
"Om...kita mau kemana?ini bukan rumah Akira."ucap Akira karna ia benar-benar takut sekarang.
Bagiamana kau tidak takut jika orang yang menolongmu ternyata membawamu ketengah hutan.
Apa om itu berniat meninggalkan Akira sendiri dihutan lalu biar dimakan singa?
Membayangkannya saja membuat Akira bergidik ngeri.
Alex terkekeh.
Pemuda disampingnya begitu mengemaskan dan dia tak akan melepaskannya begitu saja.
"Kita kemansion daddy...."
"Hah!"
Tentu saja saat mendengar itu Akira shock dan kaget dong,dia beneran dibawa ni?gak dipulangin?
"Tapi om...aku udah punya keluarga sama adik."cicit Akira takut melihat tatapan dingin Alex.
"Mulai sekarang kau menjadi anak angkatku tak peduli nanti jika keluargamu mencarimu aku tak akan membiarkanmu kembali pada mereka."ucap Alex.
"GAK!GAK MAU!AKU MAU PULANG HIKS..OM TERNYATA ORANG JAHAT HUWAAA!!"
Akira menangis kejer membuat Alex dan si supir kaget.
Melihat Akira yang tak berhenti menangis Alex lalu menarik pemuda itu untuk duduk dipangkuan ya dan mengusap air mata dipipi anak angkatnya.
"Sudah jangan menangis..."
"Hiks..mau pulang...hiks mau Jio!"
"Siapa itu Jio?"tanya Alex dengan nada tak suka.
"Adikku..."
"Memang umurmu berapa?"
"Umurku 20 tahun..."
"......"
"Ih kok om diam!"
"Habisnya umur kamu gak sesuai dengan wajah kamu."
"Huh?"ucap Akira memiringkan kepalanya binggung total membuat Alex menahan nafas karna gemas.
"Begini saja bagaimana kalau kita membuat kesepakatan?"
"Kesepakatan?untuk apa?"
"Untuk menguntungkan kedua belah pihak,dengarkan aku dan jangan memotongnya."
Akira mengangguk.
"Sekarang aku akan mengantarmu pulang tapi dengan satu syarat kau harus menjadi putra angkatku mulai sekarang..."
"Tapi om..."
"Tidak ada penolakan Akira,atau kau akan daddy kurung dimansion Daddy sekarang."
Akira mengeleng ribut.
__ADS_1
Dia tak mau dikurung,dia masih ingin bebas bahkan walaupun keluarganya protektif tapi tidak sampai mengekangnya.
Dia pemuda yang menyukai kebebasan dan traveling.
Masa mau dikurung ditengah hutan?
Terus gimana kalo dia jadi anak hutan?
"Oke om..."
"Panggil aku daddy."ucap Alex dingin membuat Akira gugup.
Berasa punya sugar daddy deh...
"Yes dad,aku setuju menjadi putra angkat daddy Alex."
Tanpa Akira sadari Alex tersenyum licik dibalik topeng datarnya.
...
Clek!
"Jio kamu sudah pulang?"ucap bundanya.
Jio mengangguk lesu membuat sang bunda heran melihat putranya itu.
"Ada apa Jio?kamu lelah ya..."
Jio hanya diam,entah kenapa sulit mengatakan pada bundanya kalau Akira masih belum bisa ditemukan.
Bagiamana reaksi bundanya mengetahui putra sulungnya itu diculik?
Jio tak mau membuat bundanya shock dan berakhir pingsan.
Sebenarnya dia masih ingin mencari kakaknya begitu halnya dengan kedua teman Akira,tapi Aland mengatakan kalau dia harus istirahat karna sudah sangat malam dan baru saja dia protes Aland berjanji akan membantunya juga.
Apa yang harus dia katakan jika nanti bundanya menanyakan kakaknya?
Apa dia harus berbohong?
Jio tau dia tak akan pernah bisa berbohong pada ibunya.
"Bun,maafkan Jio ya..."
"Jio akhirnya kau pulang juga!"
Ucapan Jio terpotong oleh teriakan Akira yang baru datang dari arah dapur,membuat sang adik terkejut karna tak percaya karna dihadapannya dan seseorang yang memeluknya kini adalah sang kakak.
"Kakak..."
