The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 48 Pembalasan dendam


__ADS_3

Pemuda berambut grey itu bernama Roy Marten.


Roy Marten datang kekampus dengan penampilan biasanya tetapi tingkah anehnya menarik perhatian orang-orang.


Bagaimana tidak?anak itu terus menyengir sambil memeluk buku benang merah dikedua tangannya.


Sesekali dia berkata'aku beruntung!aku beruntung menemukan buku ini!'


Begitu katanya.


Banyak bisik-bisik mengatakan dia mulai kehilangan kewarasannya atau gila karna isu bahwa dia saat kecil dilecehkan oleh ayahnya sendiri hingga membuatnya trauma mempunyai teman laki-laki sepertinya.


"Buku ini buku ajaib!dia telah mengabulkan permintaanku!"teriak Roy seperti orang gila.


"Cih jangan membual!zaman sekarang mana ada buku ajaib!"ucap seseorang menyahut ucapan tak masuk akal Roy.


Semua orang yang tadi acuh mulai berkumpul disana untuk melihat Roy.


Guru yang berlalu lalang disekitar koridor pun ikut berhenti tapi tidak menegur.


"Buku ini benar-benar bisa mengabulkan permintaanku!"


"Roy apa yang terjadi padamu itu hanya buku biasa!"


"Tidak!tidak kalian salah!akan kubuktikan jika kalian tak percaya!"ucap Roy membuat mereka terdiam.


Dia lalu mengarahkan jari telunjuknya kearah seorang siswa,tiba-tiba tubuh seorang siswa yang mengejek Roy tadi melayang-layang diatas lantai hingga membuat mereka semua terkejut dan Roy tertawa bahak-bahak melihat ekpresi ketakutan orang itu.


"Aaaaa!!!!tolong aku!turunkan aku!aku takut..."


"Astaga!Roy benar!"


"Hei hei turunkan dia Roy!"


"Hii Roy dirasuki setan!"


"Dia gila!dia gila!"


Ocehan-ocehan itu membuat keributan.


Terlihat Roy yang semula tertawa menjadi diam karna menahan marah saat teman-temannya mengatakan dia gila.


Saat dia ingin membuka buku itu tiba-tiba dia dan buku itu terpental cukup jauh hingga membuat orang-orang yang melihat itu berteriak histeris.


Brak!!!


Brak!!!


Dua tubuh siswa dan Roy terhempas keras kelantai hingga mereka pingsan,guru yang melihat itu lalu menyuruh para murid membawa mereka berdua keuks sementara buku itu entah hilang kemana.


Sebenarnya pemintaan Roy sederhana,dia hanya ingin berteman tanpa merasa takut dengan traumanya dulu ketika ayahnya dengan tega melecehkannya saat kecil,dan buku itu telah mengabulkan permintaannya dengan cara kebalikan yaitu membuatnya sekarang dijauhi oleh teman-temannya karna sikap dan kekuatan anehnya.


Bukankah jika kita mendapat cara yang instan hal itu hanya merugikan kita suatu saat?seperti pencandu narkoba,biasanya masa remaja adalah masa dimana kebebasan itu berasal dan ketika rasa penasaran menggerogoti pikiran, tanpa memikirkan diri sendiri dia mencoba benda haram itu dan setelahnya menjadi kecanduan lalu terus hingga tubuhnya menjadi rusak.Manusia memang tak luput dari kesalahan,harusnya meminta dan mengadu pada Tuhan sang pencipta bukan dengan hal lain selain Tuhan oleh karna itu manusia yang memilih jalan mudah terkadang terjerumus kedalam lubang kesesatan.


...


Disisi lain kita bisa melihat pemuda bermata biru menatap kedepan dengan pandangan kosong.

__ADS_1


Hingga sebuah suara mengagetkannya.


"Akira!"


"Hm."


"Akhir-akhir ini kau sering melamun kau baik-baik saja kan?"tanya Haru dengan nada khawatir.


Mereka telah bersama dari kecil tentu Haru merasa temannya ini sedikit berbeda.


Sedangkan Asa yang diam juga dari tadi memperhatikan pemuda itu.


"Aku baik-baik saja,memang aku kenapa?"tanya Akira binggung.


"Tapi kau...."


"Akira!kau dipanggil kepala sekolah!"teriak seorang murid yang memanggilnya diambang pintu kelas,tanpa disadari kedua temannya diam-diam Akira menyeringai.


"Aku harus pergi dulu ya Asa,Haru!"


"Apa ini soal lomba?"tanya Asa.


Akira mengangguk.


"Mau kutemani?"


"Tidak usah sebentar lagi dosen masuk,aku tidak mau kau dimarahi."ucap Akira membuat Haru mendengus.


...


