The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Wasiat Asa


__ADS_3

"Asa."


"Ya bi?"


Kedua perempuan itu tampak duduk di teras rumah yang terdapat kursi panjang kayu.


Sedari tadi Asa hanya sibuk mengerjakan novelnya di laptop sedangkan sang bibi terus menatap kearahnya tanpa tau hal itu di sadari Asa.


Melihat sang bibi tampak gelisah sejak tadi sambil memegang sesuatu yaitu lembar kertas membuat Asa sedikit curiga tetapi bagaimana pun dia tetap menyayangi sang bibi karna bibinya itu telah mengantikan peran ibunya yang telah lama tiada.


"Ini tentang rumah wasiat dari ayah dan ibumu Asa."


Bersamaan itu bunyi ketikan laptop terhenti, Asa memandang tak mengerti ke arah sang bibi.


"Sayang dengarkan ini dan jangan memotongnya, sebelum kematian kedua orang tuamu mereka telah menitipkan sebuah wasiat pada bibi dan paman dan itu adalah semua harta warisan mereka termasuk sebuah vila mewah yang mereka beli di pinggir kota dekat hutan Nagawasaki (nama fiktif hutan Jepang.)


Mereka memberikan vila itu setelah umurmu lebih dari 20 tahun dan katanya vila itu telah di beli oleh orang kaya akan tetapi kedua orang tuamu belum sempat menandatangi surat kontrak itu."


"Maksud bibi itu artinya..."


"Kau harus merebut apa yang menjadi pemberian orang tuamu Asa, jual beli itu tidak benar akan tetapi bibi tak bisa membantumu atau mencari tau siapa pembeli dari vila milik orang tuamu karna lokasinya cukup jauh dari kota.


Maafkan bibi..."ucap sang bibi tampak menyesali kesalahannya akan tetapi sebenarnya itu bukanlah kesalahannya.


Hanya saja sang bibi merasa menyesal karna terlambat memberitahu Asa dan tak bisa membantu gadis yang sudah ia anggap dan rawat seperti putrinya sendiri di saat dia tak bisa mengandung seorang keturunan lagi.


Asa adalah penyembuhnya di masa ia dan sang suami putus asa tak memiliki seorang anak.


Asa datang memberi warna baru baginya walau gadis itu memang tak bisa sepenuhnya terbuka jika di hadapkan sebuah masalah dan sang bibi tentu sangat tau dan mengenal bagaimana sifat asli Asa.


Gadis dengan sifat misterius begitulah sebutannya, tapi Asa bukan orang yang berlaku semena-mena di atas kekuatan atau kekuasaan malah dia berhati lembut sama seperti Haru dan Akira, dirinya tak segan menolong seseorang asing yang membutuhkan bantuannya dengan caranya sendiri, perilakunya hampir sama seperti adik Akira maka tak heran kedua orang itu sering memiliki kesamaan menurut orang lain bahkan Akira sendiri.


Sementara itu Asa tampak sedang berpikir.


Entah apa yang dipikirkannya, semua ini menyangkut keputusannya tentang wasiat kedua orang tuanya, dia bukan orang yang mempunyai hati terlalu baik untuk merelakan atau membiarkan wasiat kedua orang tuanya jatuh ke tangan orang asing.


Gadis itu tak tamak akan harta karna dia bisa mencari apa yang ia mau berkat bakat dan usahanya.


Otaknya sangat cerdik dari pada Haru.

__ADS_1


Tapi dia bisa di bilang bukan orang berhati baik seperti kekasihnya.


Apa yang ia mau harus ia dapatkan karna itu adalah prinsip mutlaknya seolah ia menyukai hal yang membuatnya tertarik pertama kali bertemu atau melihatnya.


Dan Akira adalah salah satunya, tapi dia tau seseorang yang menjadi objek obsesinya perlahan akan merasa tersiksa karna kekangannya jadi Asa mencoba mengendalikan emosi yang ia kontrol dengan baik.


Dia tak mau kehilangan atau menghancurkan orang yang ia sayang.


Karna dia juga akan hancur bahkan mati jika orang itu meninggalkannya.


