Terpaksa Bercerai Muda

Terpaksa Bercerai Muda
Episode 26


__ADS_3

Melihat kedua cucunya terlihat gembira kakek dan nenek pun saling menatap dan mereka pun setuju untuk tinggal di rumah itu" baiklah nak Melati saya istri akan tinggal di sini. Kami tidak tega jika melihat kedua senyum di wajah cucu kami hilang jika kami menolak tawaran nak Melati ini"


Mendengar persetujuan dari pasangan suami istri itu, Melati pun tersenyum senang


"Alhamdulillah kek nek saya senang mendengarnya" tutur Melati " Vano Vina kalian senang kan tinggal di sini" lanjut Melati menghampiri kedua bocah mugil tersebut


" iya kakak cantik kami senang tinggal di sini" jawab keduanya dengan suara cadel


" kakak senang mendengarnya"


" apa kakak cantik juga akan tinggal bersama kami juga" tanya Devina


" tidak kakak tidak akan tinggal bersama kalian sayang" jawab Melati lembut


" ya kenapa begitu. Padahal aku sama ka Vano senang kalau kakak cantik juga tinggal bersama kami juga" ucap Vina sedih


Melihat wajah sedih kedua bocah itu Melati pun tidak tega" Vano Vina walaupun kakak tidak tinggal bersama kalian. Tapi kakak janji akan sering kesini untuk melihat Vina sama Vano. Rumah kakak juga tidak begitu jauh dari sini kok. Nanti kakak ajak kalian jalan jalan juga. Mau kan" bujuk Melati


Mendengar kata jalan jalan kedua kakak adik itu pun langsung tersenyum " iya kakak cantik kami mau. Tapi benar ya kakak cantik" jawab Vina

__ADS_1


" iya sayang kakak ngak bohong kok" ucap Melati mencium pipi keduanya bergantian " ya sudah kalian lanjut mainnya ya. Kakak mau ke kakek dan nenek dulu" lanjut Melati


" iya kakak cantik. Ayo kak Vano" jawab Vina


Melati pun menghampiri kedua pasangan suami istri itu yang berada di belakangnya


" nenek saya mau ajak kakek keluar sebentar boleh" tanya Melati pada kakek


" iya boleh nak Melati" jawab nenek


" ayo kek ikut Melati sebentar ya" ajaknya pada kakek


Melati pun mengajak kakek keluar untuk membeli kebutuhan merek nanti. Tapi sebelumnya kakek di bantu sopir menurunkan barang bawaan mereka di mobil. Mereka juga tetap naik mobil yang mereka naiki tadi.


Setelah sampai di pasar terdekat. Melati yang di ikuti kakek pun segera turun dari mobil. Melati tetap menyuruh pemilik mobil itu menunggu l mereka kembali nanti.


Melati membelikan kakek bahan pokok dapur seperti beras, telur, ikan kaleng, ikan mentah ayam sayuran juga daging sapi dan berbagai macam bumbu rempah rempah beserta pelengkapnya seperti garam dan teman temannya. Ia juga membelikan susu, kopi, gula, peralatan masak, peralatan makan dan juga peralatan mandi mereka nanti. Berhubung di rumah itu sudah punya kulkas jadi semua yang mudah basi akan simpan di kulkas.


Merasa semua keperluan mereka sudah di belinya. Melati dan kakek pun mencari kuli angkat di pasar itu untuk membantu mereka mengangkat belanjaan mereka.

__ADS_1


Setelah sampai di mobil, Melati melihat jika belanjaan mereka itu tidak akan muat di mobil. Jadi Melati mencari mobil pick up untuk di sewanya membawa semua belanjaan mereka. Melati dan kakek Anwar tetap naik mobil tadi. Tidak lupa juga Melati memberikan dua uang seratus ribu pada kuli angkat. Kuli itu terlihat senang dan mengucapkan terima kasih pada Melati karena uang bayarannya melebihi apa yang ia kerjakan.