Ruangan itu masih sama saat dia pertama kali disana dan bertemu kepala sekolah.


Dia dijuluki kepala sekolah yang bersikap tegas dan bijaksana hingga namanya sering menjadi kebanggaan sekolah lain karna para muridnya selalu membawa segudang prestasi dan medali emas.


Dia sering disebut pria yang sukses dan berjaya dalam membimbing dan mengajar.


Namun sayangnya tidak tau kebusukan dan kelicikannya, semua orang hanya mengenalnya pria baik dan seseorang yang teladan didepan publik,akankah dia terus bisa menyembunyikan apa yang seharusnya menjadi kesalahan besarnya dimasa lalu?


"Kau sudah disini."ucap Aron baru saja datang,sebelumnya dia memang meninggalkan ruangannya sebentar dan melihat sosok pemuda yang dikenalinya.


Akira hanya diam,dia lalu memiringkan kepalanya binggung saat melihat kening Aron yang diperban.


"Aku mengalami kecelakaan dirumah dan terjatuh hingga membentur meja."ucap Aron dengan nada biasa.


"Apa bapak baik-baik saja sekarang?"


"Ya lumayan."


Akira kembali diam,sekarang kepala sekolah itu berada didepannya.


"Akira apa kau sudah siap untuk lomba minggu depan?lomba itu tinggal beberapa hari lagi dan kuharap kau mempersiapkan dirimu dan membuat semuanya sempurna pastikan kita menang dan membawa prestasi yang membanggakan bagi universitas kita."ucap Aron dengan nada tenang tapi jika lebih diteliti ada nada ancaman disana.


'Sifatnya perfeksionis itu membuatku muak!'


Akira terkekeh mendengar bisikan itu membuat Aron menatapnya binggung.


"Kenapa kau terkekeh?apa ada yang lucu?"tanya Aron.

__ADS_1


Akira mengeleng dia lalu menunjuk rak buku disana.


"Tidak ada yang lucu pak tapi aku penasaran kenapa bapak mempunyai buku benang merah diruangan bapak?"


Aron yang penasaran langsung melihat kesana,dia membulatkan matanya saat melihat buku benang merah terpajang apik diraknya.


Dengan cepat dia langsung mengambil buku itu tapi sebelum dia sampai menjangkaunya tubuhnya kembali terpental jauh hingga sampai keluar ruangan.


Brak!


Para murid yang kebetulan lewat didepan ruangan kepala sekolah terkejut dan ingin membantu Aron tapi lagi-lagi tubuh Aron terpental lagi hingga kejadian itu berulang kali sampai Aron pingsan didekat tangga.


Akira yang melihatnya hanya menatap datar tapi perlahan kedua matanya terasa berat hingga dia jatuh tertidur dan kepalanya jatuh keatas meja.


Puk!


Hal terakhir yang ia ingat adalah suara-suara keributan dari luar.


...


Ada tujuh tanpa aktivitas paranormal disekitar kalian.



Penampakan.


Penampakan adalah perwujudan energi yang menyerupai bentuk fisik dan dapat berupa orang, hewan, makhluk lain, atau benda.


Jenis hantu ini diyakini sebagai jejak energi berulang dalam suatu tempat.


Suara.


Suara ini dapat berupa apapun seharusnya berasal dari benda atau seseorang yang membuatnya.


Suara tanpa tubuh dapat termasuk bisikan, kata-kata yang diucapkan, nyanyian, *******, teriakan, tangisan, atau vokalisasi lainnya.


Bau atau Aroma.


Roh jahat sering diidentikkan dengan bau busuk atau belerang.


Jika Anda mengalami bau aneh yang tidak memiliki sumber dan menghilang secepat mereka muncul, kemungkinan besar itu adalah tanda aktivitas paranormal.


Kerusakan Peralatan Elektronik.


Gangguan peralatan elektronik sering kali merupakan tanda lain dari aktivitas paranormal.


Contoh kerusakan dapat berupa kamera yang berhenti bekerja atau lampu mati tanpa sebab yang jelas.


Tempat Dingin.


Penurunan suhu yang tiba-tiba tanpa sebab dianggap sebagai tanda aktivitas paranormal.


Reaksi Anak-anak dan Hewan Peliharaan.


Jika Anda yakin dihantui hantu, periksalah respons hewan peliharaan atau anak-anak Anda.


Sejumlah profesional paranormal percaya bahwa anak-anak dan beberapa hewan peliharaan sangat sensitif terhadap kehadiran roh gaib.

__ADS_1


Mual yang tidak dapat dijelaskan.


Jika Anda tiba-tiba merasa sakit, seperti mengalami mual, ini bisa menjadi pertanda adanya aktivitas paranormal.


__ADS_2