
Hi readers!karna cerita ini udah sampai 54 ribu kata...
Author mau ngadain syukuran eh salah mau lanjutin di season dua.
Mungkin season dua ini agak beda dari sambungan cerita dari bab sebelumnya,jadi yang masih binggung boleh tanya author kok.
Author kasih spoiler ya...
'Kita bertiga pasti terus melangkah kedepan tidak peduli dengan rintangan besar yang pasti bisa kita lewati dengan kepercayaan dan saling berpegang tangan.'
Kampus atau disebut dengan universitas negri yang menjadi tempat Akira dan teman-temannya belajar ternyata menyimpan banyak misteri didalamnya yang tak diketahui siapapun kecuali kepala sekolah.
Universitas Angkasa adalah kampus elit yang dimasuki oleh kalangan blesteran luar negri.
Asa tanpa sengaja menemukan sesuatu yang memicu terjadinya bencana pada kampusnya itu.
Sebuah buku dengan benang merah dan ada rumor siapapun yang menemukan buku itu bisa membuat pemintaan apapun dan terkabul.
Asa yang tak tau memberikannya pada siswa lain hingga terjadi sesuatu buruk pada siswa itu karna permintaannya,dan semua orang menjadi gila dan berebut dengan untuk memiliki buku itu untuk dirinya sendiri.
Termasuk kepala sekolah yang egois dan karakter-karakter antagonis lain yang akan menghalangi dan menganggu Akira,Haru,dan Asa untuk menyingkirkan penyebab awal bencana.
Akan tetapi ada yang aneh?
Kenapa saat Akira menyentuh buku itu semuanya kembali normal?
Penasaran?
Yuk ikuti kisahnya!
.
.
.
"Akira."
"Ya?"jawab pemuda bermata biru itu menatap seseorang yang memanggil namanya saat dia berada di lorong.
"Kau dipanggil kepala sekolah."ucap seorang siswi bertag nama Naira.
__ADS_1
Pipi gadis itu tersipu saat melihat pemuda yang dulu disukai dari dekat.
Bagaimana tidak,Akira itu pemuda berusia 20 tahun yang tumbuh menjadi pemuda manis dan tampan.
Mempunyai tatapan teduh dan lembut,alis tebal,hidung mancung,kulit putih,lesung pipi dan gigi gingsul yang terlihat saat pemuda itu tersenyum atau tertawa.
Definisi yang sempurna menggambarkan sosok siapa itu Akira.
Berbeda dengan siswi yang tampak gugup saat memandangnya,Akira memiringkan kepalanya sedikit dengan alis yang bertaut.
'Kenapa kepala sekolah memanggilku?perasaan aku tak pernah membolos.'ucap polos Akira dalam hati.
Ya walaupun pemuda itu dewasa nyatanya sifat childish dan lugunya tak pernah hilang pantas saja masih dikatakan bocah atau bayi oleh Haru.
Sementara itu.
"Asa ini berat kau tau!"ucap Haru kesal.
Bagaimana tidak,entah apa yang merasuki gadis itu hingga menyeretnya saat dia ditengah makan dikantin,dengan santainya Asa mengatakan alasannya saat Haru diseret ke perpustakaan.
"Bantu aku membawa semua buku ini ya Haru."begitu katanya.
Kenapa dia juga mau menuruti Asa ya.
"Kenapa kau tak menyuruh pacarmu itu sih?sebenarnya pacarmu itu aku atau dia?"ucap Haru tanpa sadar membuat Asa melirik kearahnya,ngomong-ngomong gadis itu masih sibuk mencari buku lagi dirak ujung.
"Dia dipanggil kepala sekolah,dan tentu saja pacarku adalah Akira Justine Hoshino.Kau paham?"ucapnya dingin membuat Haru merinding,jika Asa setan maka Hari langsung berlari terbirit-birit meninggalkan gadis itu.
"Ah tapi kan..."
"Diamlah!"ucap Asa dan Haru kicep.
Nasib jadi teman berasa jadi babu yang sabar ya Haru.
...