Sekuat apapun Asa dia rapuh seperti sehelai tisu yang mudah robek, hatinya sangat sensitif terhadap singgungan, dia juga mudah marah karna tak punya pengendali temperamen yang baik, dia sangat posesif terhadap miliknya dan pencemburuan.


Akan tetapi sifat Akira menetralkan semua itu, jika mereka kebalikan maka semestinya mereka adalah pelengkap dan itu terbukti, semarah apapun Asa dia masih bisa di tenangkan oleh pawangnya, begitu juga Akira pemuda itu akan marah jika ada sesuatu yang benar-benar membuatnya kesal dan memendamnya lalu dia akan berkeluh kesah pada Asa karna gadis itu adalah sandarannya.


"Asa apa kau mau melakukannya?"


Pertanyaan dari sang bibi kembali mengudara hingga menyadarkan lamunan Asa.


"Apa yang kau pikirkan sayang?jika memang kau tak bisa..."


"Aku bisa!"


"Aku bisa menyelesaikan semua, bibi bilang vila itu seharusnya milikku kan? apapun yang berasal dari pemberian ataupun hadiah kecil dari kedua orang tuaku maka aku akan menjaganya dan tak membiarkan siapapun memilikinya, sama seperti gelang pemberian Akira dari yang selalu aku simpan sampai sekarang."ucap Asa dengan nada mutlak.


Dulu saat kecil dia berulang tahun dan bibinya mengundang dua teman yang dekat dengannya.


Akira dan Haru.


Kedua bocah laki-laki itu datang sambil membawa hadiah.


Terutama hadiah Akira lah yang paling Asa ingat dan menarik perhatiannya.


Di mana bocah itu membawa kotak yang begitu kecil dengan bungkusan kertas kado yang acak, sepertinya anak itu berusaha keras merapikannya tapi namanya anak kecil juga sangat lucu.


Dengan polos Akira mendekatinya dengan bibir merahnya yang penuh krim kue.


'Ini untukmu Asa hehe, aku membuatnya sendiri.'


Ucap bocah itu lugu tanpa tanpa binar bahagia dan sisi gelap gadis itu menatap lekat hanya kearahnya.

__ADS_1


Asa tersenyum cantik lalu menerima hadiah Akira.


Saat dia membukanya dia bisa lihat isi dari hadiah itu.



"Bagaimana?"


"Ini sangat indah."


"Huh?"


Akira sedikit tak mengerti dengan ucapan Asa tapi dia mengangguk saja.


"Aku membuatnya sendiri pasti Asa cantik memakainya, apa Asa menyukai gelangnya?"tanya Akira membuat gadis itu mengangguk antusias.


Ya apapun pemberian mu Akira, karna gadis itu telah tertarik padamu maka ia akan menerima tanpa pengecualian atau penolakan.


Karna baginya jika dia sampai menolaknya dia akan merasa kehilangan sesuatu atau rasa kosong yang selama ini membuatnya mati tersiksa dalam jurang kegelapan selamanya.


Dan kau adalah satu satunya cahaya yang menjadi penyelamatnya.


Hanya kau Akira yang bisa menyelamatkan gadis itu.


Tanpa orang sadari bahwa sosok yang mereka kagumi bisa menjadi bumerang sendiri.


...


There are 3 things that can make you successful, ability with experience, help from others and luck.


Positive thoughts produce a positive outlook and a positive outlook widens your breakthroughs towards good luck.


Luck only comes to good people, while bad people are usually called coincidence.


Ada 3 hal yang bisa membuatmu berhasil, kemampuan dengan pengalaman, bantuan orang lain dan keberuntungan.


Pikiran positif menghasilkan pandangan yang positif dan pandangan positif akan memperluas terobosan menuju keberuntungan.


Keberuntungan hanya datang pada orang baik saja, sedangkan orang jahat biasa disebut kebetulan.

__ADS_1


(Terima kasih telah membaca cerita pertamaku ini, kata makasihku gak bisa mengambarkan semuanya. Love you all... tunggu lanjutannya.😘)


__ADS_2