The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Sebuah jebakan


__ADS_3

In every series of stories there must be regret, that's where we can take the meaning of life.


One of God's ways of making you great is by putting regret at the very back.


Neglect will only lead to a regret in tomorrow, because the time that has passed will not come back again.


Setiap rangkaian cerita itu pasti ada penyesalan, di situlah kita bisa ambil maknanya arti sebuah kehidupan.


Salah satu cara Tuhan yang membuat Anda menjadi hebat adalah dengan meletakkan penyesalan di posisi paling belakang.


Kelalaian hanya akan menyebabkan sebuah penyesalan di hari esok, karena waktu yang telah berlalu tidak akan kembali lagi.


Semua awal kehidupan adalah babak baru begitu seterusnya dan berlalu untuk perjalanan poros waktu, tidak ada namanya babak akhir.


Dan ketika kau menemukan sebuah jawaban dari masalah hidupmu, atau seseorang terdekat yang meninggalkanmu kau akan tau bahwa setiap bergantian hari adalah hari pertama meski sudah berlangsung atau melewati minggu-minggu lalu.


Kehidupan bukan untuk ujian tapi persiapan untuk memulai ujian itu sendiri dengan bantuan orang lain atau tanpa bantuan orang kita tetaplah manusia yang masih bertahan untuk berpijak di bumi tanpa tau hari akhir akan datang seperti apa.


...


"Kau...adalah anak yang di berkati oleh dia."ucap pria berjanggut putih itu pelan tapi sayangnya Akira masih mendengarnya.


"Apa?kau bilang sesuatu?"


Ketua sekte itu menyeringai entah apa yang di rencanakannya, tapi tiba-tiba bunyi sirene polisi menyapa Indra pendengaran mereka bersamaan hal itu muncul Haru yang baru saja datang bersama para polisi yang tengah memborgol beberapa orang-orang itu.


"Kak Haru!"


"Hana!"


Kedua kakak adik itu saling berpelukan menyalurkan rasa rindu dan kekuatan persaudaraan.


"Maaf kak, harusnya Hana mendengarkan kata- kata kak Haru."ucap Hana tanpa sadar terisak.


Dia tak bisa menahan air matanya lagi karna rasa ketakutan dan kecemasannya.


"Tidak apa-apa, semua itu sudah terjadi."ucap Haru sambil mengusap lembut rambut adiknya itu, dia sangat khawatir dan untunglah sekarang kekhawatiran itu berkurang karna perasaan bahagia bisa bertemu kembali dengan adiknya dalam keadaan baik-baik saja.


"Akira..."


"Kami sudah menangkap ketua mereka."ucap Akira sambil menunjuk ketua sekte yang masih terikat di pohon itu.


Para polisi mengangguk mengerti dengan kode dari atasannya dan lalu menangkap ketua dari sekte aneh itu.


Tapi entah kenapa, tatapan ketua sekte itu terus menatap kearah Akira dan tak berhenti memandangnya membuat Haru merasa heran sekaligus curiga.

__ADS_1


"Maafkan ketidak nyamanan camping kalian, tapi kami akan membawa mereka ke kantor polisi untuk pemeriksaan dan apa ada dari kalian yang ingin menjadi saksi?"tanya polisi itu.


"Biar aku aja, tapi tolong antar kami dan murid-murid ku kembali sekolah supaya mereka bisa pulang dan menenangkan diri untuk sementara."ucap sang guru yang merasa bersalah, dia yakin beberapa dari muridnya masih merasa shock dengan kejadian yang menimpa mereka beberapa jam yang lalu.


"Maafkan aku anak-anak, aku benar-benar menyesal membawa kalian ke hutan ini."


Mereka semua tertunduk mendengar perkataan guru mereka, ini semua telah terjadi dan mereka telah memaklumi karna sebuah penyesalan selalu di letakan di akhir supaya tidak ada yang mengulangnya lagi.


Akan tetapi...


"Tidak taukah kalau kalian hanya sebuah jebakan untuk memancing masalah besarnya?ini belum berakhir...oh ya kau mungkin berhasil menyelamatkan nyawa adikmu sebagai persembahan tapi dia...


