
If what we fear always happens, then the world's civilization would have been destroyed. The truth is, most of what one fears never happens.
When we are able to use positive thoughts and mentality in the bitter trials that befall us, optimism will appear and an effective way to become a winner.
To achieve that, you don't always have to be a winner, because you have to feel the fall to know the pain and find a way to get up as soon as possible.
Seandainya apa yang kita takutkan selalu terjadi, maka pasti peradaban dunia sudah musnah. Kenyataannya adalah, kebanyakan apa yang ditakutkan tidak pernah terjadi.
Saat kita mampu menggunakan pikiran dan mental yang positif pada cobaan pahit yang menerpa kita, maka akan muncul optimisme dan cara yang efektif menjadi seorang pemenang.
Untuk mencapai itu tidak harus selalu menjadi pemenang karena kita harus merasakan jatuh untuk tahu rasanya sakit dan mencari cara agar secepatnya bangkit.
...
"Apa yang kau alami akhir-akhir ini?"tanya Asa sederhana membuat Haru akan protes tapi Akira terdiam.
"Aku..."
Sementara Asa dan Haru menunggu jawabannya Akira memikirkan cara untuk mencari jalan keluarnya.
"Akhir-akhir aku mengalami hal biasa dan memikirkan donat tiramisu...."
"Yak di otakmu hanya ada donat saja!"celetuk Haru membuat Akira menyengir.
"Apa kita keluar saja?Akira kau sudah baik-baik saja kan?"tanya Asa lagi, dirinya berencana akan mengajak kekasihnya dan Haru untuk makan sesuatu di tempat langganan biasa mereka.
"Serius?aku kenyang sih tapi kalo ada mentraktir aku mau saja hehe."ucap Haru sok kismin.
Asa hanya memutar bola matanya malas sedangkan Akira terkekeh kecil karna merasa lucu dengan ekspresi Asa.
"Sepertinya begitu, aku sangat sehat dan baik sekarang, jangan mencemaskan ku."jawab Akira.
"Baik biar aku yang menyetir mobil oke, bersiaplah dan ganti bajumu."
"Akan ku bereskan kekacauan yang kalian buat di ruangan."ucap Asa mulai membersihkan ruang keluarga yang sudah seperti kandang monyet membuat Akira dan Haru saling tersenyum kikuk sambil mengaduk tekuknya yang tidak gatal.
Ya itu ulah mereka berdua sebenarnya.
...
__ADS_1
Perkotaan Jakarta memang sangat padat, ada beberapa hal membuat kota itu padat, pertama lalu lintas, kedua penduduk, dan ketiga aktivitas perkerjaan seseorang.
Ada kala Akira merasa lebih nyaman di tempat tinggalnya dulu yaitu Jepang sama halnya Asa, dan Haru karna mereka remaja blesteran yang menempuh pendidikan di Indonesia.
Jika ketiganya merindukan kampung halaman maka setiap tahun baru atau dua bulan mereka akan pergi ke Jepang.
Akan tetapi setelah kelulusan mereka, akhirnya mereka bertiga dan keluarga mereka bisa pulang ke Jepang lagi walau cukup lama pindah di indo waktu itu.
Untungnya juga perkerjaan mereka sekarang berada di kampung halaman jika tidak mungkin mereka harus menetap selamanya di negri orang meski Indonesia merupakan negri yang indah dengan budaya lokal yang ramah.
Giliran berbicara Jepang pasti kalian mengenal sesuatu yang familiar dan paling sering di dengar di sana.
Yaitu bunga sakura.
Bunga warna merah muda yang indah saat mekar ataupun saat gugur.
Sering kali para turis Jepang memanfaatkan moment itu sebagai foto yang estetik dan keren.
Jika kalian mempunyai kesempatan untuk pergi ke Jepang apa yang kalian lakukan pertama kali?
Kalo author mungkin cari Naruto dulu.πΏπ€£
Kembali lagi ke cerita.
Akira yang tak sabar langsung keluar dari mobil saat Haru telah memarkirkannya tak memperdulikan ocehan temannya untuk menutup kembali pintu mobil, akan tetapi baru saja dia ingin menyebrang jalan untuk menuju ke restoran yang berada tak jauh dari sebrang sana karna lokasi parkiran penuh, tiba-tiba dia mendapat penglihatan lagi.
Hingga membuat tubuhnya hampir saja limbung sambil mencengkram kepalanya erat.
"AKIRA!"
Sontak saja melihat temannya itu entah kenapa berjongkok seperti kesakitan membuat Haru dan Asa panik.
Tapi...
"SELAMAT KAN DIA!"teriak Akira sambil menunjuk kearah seseorang yang ingin menyebrang jalan, tiba-tiba dari arah sampingnya melaju mobil kencang tanpa di sadari olehnya dan orang sekitar.
Kejadian selanjutnya membuat mereka semua terpaku karna shock sekaligus terkejut dengan pemandangan mengerikan di depan.
Bruk!
__ADS_1
"AAAAA!!! TOLONG ADA KORBAN TABRAK LARI!"
"ASTAGA MALANG SEKALI DIA..."
"SIAPA YANG KECELAKAAN?"
Suara riuh orang-orang yang histeris sekaligus penasaran mulai mengerumuni tempat kejadian.
Sayangnya korban kecelakaan itu mati di tempat karna kehilangan banyak darah.
Dan Akira bersama kedua temannya yang tak jauh dari sana, melihatnya dengan jelas.
Membuat mereka bertiga membeku untuk sesaat dengan kejadian di depan mereka barusan.
"Korbannya adalah seorang siswi...
Tidak hanya kita yang merasa shock dengan kejadian tapi seseorang terdekatnya yang akan melihatnya shock berat dan berduka."ucap Akira lalu memandang kearah seorang pemuda yang baru saja keluar dari restoran, dirinya yang tak mengetahui apa-apa mulai penasaran dengan kerumunan dan benar saja apa yang di ucapkan Akira, wajah pemuda itu terlihat shock dengan korban dalam tabrak lari itu karna orang itu adalah adiknya sendiri.
Haru yang melihat itu merasa heran sekaligus binggung, dia menepuk punggung temannya dan akhirnya bertanya.
"Bagaimana kau tau semua itu seperti telah melihat masa depan?"
Pertanyaan Haru tepat sasaran, dia memang mengakui bahwa kemampuan ini adalah sebuah kutukan dari kepala sekte aneh itu.
Seharusnya...
Ya seandainya waktu dapat di putar, Akira tidak akan melewati batas garis kuning polisi itu.
Karna seseorang yang mendapat kemampuan melihat masa depan biasanya berakhir tragis di film.
...
You are free to choose, but the choices you make today will determine what you will have, what you will become, and what you will do in your future.
People who stop learning will become owners of the past. People who are still learning, will become future owners
Success is not accidental. It is formed from hard work, perseverance, learning, sacrifice, and most importantly, love for what you are doing or want to do.
Anda bebas memilih, namun pilihan yang Anda pilih hari ini akan menentukan apa yang akan Anda miliki, akan jadi apa Anda nanti, dan apa yang akan Anda lakukan pada masa depan Anda
__ADS_1
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Sukses bukanlah kebetulan. Ia terbentuk dari kerja keras ketekunan, pembelajaran, pengorbanan, dan yang paling penting, cinta akan hal yang sedang atau ingin kamu lakukan.