Disebuah ruangan yang cukup elegan dan didominasi dengan warna coklat susu.
Seorang pria paruh baya dengan jas formal dan tatanan rambut yang rapi memandang datar kearah seorang pemuda yang dari memainkan bola bundar dunia dimeja panjang yang menjadi penghalang mereka.
__ADS_1
Pria itu mengelus kumis tipis didagunya lalu netra coklatnya menatap lekat pemuda bermata biru yang duduk didepannya ini.
Laptop dan kertas-kertas diatas meja menghiasi meja kerjanya tapi dia merasa sejak ada kehadiran pemuda itu masuk ke ruangannya mejanya menjadi taman bermain bocah.
Lihat saja setelah buat dengan bola bundar dunia remaja itu kini sibuk menghitung pulpen diatas mejanya dengan bergumam dengan bahasa yang tak ia mengerti.
Apa benar anak didepannya ini salah satu mahasiswanya?
"Ada 32 pulpen yang kumiliki saat ini berhenti menghitungnya dan sekarang kita fokus pada pembicaraannya."ucap Aron kepala sekolahnya.
Akira berhenti lalu mengangguk dan berkedip pelan menatap wajah kepala sekolahnya yang masih muda.
Lain kali dia akan menanyakan apa rahasia awet muda kepala sekolahnya untuk kakeknya bukankah itu bagus?
"Aku sudah berbicara dengan para guru dan kau merupakan murid dengan prestasi tinggi dibidang musik,minggu depan ada perlombaan antar kampus dan aku memilihmu untuk mewakili kampus kita ini apa kau setuju Akira?"ucap Aron menjelaskan tujuannya.
"Lomba?em...baik pak saya akan mengusahakan yang terbaik!"ucap Akira semangat membuat Aron terkekeh karna keantusiasan anak itu.
Tidak salah juga dia memilih bocah itu?bocah?mungkin itu bagus.
"Baiklah,aku akan menyuruh salah satu guru untuk membimbingmu mulai saat ini,persiapkan dirimu minggu depan dan kuharap kau mampu membawa prestasi yang gemilang hingga kampus ini menjadi universitas favorit sampai luar negri aku mempercayaimu Akira."
Akira mengangguk.
Dia memang mengambil jurusan seni dan musik entah kenapa dia mau jadi penyanyi terkenal seperti Alec Benjamin nanti.
Sedangkan Asa dan Haru juga sama sepertinya walaupun dulu Asa ada dijurusan manajemen bisnis dan Haru jurusan kedokteran mereka langsung pindah jurusan yang sama dengannya setelah dia mengatakan cita-citanya.
Akira pernah bertanya kenapa mereka ingin jurusan sama dengannya dan Haru menjawabnya.
"Dari dulu kita selalu bertiga dan bersama,jadi ya aku dan Asa ikut denganmu saja karna bagaimana pun dari dulu kau adalah pemimpin ditengah-tengah kami berdua,dan kami juga tak rela jika berpisah sebentar denganmu,lagipula aku dan Asa memiliki bakat dan hobi dalam seni dan menyanyi jadi suatu saat kalau kita jadi penyanyi terkenal kita buat agensi kita sendiri dan membantu orang membutuhkan untuk mewujudkan impian mereka seperti kita."
Begitu kata Haru sampai membuat Akira terharu mendengarnya.
Sebenarnya kebaikan apa sih dulu hingga dia mempunyai teman seperti Asa dan Haru?
...
Alec Shane Benjamin(lahir 28 Mei 1994)adalah seorang penyanyi-penulis lagu asal Amerika Serikat. Ia mulai terkenal saat single terobosannya di tahun 2018 "Let Me Down Slowly" mencapai 40 besar di lebih dari 25 negara.
(Author ngefans banget sama lagunya itu dan aku juga hampir suka semua lagu-lagu barat walau gak hapal liriknya atau ngerti tapi ketika mendengar musik kita merasakan perasaan penyanyi itu,jadi kalo kalian punya rekomendasi lagu lirik Inggris yang bagus bisa kasih tau aku ya hehe.)
__ADS_1