The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 58 Kemunculan Gavin


__ADS_3

"Akira..."


Haru baru sampai di UKS dan melihat Akira dan Asa.


"Kau lama sekali."ucap Asa.


"Masih mending diriku yang tampan dan baik hati karna membawa oleh-oleh untuk orang sakit, dan kau?tidak membawa apa-apa kan?"sindir Haru tapi kemudian dia membeku saat Asa mengeluarkan tatapan tajamnya.


Gadis itu benar-benar menakutkan!


"M-maafkan aku...tolong ampuni aku."ucap Haru terbata dengan menyatukan kedua tangannya kedepan.


Akira yang melihatnya hanya mengelengkan kepalanya saja.


"Oh ya Haru apa kau bertemu dengan Andre tadi?"tanya Akira membuat Haru kaget.


Dari mana anak itu tau sedangkan dia saja belum keluar dari UKS sama sekali?


"Bagaimana kau tau?"tanya Haru penasaran.


"Hanya menebak."


"Hah?kau tau hanya dari menebak saja?"


"Itu bukan hal penting, yang penting adalah apa kalian menemukan buku benang merah?"ucapan Akira sontak membuat Asa dan Haru saling tatap.


"Akira bukannya kau tak percaya dengan buku itu, ayolah itu hanya cerita..."


"Aku pernah menyentuhnya dan aku tau kalian berusaha mengelaknya."


"Kau..."


"Saat kau menceritakan tentang buku itu, semenjak itu aku bertemu dengan arwah penasaran yang selalu menganggu ku sekolah."


Asa menyentuh tangan Akira.


"Jadi kau tau ini sejak awal?"tanya Asa.


'Mungkin ini saat yang tepat untuk memberitahu Asa dan Haru.'batin Akira.


"Ya aku tau tentang buku benang merah dan kebenaran di baliknya."


Asa dan Haru kembali di buat terkejut, tapi mereka sama-sama binggung dengan ucapan Akira tentang sebuah kebenaran.


"Kebenaran apa Akira?"


"Ada seorang mahasiswa bernama Gavin Arlangga, dia berada di tingkatan yang sama dengan kita.


Walaupun dia pemuda yang pendiam tapi dia memiliki IQ yang tinggi, hal itu membuat kepala sekolah tertarik padanya, akan tetapi karna kepintarannya kepala sekolah yang licik terus memanfaatkannya untuk menjadi juara di kampus lain, dan dia juga mengancam kelemahannya yaitu adiknya bernama Kenza Arlangga.


Gavin yang tak sanggup menahan rasa kebenciannya akhirnya memutuskan untuk mengakhiri dirinya, ketika jiwa seseorang masih memiliki rasa kebencian dan balas dendam yang menumpuk di hatinya maka dia akan menjadi arwah penasaran karna belum memenuhi hasratnya di dunia, manusia itu terkadang bodoh dan egois, kepala sekolah yang masih mengetahui arwah Gavin meneror akhirnya memerangkap jiwa tak bersalah itu ke dalam buku diary milik Gavin dan mengikatnya dengan benang merah."

__ADS_1


"Akira, kau kira mereka akan percaya denganmu..."


Akira memotong ucapan Haru.


"Haru apa kau percaya?"


"Hah?aku?"ucap Haru sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Bukankah kau tadi mengatakan kalau jika aku memberitahu kebenarannya banyak orang yang tidak percaya?aku tau sulit rasanya menceritakan kebenarannya termasuk hubunganmu dengan Andre di masa lalu."


Haru tersentak, kenapa Akira seolah bisa membaca pikirannya.


"Akira katakan sebenarnya apa yang terjadi padamu?kau tiba-tiba sesak nafas dan pingsan di kelas."ucap Asa mencoba mengalihkan topik.


"Asa...kau menanyakan itu untuk mengalihkan topik bukan?aku tau, aku sudah tau semua dari awal.


Jika kalian belum percaya maka..."


Tiba-tiba angin dingin berhembus disekitar mereka.


Haru merasakan hawa aneh itu hingga membuat tubuhnya merinding.


Dia menatap Asa masih memandang kearah Akira yang menundukkan kepalanya.


Mereka berdua bukannya tak percaya.


Tapi...


Bukan dirinya.


"Aku adalah Gavin Arlangga."


