The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Kakak Asa yang hilang


__ADS_3

Rico menahan malu bagaimana orang-orang kepercayaannya yang setiap mengabdi padanya berani berkhianat atau menuruti perintah seorang gadis picik seperti Asa, sepertinya...


Ini salah satu siasat dari perangkap lama Asa yang berpura-pura lugu tak mengetahui tentang wasiat kedua orang tuanya.


Tapi kenapa bisa ia lengah dengan gadis itu?


"Kau pasti bertanya-tanya, kuakui otakmu memang bodoh pak tua."ucap Asa tak minat untuk menjelaskan malah gadis itu masih gencar untuk memancing emosi pak tua itu.


"DASAR GADIS TAK TAHU DIRI!APA ORANG TUA MU TIDAK PERNAH MENGAJARKAN SOPAN SANTUN KEPADA YANG LEBIH TUA!!!"teriak Rico dengan amarah yang meledak.


PRANG!


Bersamaan itu terdengar benda jatuh yang sangat keras menghantam tembok, ternyata suara itu berasal dari vas bunga yang di lempar Asa ke arah kakek tua itu membuat badan Rico tanpa sadar membeku melihatnya, bagaimana jika vas itu benar-benar mengenai kepalanya? pasti saat itu dia juga akan mati di tempat, tapi entah kenapa sasaran gadis itu meleset atau seolah sengaja.


"Berani sekali kau membicarakan tentang orang tuaku!"ucap Asa marah, bukan hanya Rico yang terkejut tadi tapi Haru dan Akira yang sedari tadi berada di sana juga tak kalah terkejut.


"Apa kau mau merasakan neraka dunia sebelum mati pak tua?baiklah aku akan menunjukkan secara langsung!"ucap Asa lalu mengkode anak buah Rico yang sekarang berada di tangannya dengan lirikan mata.


Dua pria berbadan besar yang masih memegangi Rico agar tak lepas karna meski pria tua itu memberontak ingin kabur Asa tak akan pernah membiarkan seseorang yang mengusiknya lolos lagi.


Rico lalu di paksa berdiri dan di seret ke suatu tempat oleh mereka.


"Hei!mau bawa kemana aku!gadis monster lepaskan aku!! LEPASKAN AKU MONSTER!"


DORR!!


"ASA BUKAN MONSTER!JIKA MULUT BUSUKMU BERANI MENGEJEKNYA LAGI AKU AKAN BENAR-BENAR MENEMBAK MATAMU!!!!"


Kini Akira berteriak karna tak terima gadisnya di sebut monster sedangkan Haru menatap Akira tak percaya, entah dari mana sahabat yang ia kenal sangat peduli dengan orang lain itu saat ini menjadi orang yang berbeda.


Dan lihatlah bagaimana pemuda bermata biru safir itu tanpa gemetar memegang sebuah senjata api berupa pistol di tangan kanannya entah dari mana ia dapatkan.


Sementara itu Asa yang melihat kekasihnya itu juga terkejut tapi tak dapat di pungkiri hatinya berdebar dan senang karna Akira berada di pihaknya yaitu menjadi sosok kejam sepertinya jika orang terdekatnya terusik namun maksud yang di tangkap Asa di sini salah, kalau Akira sebenarnya hanya menunjukkan seorang pacar yang melindungi gadis yang di cintai ya.

__ADS_1


Seharusnya dua temannya bisa melihat hal itu tapi mereka malah berpikir tentang sisi lain Akira.


Ya tanpa orang lain ketahui kecuali keluarganya Akira itu bisa menjadi sangat berbeda, ia akan mengeluarkan aura dominan serta sikap dinginnya jika ia merasakan perasaan marah atau kejadian yang membuatnya sangat marah tepat di hadapan matanya, tak peduli tentang sikap baiknya Jio bahkan tidak pernah tau atau jarang melihat kapan terakhir kali sifat kakaknya itu keluar.


Akira seperti mempunyai alter ego tapi sebenarnya itu sifat alaminya yang memang selama ini ia pendam atau gunakan sebagai pertahanan dirinya sebagai seorang laki-laki, tanpa keluarga tau Akira juga diam-diam belajar bela diri dan menembak dari bodyguard kepercayaan ayahnya.


Dan ya dengan paksaan nya tentu bodyguard itu mau mengajarinya dengan syarat ilmu bela dirinya di gunakan untuk membela atau menyelamatkan seseorang yang ia sayangi.


