote juga,


Share ya


__ADS_2