Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 32


__ADS_3

" Emm,, nak Dinda. Sebagai tanda ucapan terima kasih dari saya karena nak Dinda sudah menolong cucu saya. Apakah nak Dinda mau menerima tawaran saya untuk makan malam di rumah kami, jika nak Dinda pun waktunya." Pinta Mira pada Dinda.


" Bisa tante. Tapi kalau untuk malam ini, saya tidak bisa tante." Jawab Dinda sungkan.


" Iya tidak apa nak Dinda. Kapan pun nak Dinda punya waktu bisa datang ke rumah kami untuk makan malam bersama kami. Bisa saya minta nomor ponselnya nak Dinda, agar saya bisa menghubungi nak Dinda nanti jika nak Dinda sudah punya waktu untuk makan siang bersama kami di rumah." Ucap Mira.


" Bisa tante. Ini nomor ponselnya saya tante." Jawab Dinda sambil mengetikan nomor ponselnya di hpnya Mira.


" sekali lagi saya ucapkan terima kasih ya nak Dinda." Ucap Mira.


" Iya tante sama-sama. Kalau begitu saya permisi dulu tante. Taksi saya sudah menunggu dari tadi." Jawab Dinda.


" Iya nak Dinda silakan." Ucap Mira.


" Arin sayang. Tante pulang dulu ya." Tanya Dinda pada Arin.

__ADS_1


" Ya, kok cantik pulang sih. Nanti Arin sudah tidak bisa bertemu dengan tante cantik lagi." Jawab Arin merengek pada Dinda seakan tidak ingin berpisah dengannya.


" Arin sayang, kita msih bisa bertemu kok." Bujuk Dinda pada Arin.


" Beneran. Tante cantik ngak bohong kan." Tanya Arin seketika tersenyum.


" Iya sayang. Tante ngak bohong kok. Nomor ponsel tante sudah ada pada oma Arin. Jadi, kalau Arin ingin bertemu dengan tante, Arin bisa datang ke rumah tante dengan meminta pada oma untuk menelepon tante." Jawab Dinda.


" Oma, benar seperti itu." Tanya Arin pada omanya Mira. Dan Mira pun menganguk iya. Arin tersenyum ceria.


" Udah sekarang. Tante pulang ya sayang. Arin jangan sedih lagi ya." Ucap Dinda padanya.


" Iya tante cantik. Arin ngak sedih lagi kok." Jawab Arin.


Dinda pun segera pergi dari hadapan Arin dan omanya Mira. Begitu juga dengan Arin dan Mira. Mereka juga pulang dengan sopir yang di kirim anaknya untuk menjemput mereka pulang ke rumah.

__ADS_1


***


Di rumah Melati.


Setelah pulang tiba di rumahnya, Melati langsung bergegas ke kamar mandi, untuk membersihkan badannya dari aktivitas di cafe. Melati berendam dulu selama 30 menit dengan memakai aroma terapi Vanilla di bathupnya. Sambil berendam, Melati mendengarkan musik dengan volume kecil untuk menenangkan pikirannya dengan menutup matanya. Tidak lupa juga ia memasang alarm, pertanda durasi ia akan berendam.


Alarm yang di pasang Melati pun berbunyi. Ia segera berdiri dari bathup dan membersihkan tubuhnya dengan air dari shower di kamar mandinya. Setelah itu, Melati pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan jubah mandinya. Sebelum memakai baju Melati mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Setelah kering, ia langsung memakai baju. Kemudian ia mengambil mukenah untuk menjalankan sholat Maghrib.


Setelah sholat, Melati segera ke dapur untuk membuat makan malam untuknya. Malam ini dia ingin memakan mie ramyon dari Korea Selatan. Melati memasukkan beberapa sayuran udang dan juga bakso ke dalam ramyon miliknya. Setelah masak, Melati langsung memakannya hingga habis.


Pukul .08.30 tepat setelah sholat Is'ya, Melati duduk di ruang tamu dengan tv yang terputar. Melati membuka ponselnya, ia melihat berita tentang mantan suaminya yang sudah menikah dengan model yang tak lain adalah Natasya. Wanita yang tak lain yang juga merusak rumah tangganya. Pernikahan mantan suaminya Aditya sudah terjalin sejak beberapa bulan belakangan. Hanya saja Melati tidak pernah mendengarnya. Karena selama ini, ia hampir tidak punya waktu untuk melihat berita apalagi untuk membuka media sosial miliknya.


" Cepat sekali kau menikahinya mas. Apakah sudah tidak ada lagi sedikit saja rasa cintamu padaku. Aku di sini, masih belum bisa melupakanmu. Walau kita Bercerai hampir 6 bulan lamanya. Semoga kau bahagia mas. Dan semoga ini adalah pernikahan terakhirmu. Apalagi wanita itu adalah gadis pilihan orang tuamu mas." Ucap Melati meneteskan air matanya meletakkan kembali ponselnya. Melati menangis segukan mengingat pernikahannya dengan Aditya dulu. Yang kandas begitu saja. padahal, jika di lihat pernikahan mereka baru seumur jagung. Karena keegoisan mertuanya dan Aditya yang pernah berselingkuh dengan temannya sendiri. Tega sekali mereka. Pikir Melati.


Melihat waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 malam. Melati mematikan tvnya. Ia kembali ke kamarnya untuk segera tidur. Dia ingin tidur agar bisa melupakan semuanya tentang masa lalunya yang penuh luka.

__ADS_1


__ADS_2