Suara itu begitu dingin, dan tatapan itu begitu kosong.


Melihat itu mereka benar-benat terkejut.


Apa benar dia adalah Gavin?


Anak yang diceritakan Akira karna bunuh diri?


...


Di sisi lain.


"Aku tidak percaya akan mendapat kutukan sial ini dari anak itu."ucap Aron kesal, dia menatap ke arah cermin yang memantulkan wajahnya yang masih pucat.


Dia masih berada di rumah sakit, dan dia baru sadar saat karna dokter itu membiusnya.


"Apa yang harus kulakukan?aku tidak mau semuanya menjadi kacau dan karna kasus bunuh diri yang dilakukan anak itu menjelekkan namaku.


Apa Bella dan Bisma sudah menemukan buku benang merah itu?sepertinya aku harus menelpon kedua anak itu."ucapnya sambil merogoh saku celananya namun tiba-tiba...

__ADS_1


Krek!


Cermin di hadapannya retak hingga membuatnya terjungkal kebelakang karna terkejut.


Aron kembali mendengus, ini pasti ulah arwah Gavin karna anak itu belum berhenti menerornya.


Dia bangkit dengan kaki gemetar menghiraukan rasa takutnya.


Hingga...


Deg!


Deg!


Deg!


Aron mencengkram dadanya erat karna merasakan rasa ngilu itu kembali datang.


"Sial sial!apa ini ulahmu Gavin!kau mungkin terawa sekarang karna aksi konyolmu itu berjalan lancar tapi saat aku menemukan buku benang merah itu maka kau akan kubuat menderita selamanya anak miskin!"umpat Aron.


Tiba-tiba pintu kamar mandi tertutup sendiri dengan kencang hingga menguncinya, Aron yang panik berusaha membuka pintu itu.


Tapi hasilnya tetap nihil karna pintu itu tak terbuka.


Kran kamar mandi menyala hingga merembes keluar dari wastafel, dengan tertatih karna rasa sakit di dadanya tak berkurang mata Aron membulat saat ada benda yang menyumbat lubang wastafel itu adalah mata orang.


Dia menutup mulutnya sendiri melihat pemandangan mengerikan itu.


Dia menoleh kearah dan kiri untuk menemukan jalan keluar.


Tapi...


'Kau pasti masih ingat kan tentang sumpah pelajar kesayanganmu dulu sebelum dia menusuk dirinya sendiri dengan pisau?bahwa aku akan bersumpah membunuh orang yang berani mengangguku.'


...


Apa kalian tau dari mana asal kata mistis itu?


Mistis berarti mistisme.


Mistisme merupakan paham yang memberikan ajaran yang serba mistis (misal ajarannya berbentuk rahasia atau ajarannya serba rahasia, tersembunyi, gelap atau terselubung dalam kekelaman) sehingga hanya dikenal, diketahui atau dipahami oleh orang-orang tertentu saja, terutama penganutnya.


Kata mistemis berasal dari bahasa Yunani mystikos yang artinya rahasia (geheim), serba rahasia (geheimzinnig), tersembunyi (verborgen), gelap (donker) atau terselubung dalam kekelaman (in het duister gehuld).


Biasanya kata mistis sering digunakan untuk film horor bukan?


Lalu bagaimana jika sebuah film memiliki genre thiller?


Genre film ini memang masih memiliki benang merah dengan film horror, namun tak semua film bergenre thriller maka akan bernuansa menakutkan. Film jenis ini lebih memfokuskan kepada ketegangan para penonton, sehingga saat kalian menikmati film tersebut kalian tak akan hanya berdiam diri saja. Kalian akan dibuat deg - degan sepanjang film, sampai mungkin membuat kalian bingung dengan ending dari film itu atau disebut plot twist (ending yang tak tertebak).


Contoh film dengan genre thriller terbaik, Gone Girl, Don't Breathe dan Get Out merupakan contoh film terbaik.

__ADS_1


(Author udah nonton yang Don't Breathe, mungkin di awal cerita kalian akan mengira film ini membosankan, akan tetapi saat sekelompok pencuri yang sebenarnya adalah para remaja memasuki sebuah rumah tua untuk mencuri disitulah awal ketegangan dan keseruan film di mulai.)


__ADS_2