Ya kami sudah menemukannya, pangeran iblis itu sudah berada di hadapan kalian hahaha..."tiba-tiba pria tua itu tertawa dan mengatakan hal aneh membuat mereka semua binggung.l dan menganggap kalau ketua sekte itu sudah gila.


Tapi tidak bagi Haru yang merasa aneh dengan tatapan ketua itu yang terus memandang kearah Akira.


Tunggu...


Apa maksudnya?


Hanya sebuah jebakan?


Sementara Akira berbisik pada Hana.


"Dia sepertinya terkena gangguan jiwa setelah rencana busuknya terbongkar dan tertangkap."


"Dia gila...mana ada pangeran iblis, ayolah itu hanya dongeng konyol."ucap Melly menimpali.


...


"Akira."


"Hm?"


"Apa kau tadi pria berjanggut putih itu terus menatap kearah mu."


"Aku tau."


Haru memasang wajah serius.


"Itu artinya dia punya sesuatu atau rencana lain yang tidak kita ketahui kan?"


"Jika dia sudah berada dalam jeruji besi dia tak akan pernah keluar."ucapan Akira membuat Haru diam.


Itu benar, tapi kenapa dia merasa...

__ADS_1


"Akira kau pernah bilang bahwa kau pernah ke hutan itu dan menemukan lokasi persembunyian mereka, tebakanmu memang tepat sasaran tapi apa kau pernah berjumpa dengan salah satu dari mereka?"


Akira mengerjapkan matanya sambil memasang pose binggung.


"Aku tidak ingat...."


"Kenapa kau tak ingat?"


Hana yang mendengar pembicaraan mereka pun ingin ikut mendengarkan ya, mereka bertiga sudah berada di mobil untuk perjalanan pulang sementara beberapa murid pulang mengunakan bis sekolah.


"Mana aku tau."


"Apa kau menjadi pikun huh?ayolah kau belum terlalu berumur Akira cobalah mengingatnya!"ucap Haru mendesak temannya itu.


Ya dia berusaha mencari tau kebenaran di balik rasa penasarannya.


Sedangkan Akira dia menghela napas lalu menatap Haru.


"Aku benar-benar tak mengingat apapun, saat itu kami liburan ke kakek juga sudah lama sekali entahlah aku hanya tak bisa mengingatnya seolah-olah...oh ya aku merasa familiar dengan wajah kakek berjanggut putih itu."


"Maksudmu ketua sekte tadi?"


Akira menganggukan kepalanya.


"Apa kakak mengenalnya atau bertemu dengannya?"kini giliran Hana yang bertanya penasaran.


"Aku lupa...tapi dia seperti familiar seolah aku pernah melihatnya."


...


Pernahkah Anda mendengar tentang sebuah tempat yang sempurna untuk meninggalkan dunia yang fana ini alias mati?hutan Aokigahara di Jepang adalah salah satunya!



Meski kedengarannya aneh, tapi memang benar bahwa Aokigahara adalah tempat yang populer untuk bunuh diri.



Menurut statistik sejak tahun 1988, menunjukkan bahwa setiap tahun sekitar 100 orang bunuh diri di tempat itu. Pada tahun 2010 saja, ada sekitar 247 percobaan bunuh diri, 54 di antaranya berhasil.



Hutan Aokigahara adalah tempat paling populer kedua di dunia untuk bunuh diri. Sementara, tempat pertama paling populer untuk bunuh diri diduduki oleh Jembatan Golden Gate, San Francisco.


Siapa sangka di balik kemegahan dan gemerlapnya ada sisi gelap yang mengerikan di balik tempat itu.

__ADS_1



Sepanjang sejarah, diketahui hanya ada 26 orang yang berhasil selamat setelah melompat dari Golden Gate. Mereka semua selamat karena melompat dengan posisi kaki di bawah. Bahkan, seorang perempuan pernah selamat setelah melompat dari Golden Gate pada tahun 1988 silam, namun kembali melompat di tahun yang sama dan meninggal.


__ADS_2