The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 39 Rumor berantai


__ADS_3

Malam hari seorang laki-laki telah menyelesaikan urusan pekerjaan lemburnya dirumah sakit,dia berjalan kearah parkiran mobil yang berada diluar dan sedikit heran karna pencahayaan lampu disana redup hingga membuatnya harus lebih mengandalkan insting kepekaannya ketimbang indra penglihatannya karna tempatnya menjadi sangat gelap.


Srekk...srekk...


Pemuda itu terkejut lantaran mendengar suara langkah yang menyeret kakinya di semak-semak belukar yang tumbuh liar dipagar besi yang nampak usang dibelakang rumah sakit dekat parkiran.


Ingin memastikan atau melihat karna suara itu membuat rasa penasarannya tiba-tiba timbul,akan tetapi dia tipe orang waspada dan tak ceroboh mengingat pengalamannya apalagi para suster sering membicarakan si peneror malam yang mengincar mangsanya untuk dijadikan bahan penelitian.


Apa si peneror itu seorang ilmuwan gila atau dokter gila?


Entahlah Daniel tidak tau seluk beluk dimana asal berita itu,akan tetapi hal itu sering menjadi berita gosip para pekerja dirumah sakitnya ditambah daerah rumah sakit sedikit rawan karna ditumbuhi banyak semak-semak dan pepohonan rindang disekitarnya,namun rumah sakit itu tetap banyak dikunjungi oleh pasien walaupun harus melewati tempat makam orang meninggal.


Srekk...srekkk..


Suara itu makin mendekat membuat Daniel bersiap siaga menoleh kebelakang,tapi dia mau berpura-pura dulu untuk mencari tau atau menangkap sosok yang selama ini meneror satpam hingga tak mau berkerja sampai malam pengecualian untuk dirinya yang memang hari ini terpaksa lembur untuk mengantikan jam kerja temannya yang sedang tak enak badan.


Brak!


Daniel langsung menghindar lantaran suara benda jatuh itu ternyata adalah batu besar yang dilempar untuk mengenainya dan untungnya kepala Daniel tak terkena karna dia mempunyai reflek yang sangat bagus.


Merasa suasana kembali hening Daniel mengacuhkan saja dan tak mau mengecek apa sosok itu masih dibelakangnya dan mencoba melemparinya dengan batu,jelas dokter muda itu mempunyai siasat cerdik dan berpura-pura pergi dari sana sambil memainkan kunci mobilnya.


'Tidak mudah untuk menangkap ku atau membuatku terluka bodoh!'


Ucap Daniel dalam hati saat melihat sekelebat bayangan menjauh ketika dia sampai dimobilnya.


Jadi dia penerornya?sampai-sampai membuat satpam rumah sakit babak belur?pria tua huh?apa motifnya sebenarnya?atau jangan-jangan dia adalah pasien rumah sakit gila yang kabur?


Begitulah banyak pertanyaan yang muncul dibenak Daniel saat melihat peneror yang menerornya malam ini.


...


Keesokan paginya.


"Hei sayang yuk bangun!"


"Eugh...bunda?"ucap pemuda bermata biru sambil mengerjapkan matanya beberapa kali membuat sang bunda gemas dengan tingkah putranya yang dari dulu tak pernah berubah.


"Akira sudah merasa baikan?jika belum bunda akan meminta Asa mengizinkanmu tidak pergi kekampus nanti."ucapnya.


Akira mengeleng,dia tak mau berdiam diri di rumah walaupun cuma satu hari Akira bisa mati kebosanan karna dia memang tak bisa diam hehe...


"Bunda Akira mau berangkat kampus saja hari ini."


"Oke tapi diantar Jio ya."


"Gak mau!mau pakai mobil sendiri!"


"Tapi sayang..."

__ADS_1


Clek!


Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Jio yang baru selesai mandi dengan rambut basah hingga ke leher dan bertelanjang dada.


"Kenapa kakak bun?"tanya Jio menatap heran sang kakak yang memonyongkan bibirnya seperti bebek.