Sesampainya di rumah mereka langsung membawa masuk belanjaan mereka. Nenek terlihat haru melihat semua itu. Pasalnya selama ini mereka tidak pernah membeli belanjaan sebanyak Melati beli.


Berhubung hari yang sudah mulai gelap, Melati pamit pulang pada mereka semua. Sebelum pergi Melati meninggalkan beberapa uang untuk keperluan mereka nanti. Terutama untuk Devano dan Devina. Entah mengapa pertama kali melihat kedua kakak adik itu Melati langsung jatuh hati pada keduanya.


~~~


Hari ini sekitar jam sembilan pagi Melati dan Dinda tiba di cafe Melati. Hari ini Melati akan mulai menata cafe agar menarik dan tidak membosankan dan tentunya juga bisa menarik minta pengunjung.


Mereka menata Cafe di bantu oleh Rahmad dan keponakan yang sengaja di bawah oleh pak Rahmad tadi.


Selesai menata dan mengatur ruang cafe sesuai dengan keinginan Melati, mereka beristirahat sejenak sambil menunggu papan nama yang di pesan oleh Melati untuk cafe nanti. Dengan meminum air mineral yang di beli pak Rahmat di mini Market terdekat.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya papan nama yang mereka tunggu akhirnya datang. Pak di bantu orang yang mengantar segera memasangnya di depan atas cafe Melati. Setelah memasangnya Melati memberikan uang jasa pengantar pada orang yang mengantar tadi. Melati menamai cafe miliknya dengan nama" CAFE MELATI ". Melati menggunakan nama yang sesuai dengan namanya sendiri.


Sekarang Melati tinggal mencari karyawan untuk bekerja di cafenya. Ia sudah mendapatkan satu orang calon karyawan di cafe yaitu keponakannya pak Rahmat. Melati juga meminta tolong pada Dinda untuk membuat brosur lowongan kerja untuk cafenya. Syarat yang di berikan Melati tidak sulit. Tidak harus punya ijasah, yang penting punya minat kerja dan yang terlebih penting bisa memasak makanan yang enak.


Satu bulan kemudian Melati akan memulai membuka cafenya. Untuk pertama pembukaan Melati memberikan potongan harga 50% dan selama seminggu akan di beri potongan harga 25%. Dan itu cukup menarik minat para pengunjung untuk datang ke cafe miliknya. Melati menyuguhkan berbagai jenis makanan yang enak dan tentunya tidak terlalu menguras kantong pengunjung. Dalam waktu sebulan pembukaan, cafe milik Melati cukup sukses di katakan sebagai tempat makan baru. Di cafenya, Melati juga menyuguhkan spot foto dan penyanyi yang bisa menghibur orang yang sedang makan di sana.

__ADS_1


Melati membuka cafenya di mulai dari hari selasa hingga minggu. Mengapa demikian? Karena terkadang jika Melati tutup pada hari minggu, ia akan meluangkan waktunya untuk berjalan menikmati waktu santainya. Tapi setiap ingin mendatangi beberapa tokoh, selalu saja tutup. Di karenakan itu adalah hari libur. Maka dari itu ia memutuskan untuk membuka cafenya pada hari selasa sampai minggu. Karyawan di tempat kerja Melati juga tidak komplen, karena jika setiap malam minggu, cafenya Melati selalu saja ramai di kunjungi pengunjung terlebih lagi anak muda dan kebanyakan di antaranya adalah pria. Mereka datang tujuan utama bukan untuk sekedar makan saja. Tapi mereka tau jika pemilik cafe itu adalah seorang wanita yang cantik dan singel. Dan mereka ingin berkenalan dengan Melati dan meminta nomor ponselnya Melati. Tapi Melati hanya mau kenalan saja, untuk nomor ponsel ia tidak memberikannya. Hehehe,,, emang dasar laki-laki suka modus. Dan itu akan memberikan untung yang cukup besar, dan Melati akan memberikan mereka bonus di luar gaji bulanan mereka.


__ADS_2