"Kau lama sekali sih diluar,padahal aku menunggu mu untuk menghabiskan puding coklat yang tadi kubeli tapi Jio lama..."
Ucapan Akira terhenti adiknya memeluknya erat dan menangis dibahunya.
"Jio..."
"Jangan pergi lagi...aku takut,aku panik,dan aku cemas..."ucap Jio meluapkan rasa khawatirnya hingga membuat bunda yang melihat dua putranya itu binggung.
"Akira kenapa dengan Jio?"tanya bunda.
Akira hanya tersenyum tipis,dia yakin keputusannya sudah benar.
Dan terbukti kesepakatan itu juga menguntungkan untuk kembali ke keluarganya.
__ADS_1
Dia tak mau menceritakan kejadian yang dialami malam ini pada siapapun.
Cukup dirinya sendiri yang tau dan tuhan yang menentukan jalan takdirnya.
...
Disisi lain.
Disebuah mansion yang berada ditengah hutan dan mempunyai penjagaan yang sangat ketat.
Seorang pria berbadan kekar yang masih tampan bak dewa yunani karna pahatan sempurna diwajahnya keluar dari mobil berharga fantastis dengan miliyaran yang baginya hanya recehan.
Dia memasuki mansion ada beberapa maid yang berjejer untuk menyambut tuan besarnya.
"SELAMAT DATANG TUAN ALEX!!!"
Alex hanya memandang datar mereka dan mengacuhkan saja.
Dia berjalan dengan angkuh hingga suara wanita yang dicintainya menyambut kepulangannya dari Australia.
"Hai sayang!apa perjalananmu berjalan lancar?"tanya wanita berambut panjang sebahu dan wajah bak barbie.
"Kau tak perlu khawatir honey,karna semuanya berjalan lancar..."
"Kau kelihatan sangat lelah aku akan membuatkan mu makanan dulu sayang."ucap wanita itu mengusap pipi tirus Alex.
"Tidak perlu honey,kemarilah aku ingin menunjukkan kejutan kecil untukmu..."ucap Alex menarik istrinya itu untuk duduk di sofa.
Katrin sedikit binggung dan penasaran dengan kejutan apa yang ditunjukkan oleh suaminya itu.
"Bagaimana menurutmu dia?"ucap Alex sambil menunjukkan sebuah foto diponselnya.
Katrin tersenyum senang.
Alex yang melihatnya juga ikut tersenyum.
"Dia sangat manis,eh tunggu sepertinya aku pernah bertemu dengannya."
"Kau pernah bertemu dengannya?"tanya Alex binggung.
"Oh ya saat ditaman! dia dan adiknya pernah menolongku dari jambret yang mencuri tasku,dulu dia masih kecil dan sangat imut."
"Apa kau menginginkannya?"
"Tapi bukankah dia sudah mempunyai keluarga?"tanya Katrin hati-hati,dia tak mau menyinggung suaminya karna jika tersinggung suaminya itu akan marah dan mendiaminya.
"Dua keluarga,yaitu kita!aku telah mengangkatnya menjadi putraku."
"Sayang..."ucap Katrin lembut tapi terpotong oleh Alex.
"Kau tau sesuatu yang menarik perhatianku tak akan bisa aku bagi kan?kali ini aku mengalah untuk membaginya dengan keluarganya tapi dia harus juga bisa membagi waktunya dengan keluarganya yang lain.Keputusanku mutlak dia adalah putra angkatku mulai sekarang..."ucap Alex lalu pergi dari sana meninggalkan wanita yang sangat dicintainya itu.
"Caramu salah...tapi aku juga ingin dia untuk mengantikan baby el...."ucap Katrin sedih karna bagaimana mana pun dia masih merindukan anak semata wayangnya yang telah meninggalkannya didunia bersama suaminya.
Karna kenangan dengan luka lama yang telah seseorang alami tak akan pernah bisa pudar,sebelum seseorang itu telah merelakannya dengan lapang hati yang terbuka lebar untuk menutup kenangan pahit dalam kehidupan.
...
(Sepertinya cerita ini mulai menguak misteri karakter pertama yaitu misteri yang datang dari masa lalunya...
__ADS_1
Untuk Asa dan Haru nanti juga muncul lagi kok mereka di part selanjutnya jadi tunggu ya.😊)