Dan Akira memang selalu menuruti karna ia anak yang penurut tapi siapa sangka pemuda kekanakan itu akhirnya menunjukkan apa yang ia pelajari selama ini.


Ini bukan rahasianya, dan mungkin jika itu sebuah rahasia maka rahasia itu akan cepat terbongkar oleh adiknya tentang bagaimana sikap overprotektif adiknya terhadapnya, tapi Akira itu anak yang pandai di balik sifat lugu yang ia gunakan sebagai topeng untuk menutupi.


Kelebihannya dari sikapnya adalah ia tak pernah naif seperti Asa, walau sama pemuda itu lebih mengunakan kata logikanya sedangkan Asa memilih mengunakan egoisme dan hatinya yang memang dulu tak pernah memiliki empati sebelum bertemu Akira maka dari itu gadis itu mempunyai sifat Yandere.


Sebut saja meski dalam kondisi marah apapun Akira bisa mengontrol perasaan temperamennya. Biasanya akan menjadi hal sulit di kalangan para laki-laki seperti Akira tapi hal itu tidak baginya.


Karna Akira hatinya masih sebaik dulu sedangkan orang lain mungkin bisa berubah seiring waktu.


Perintah Asa langsung di laksanakan oleh pria berjas hitam itu dengan patuh.


...


"Akira..."


"Ya?"


"Rupanya kau bisa marah juga."gumam Haru masih di dengar oleh dua sahabatnya itu.


"Maksudmu apa?"tanya Akira sambil menaikan alisnya tak mengerti dengan pertanyaan Haru.


"Tidak, saat marah saja dulu kau terlihat lucu dan mengemaskan tapi sekarang kau terlihat serius dan mengerikan, benar-benar mirip dengan Jio."ucap Haru.


Akira merubah posisi duduknya dengan lipatan kaki, ia menatap ke arah temannya itu dengan tatapan tak dapat di artikan hingga saat ia mendengar suara langkah kaki mendekat ke arah mereka membuat Haru dan Akira bangkit alias berdiri dari karpet berbulu itu.

__ADS_1


"Keras kepala dia tetap tak mau bicara!"


"Dasar kakek tua itu! Asa, kau apakan dia di ruang bawah tanah?"


"Apalagi, menyiksanya."


Mendengar itu badan Haru bergidik menatap Asa tak percaya.


"Akira...gadismu baddas juga."bisik Haru di tanggapi Akira.


"Dia memang seperti itu."


Asa menaikan alisnya melihat kedua pemuda itu berbisik-bisik.


"Apa yang kalian berdua bicarakan?"


"Ah tidak papa..."elak Haru dan Akira kompak seperti habis kepergok.


Asa menghela napas lalu dia berjalan mendekati Akira.


"Sebenarnya tujuan ku menangkap kakek tua itu bukan alasan khusus, tapi dia terlalu menunjukkan kekuatannya yang jelas seperti hama itu!membuatku risih, by apa kau masih ingat tujuan awal kita?lebih tepatnya sebuah rahasia yang selama ini di sembunyikan oleh orang tuaku."ucap Asa sambil memainkan rambut Akira.


"Mencari...kakakmu yang hilang?"


Haru menjadi tertarik dengan pembicaraan dua sepasang kekasih itu.


Tapi ia benar-benar terkejut dengan sebuah fakta lain di balik wasiat orang tua Asa bahwa alasan Asa mau ikut campur mengambil apa yang seharusnya menjadi hak walau dia bisa merelakan itu karna dia terlalu kaya karna dirinya mempunyai tujuan lain.


Mencari kakak angkatnya yaitu Devan.


Devan adalah kakak angkat yang selama ini Asa cari karna dulu kakaknya pernah hilang sejak insiden kecelakaan yang membuat orang tuanya tiada, Asa pikir Devan ikut bersama orang tuanya tapi setelah mencari tau tentang bukti kalau hanya ada dua jenazah dalam kematian itu membuat Asa berpikir kalau Devan masih hidup.


Ya orang tua Asa mengangkat Devan yang status nya menjadi anak panti itu karna kasian, pemuda itu mengalami keterbelakangan mental membuatnya sering di asingkan oleh teman-temannya di panti.

__ADS_1


__ADS_2