
"Bagaimana jika ku katakan yang sebenarnya kau tidak akan percaya bahwa ku memang bisa melihat masa depan?"
Akira membalik pertanyaan hingga membuat Haru binggung.
"Teman-teman sepertinya kita tak bisa berbicara di sini."ucap Asa karna mereka mulai menjadi pusat perhatian karna berada tak jauh dari korban kecelakaan itu.
Akira dan Haru mengangguk, walau tatapan pemuda biru itu masih memandang kosong kearah kerumunan itu seolah merasakan kesedihan yang sama dengan kakak korban, Haru dan Asa mencoba menghiburnya.
Ya bagaimana Akira itu tipe pemuda yang mudah iba dan sensitif jika ada ada sebuah kemalangan yang terjadi di sekitarnya.
Maka tak heran anak itu juga mudah ikut campur atau bahkan terseret dalam masalah seseorang karna mencoba membantu orang lain.
Sifat baik Akira sudah sejak kecil dan apa yang di lakukan anak itu memang luar biasa karna dengan perilaku polosnya bisa membuat orang tersadar akan kesalahannya di masa lalu dan menjadi orang lebih baik di masa depan.
Ya mungkin setiap anak memang dilahirkan memiliki kejutan tersendiri, dan Akira kecil membantu orang dengan cara uniknya.
Haru adalah salah satu pengagum rahasia sifat sahabatnya itu.
Dan kalian pasti tau siapa pengagum pertama...
Yaitu Asa.
...
Kini ketiga pemuda dan gadis itu berada di bangku taman, ya mungkin untuk sementara mereka tak bisa ke restoran yang menjadi tujuan awal mereka karna sebuah kejadian yang tepat terjadi di depannya.
Haru yang duduk di sebelah kanan Akira menghela napas sedangkan Asa duduk di sebelah kiri hingga membuat posisi Akira berada di tengah mereka berdua.
__ADS_1
"Kalian tau, entah kenapa semenjak kita bertiga berhasil menguak satu persatu misteri di masa lalu, masalah selalu saja dalam lingkaran hidup kita bertiga."ucap Haru memulai percakapan.
"Ada pepatah jika mengungkap rahasia masa lalu tanpa tau cabangnya kita akan terus berjalan mundur tapi di sisi lain kita bisa mengimbangi keduanya.
Itu semua mungkin bisa menjadi kebetulan atau takdir."ucap Akira.
"Akira sebenarnya apa yang terjadi?"
Pertanyaan Asa membuat pemuda bermata biru safir itu sedikit gelisah tapi dia mencoba berani mengungkapkannya walau tak berani menatap satu persatu wajah kedua temannya dan memandang fokus ke depan seolah ada objek yang lebih menarik.
"Kalian tau aku merasa aneh karna akhir-akhir ini mendapat sebuah penglihatan masa depan, mungkin kalian tak percaya tapi aku berbicara jujur!
Haru semenjak kita berhasil menyelamatkan Hana di hutan terlarang itu kau pernah bertanya tentang tanda bintang di belakang daun telingaku kan?
Ya malam itu aku bermimpi aneh, seperti sebuah ingatan masa lalu yang sangat nyata dan aku merasakannya.
Setiap aku melihatnya kepalaku serasa mau pecah, jujur saja aku tak sanggup tapi ini bisa jadi sesuatu yang di sebut anugrah atau kutukan bukan?"
Penjelasan Akira berakhir dengan pertanyaan entah itu untuk dirinya atau mereka, tapi yang jelas pasti terlihat jelas raut binggung dan gelisah secara bersamaan.
"Jadi itu artinya bahkan tanpa kau melihat langsung kerumunan itu kau sudah mengetahui melalui penglihatanmu?ayolah aku tak akan menganggap mu gila semenjak kau mengatakan ini dari awal karna dulu meski kau bisa melihat makhluk tak kasat mata itu dan tak membuktikannya aku akan tetap percaya padamu Akira karna kita adalah sahabat."ucapan Haru membuat hati Akira menghangat.
Ya bagaimana dia bisa melupakan hal itu?
Persahabatan mereka bertiga layaknya tiga saudara kembar yang terhubung kuat dan memiliki ikatan erat.
Jika salah satu merasakan rasa sakit maka yang lain juga pasti merasakannya.
__ADS_1
Karna mereka telah melewati duka dan bahagia yang di sebut sebagai ketidakadilan dunia, walaupun sesempurna hidup seseorang setiap beberapa orang juga merasakan namanya ketidakadilan.
Jika di dunia memiliki kesempurnaan nyata dan kepastian maka mungkin seluruh orang dunia akan bersikap egois karna mementingkan ego mereka.
Apa yang tak di miliki olehmu mungkin bisa di miliki oleh orang lain tapi apa yang kamu miliki ada orang lain yang tak bisa memilikinya juga.
"Akira aku juga akan percaya padamu, jika kau berbohong maka aku akan percaya kalau kau bicara jujur aku selalu percaya. Bagiku bukan berati kita membela pembohong tapi jika itu kebohongan dari bentuk kesetiaan temanmu maka itu artinya dia berbicara jujur dari hatinya, hanya sahabat yang baik membaca kejujuran dan kebohongan di mata temannya.
Aku tidak mempunyai teman selain kalian, karna aku orang yang susah untuk di dekati dan bersikap ketus pada orang lain.
Bukan aku jahat tapi ada suatu alasan mengapa sifatku seperti ini mungkin kau juga berpikir aku sama dengan adikmu Jio bukan?tapi sekali ku memilih tempat bersandar maka orang itu ibarat memakai cincin couple besi panas yang tak bisa di lepaskan, oleh karna itu aku sangat menjaga kesetiaan sahabat ku supaya dia tak berkhianat atau menusukku dari belakang, ini bukan ketakutan dari masa lalu tapi ketegasan ku dalam menjalani hidup karna aku bukan sosok Asa yang lemah dan mudah di tindas."ucap Asa membuat Akira sadar bahwa gadisnya dulu memang selalu takut memulai pertemanan dengan teman sebayanya persis dengan Jio yang hingga sekarang hanya mempunyai lingkup pertemanan yang sedikit dan tak banyak seperti hanya dirinya dulu yang sosial butterfly.
Tapi teman-teman adikknya menjunjung tinggi sikap solidaritas dan kesetiaan, membuat Akira mengetahui apa arti lebel teman sesungguhnya.
Dirinya mungkin harus mengikuti jejak adiknya suatu saat, walaupun dalam hidupnya entah kenapa selalu ada orang baik menurut pandangan sekitarnya.
...
Friendship isn't about who you've known the longest. But about him who comes into your life and says, 'I'm here for you, then prove it'.
A friend will hold back his laughter and will help you when you fall. But, a true friend will laugh when he falls with you.
Your friend is your soul's need fulfilled. Let there be no other goal of friendship than to enrich each other's souls.
Persahabatan bukanlah tentang siapa yang kau kenal paling lama. Tetapi tentang ia yang datang ke kehidupanmu dan berkata, 'aku ada di sini untukmu, lalu membuktikannya'.
Seorang teman akan menahan tawanya dan akan membantumu ketika Kamu jatuh. Tapi, seorang teman sejati akan tertawa terbahak-bahak ketika ikut jatuh bersamamu.
__ADS_1
Temanmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Janganlah ada tujuan lain dari pertemanan kecuali saling memperkaya jiwa.