The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 83 Liburan Haru


__ADS_3

Yesterday was memories and lessons, today is a challenge that must be resolved and tomorrow is a new challenge to start a better life.


Kemarin kenangan dan pelajaran, hari ini tantangan yang harus terselesaikan dan esok adalah tantangan baru untuk memulai kehidupan yang lebih baik.


...


"Haru ayah ingin berbicara padamu."


Haru yang sedang belajar di meja belajarnya, menoleh kearah pintu di mana ayah tirinya itu masuk ke kamarnya.


"Apa kau ingin liburan?"


"Liburan?"


"Ya kesuatu tempat dimana hanya keluarga kita yang ayah bawa ke tempat yang kau inginkan dari dulu."


Haru terdiam, dulu ayah kandungnya juge sering mengajaknya untuk berlibur dengan keluarga.


Dan tempat itu sesuai dengan keinginannya.


Entah kenapa Haru jadi merindukan sosok ayah kandungnya.


"Hm, jika ini hanya keluarga kita aku ingin sekali mengajak dua teman ku juga."gumam Haru masih di dengar oleh Ken.


"Kau ingin mengajak mereka?"


"Huh?"


"Ayah mendengarmu, tidak masalah kau dekat siapa karna mereka adalah temanmu itu artinya mereka juga sama dengan keluargamu karna sebuah keluarga tak membedakan ikatan atau darah hanya hubunganlah yang menjadi simbol keluarga itu."ucap Ken bijak membuat Haru tertegun, terkadang dia melihat persamaan atau kemiripan sifat ayah kandungnya sejak pertama kali mengenal sosok Ken.


Ayah tirinya itu...


Selalu memperhatikannya.


"Aku ingin berlibur ke pantai, terima kasih karna membolehkanku mengajak Akira dan Asa yah."


"Apapun untuk putra kebanggaan ayah."


Ucapan itu, tidakkah ayahnya ini sangat baik?


Ya besok, tinggal memberitahu kedua temannya itu.


...


Keesokan paginya.

__ADS_1


"Ke pantai?kenapa kau ingin sekali ke pantai?"tanya Seina penasaran dengan permintaan putranya itu.


Haru menatap ibunya dan menjawabnya dengan singkat.


"Haru kecil dan ayah suka tempat itu."jawab Haru membuat Seina terdiam.


Sayangnya walau menyesal Seina tetap melupakan kenangan ayah kandung dan masa kecilnya dulu.


"Ah mama ingat Haru saat kecil suka sekali berenang dan mengambil kerang pantai kan."ucap Seina berusaha mencairkan suasana yang hening tadi.


Haru hanya mengangguk, dia mengusap pipi Hana yang belepotan karna selai roti.


Pagi ini mereka tengah serapan tentu juga menunggu dua teman Haru itu.


"Tapi itu hanyalah sebuah momen di masa lalu dan tak akan ada yang bisa mengulang perasaan sama meski kita masih mengingat tempat yang sama."ucap Haru.


"Ya setidaknya kita masih mampu mengenang masa lalu Haru, waktunya kamu dekat dengan kami sebagai keluarga barumu meski ayah tak bisa menggantikan sosok yang sangat kamu sayang."timpal Ken membuat Haru terdiam.


Ayahnya...


Terkadang Haru berpikir kenapa semua ayah itu sama?


Sementara seorang ibu bisa berubah dalam sekejap.


...


Dan benar saja kalau Haru memang tak mengajak atau memberitahu dua temannya semalam.


"Bukankah ayah bilang liburan itu hanya keluarga kita, mereka memang adalah sahabat yang memiliki hubungan keluarga denganku karna mereka selalu di sisi dan memberikan sandaran saat aku membutuhkan sebuah tempat kedua untuk pulang, tapi hari ini aku ingin menuruti permintaan ayah kemarin, aku harus lebih mengenal kalian dan merasakan kembali apa itu kehangatan sebuah keluarga saat kita bersama."ucap Haru.