"Lihatlah kakakmu ini,pagi-pagi udah cemberut aja sama bunda karna gak mau diantar sama Jio kekampus nanti."ucap bundanya.


"Akira..."


"Yak!panggil aku kakak!"


"Kau tetap kuantar dan tidak ada penolakan kakakku sayang..."


"Jio ngeselin ih!"


Dan akhirnya Akira mengalah karna tak bisa membantah ucapan adiknya.


Sudah tau kan Jio kalau marah itu seperti apa.


"Jio aku mau mandi!"ucap Akira menatap polos saat adiknya berganti baju didepannya.


Kalo cewek mungkin udah pake teriak  karna ngeliat roti sobek yang bikin laper eh itu kan makanan.


"Kalau mandi ya sudah,aku sudah selesai kan?"ucap Jio sambil mengeryitkan dahinya tak paham.


"Oh mau dimandiin ya?"


"Bukan!mau pake air hangat!"


"Iya-iya nanti aku bantuin bayi..."


"Aku bukan bayi ya!"


Aduh kakaknya ini benar-benar lucu kalau bisa tukar posisi Jio rela kok posisi bungsu buat kakaknya.


Ya mana bisa gitu Jio!


...


Haru itu suka banget yang namanya pekerjaan rumah,bukan PR sekolah ya!tapi namanya bersih-bersih karna dia itu udah ganteng sama suka bersih-bersih rumah,komplit kan?


Bangun subuh-subuh dia olahraga jalan kaki disekitar kompleksnya.


Dengan pake Hoodie warna ungu dan celana pendek hitam,Haru tetep keliatan ganteng kayak artis Korea.


Pas dia olahraga sehat eh dia malah lihat penampakan kakek-kakek yang lagi manjat pagar rumah orang.


"Woi kek!mau maling ya?"ucap Haru sempat nanya pula.

__ADS_1


Si kakek terkejut karna ngeliat artis Korea tiba-tiba datang hampir aja kakeknya kehilangan dan jatuh terjungkal kebawah.


Durhaka kamu Haru.


Nanti punggung si kakek encok terus meninggal ditempat gimana?


"Saya tadi manjat mau ngambil mangga cuma gak bisa turun lagi tolongin ya."pinta sang kakek dengan muka memelas bikin Haru iba.


Tapi alasannya itu kan tetap pencurian meskipun cuma dapet mangga sebiji doang si kakek.


"Kek tapi mencuri itu dosa,mending kakek balikin terus aku traktir makan  bubur di tukang bubur naik haji."ucap Haru mencoba negoisasi.


"Tau aja saya lapar yaudah saya buang ni mangga busuk!"ucap si kakek enteng sambil buang tu mangga yang masih seger kayak janda sebelah.


"Itu masih seger bukan busuk kek,cuma warnanya emang hijau kayak alien kotak adudu."ucap Haru.


Si kakek memutar bola matanya malas.


"Kamu mau ngelawak terus?sekarang tolongin saya turun,saya udah keroncongan banget."


"Eh iya,kasian banget deh."ucap Haru akhirnya menolong si kakek turun dari panjat pagar.


Kalo dilihat dari dekat,muka si kakek kayak blesteran karna warna matanya itu coklat kayak orang Australia.


Tapi Haru gak pernah lihat ni kakek.


"Kakek orang baru yang tinggal disini ya?"tanya Haru penasaran.


Si kakek malah nyengir kayak orang gila,lalu mengangguk.


"Nama saya Leovardo,saya turis yang kesasar disini jadinya gak tau alamat jalan pulang."ucap si kakek berubah sedih.


Wih keren banget nama si kakek.


"Gak papa kok kek nanti aku anter kepanti jompo eh bukan kepolisi."ucap Haru.


"Makasih ya,kamu memang anak yang baik."


"Hehe kakek tau aja."


Tolong ingatkan Haru kalo dia harus pulang sekarang karna keluarganya bakal kalang kabut nyariin dia.


Habisnya gak minta izin dulu sih.


...


Ada yang tau gak siapa yang neror dokter Daniel?


Terus siapa sih si kakek yang sama Haru?

__ADS_1


__ADS_2