Sedangkan Ken tersenyum tipis, karna perlahan putranya itu mau terbuka padanya.


"Haru ayah akan selalu menyayangimu tanpa membedakan kau bukan anak kandung ayah, kau mungkin harus mengalami pengalaman pahit saat ibumu belum mengerti dirimu, tapi sebagai seorang ayah walaupun aku bukan ayah kandungku aku berusaha untuk dekat dan membimbing mu.


Memberikanmu kasih sayang lebih tanpa terbagi karna itulah janji ketika aku menjadi orang tua keduamu saat mengikat janji di altar dan menikahi ibumu."ucap Ken tulus.


Haru begitu terharu mendengarnya.


Keluarga bukan hanya dari seseorang yang sedarah dan terikat dengan sebuah kertas tapi orang asing yang berhasil masuk kedalam hidupmu sama seperti seorang teman dan kau memiliki hubungan kuat dengannya adalah keluarga dan tempat pulang keduamu.


Manusia tak pernah luput dari kesalahan dan kekhilafan.


Karna yang sempurna atau menjadi sempurna bukanlah manusia.


...

__ADS_1


Pantai adalah tempat healing terbaik atau foto moment yang ingin di kenang selamanya.


Dulu Haru kecil sangat menyukai tempat ini karna pantai merupakan salah satu tempat dimana keluarganya pertama kali liburan di luar.


Anggap saja itu sebagai moment pertama dan terakhirnya saat ia melihat sunset bersama ayah kandungnya.


Dan sekarang kejadian itu terulang, dimana satu pria dan remaja laki-laki tengah melihat sunset bersama.


Sedangkan ibunya dan Hana bermain di tepi pantai membuat istana pasir dan menghiasnya dengan kerang kecil.


"Sangat indah bukan..."


"Ya ciptaaan Tuhan sangat mengagumkan ...."


"Haru."


Haru menoleh dan bertatapan dengan mata teduh Ken.


"Seberat apapun kehidupanmu jangan pernah menyerah nak, keluarga dan temanmu akan selalu berada di sisimu.


Kau adalah pemuda yang istimewa dan orang tua yang memiliki anak adalah moment paling berharga dalam hidup mereka.


Walau manusia tempat salah dan tidak sempurna bolehkah ayahmu ini berjanji padamu?bahwa ayah akan selalu menjagamu sampai kau memiliki sebuah keluarga?"


Haru diam lalu tersenyum sangat manis.


Ken benar-benar seorang ayah yang selama ini ia impikan setelah mendiang ayahnya, kenapa dia begitu bodoh untuk tak menyadarinya hanya karna sebuah kebencian di masa lalu.


"Jawabanku sama yang ayah harapkan, iya.....ayah boleh menjagaku, dan kita akan menjadi keluarga yang memulai langkah lebih baik kedepannya dan aku berjanji tak akan pernah mengecewakan atau menyerah seperti kata ayah."



The sky turns orange during sunrise and sunset, a color that gives you hope that the sun is setting only to rise again.


Langit menjadi bernuansa oranye selama matahari terbit dan terbenam, warna yang memberimu harapan bahwa matahari terbenam hanya untuk bangkit kembali.


...


Self healing adalah proses penyembuhan luka batin bukan dengan obat, melainkan dengan mengeluarkan perasaan maupun emosi yang terpendam di dalam tubuh.


Luka batin yang berlangsung dalam waktu lama bisa membuat seseorang merasakan stres kronis, depresi, dan gangguan kecemasan yang semakin memperburuk kesehatan mental.


Parahnya lagi, hal ini bisa membuat seseorang melukai diri sendiri atau mencoba bunuh diri.


Mengobati luka batin utamanya memang dengan bantuan tenaga kejiwaan profesional, seperti psikolog atau psikiater. Di dalam perawatannya, self healing mungkin menjadi salah satu hal yang perlu diterapkan.

__ADS_1


Dalam buku Self Healing Is Knowing Your Own Self, perbaikan pada diri bertujuan untuk mengeluarkan emosi yang terpendam.


__ADS_2