The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 75 Rencana kabur


__ADS_3

Someone who has lost something thinks that it is his forever. However, in the end he would realize that in this world no one would ever belong to him.


Seseorang yang pernah merasakan kehilangan sesuatu mengira bahwa hal tersebut merupakan miliknya selamanya. Namun, pada akhirnya ia akan menyadari bahwa di dunia ini tidak ada satu pun yang akan menjadi miliknya.


Keabadian dalam hidup seseorang tidak akan pernah kekal, justru kata itu hanyalah perumpamaan untuk orang yang memiliki kekuasaan tinggi yang mengira mereka akan selamanya berada di atas tanpa terjatuh di bawah hingga tak memperdulikan orang-orang rendahan.


Namun pada kenyataannya keabadian itu tidak pernah ada karna dunia akan hancur di masanya.


Akankah kesombongan itu hancur saat waktunya tiba?


Dimana seseorang yang sering di sebutkan dalam dongeng?dan masih adakah benda yang membuat seseorang abadi?


Semua itu...


Hanyalah omong kosong manusia yang perlahan menarik kita ke dalam kegelapan.


...


"Kak mereka sudah ada disini!"ucap Bastian sedikit panik saat mendengar beberapa langkah kaki kearah mereka.


Namun Thea tak mendengar itu, dia memandang wajah Akira yang pucat dan mulut sedikit membiru.


"Bastian apa ada balasan ketika seorang sepertimu mati atau di hukum mati? Aku tidak peduli apa yang akan terjadi selanjutnya padamu tapi satu hal yang membuatku bimbang adalah dirimu."ucap Thea membuat Bastian binggung.


"Jika aku mati kau harus tetap hidup, terserah kau masih berdiri atau berjalan di kegelapan dan cahaya yang pasti...


Jantungmu tetap berdetak itulah permintaan terakhirku."ucap Thea.


Bastian tertegun saat melihat senyuman kakaknya, untuk pertama kalinya dia melihat senyuman tulus yang di tunjukkan kakaknya itu.


Selama ini hanya omong kosong, dan perintah tak masuk akal yang selalu di dengarnya, akan tetapi dirinya tak bisa membantah atau mengontrol emosinya untuk hal yang seharusnya menjadi trauma masa lalunya tapi dia malah terus menerus melakukan perbuatan buruk itu sampai pikirannya menjadi sedikit gila.


Dia hanya mengerti kekosongan tanpa empati, hatinya seolah menjadi batu es karna rasa sepi itu hingga es itu tak bisa hancur dalam sekejap seperti baja yang sulit di hancurkan.


Tapi perlahan kehangatan itu muncul kepermukaan saat melihat senyuman tulus itu...


Mencairkan batu es yang mulai meleleh menjadi air mata.

__ADS_1


Tanpa sadar Bastian menangis, ya untuk pertama kalinya juga manusia tak punya hati sepertinya bisa mengeluarkan air mata saat ini.


Hal itu membuat Thea yang melihatnya terkejut, karna setelah kematian kedua orang tua mereka Bastian tak pernah menangis lagi atau bahkan saat sakit pemuda itu tak mau menangis atau mengeluarkan air matanya lagi.


"Aku mengerti...ini sudah saatnya kita berhenti."ucapnya sambil menggeluarkan pisau tajam dari dalam sakunya.


"Jika kau mati maka bawa aku bersamamu kak, karna aku tak mau merasakan namanya kesepian dalam kegelapan lagi."


...


Tes


Tes


Tes


Darah mengalir di setiap tubuh wanita itu tetapi dia tak menghiraukan dan tetap menusuk perut seseorang yang kini terkulai lemah di lantai yang kotor dengan warna merah.


"A...sa hentikan..."hingga suara yang menyerupai lirihan pelan itu menghentikannya dalam sekejap.


Asa menolah dan menatap kearah Akira dengan mata yang berkaca-kaca.


"Asa kau sudah lepas kendali."ucap Akira, dia berusaha berdiri karna tubuhnya masih lemah dia berpegangan pada tembok.


Sebelumnya Asa pergi keruangan musik hingga dia terkejut melihat keadaan Akira yang hampir sekarat karna ikatan tali yang erat melilit tubuhnya dan membuat pemuda itu kesulitan untuk bernafas.


Akan tetapi sebelum dia mencapai Akira dia melihat seorang wanita yang menodongkan besi kearahnya.


Akhirnya terjadi adu kekuatan antara mereka, dan kalian tau bahwa di balik sikap dingin Asa...


Wanita itu mempunyai ambisi menjadi pemenang sejak lahir, dan dia akan mewujudkannya dengan cara apapun walaupun harus membuat terluka karna berlatih bela diri dengan giat.


"A-akira aku sungguh...tak melakukannya..."ucap Asa dengan nada bergetar karna dia baru saja membunuh seseorang demi melindungi nyawanya sendiri dan orang yang dia sayang.


"Maafkan aku."Akira memotong ucapan Asa dan sampai di dekatnya dia langsung memberi pelukan pada gadisnya itu.


Asa gadis itu diam, tak menangis, dan hanya menatap kosong sambil membalas pelukan pemuda itu.

__ADS_1


"Asa lain kali...


Tahan sifat Yandere mu itu, karna aku takut orang lain akan melihatnya."ucap Akira pelan.


Terkadang kalian meluapkan alur cerita bahwa Asa adalah gadis yang penuh misteri akan tetapi hanya Akira yang tau semua rahasia gadis itu.


...


"Tunggu!"


Haru mengejar seorang remaja yang baru saja melewatinya dan Andre, entah kenapa alasannya dia harus mengejak sosok itu hingga dia berhasil menangkap pergelangannya hingga mereka berdua sama-sama terjatuh dari tangga yang untungnya pendek.


"Aduh!"


"Haru kau baik-baik saja?"teriak  Andre dari kejauhan karna kondisi kakinya pemuda itu tak dapat berlari atau mengikutinya.


"Ya aku baik-baik saja!"teriak Haru dari bawah tangga sementara Andre masih di atas, awalnya Andre binggung kenapa Haru mengejar remaja itu karna dia sendiri tak melihat wajah jelas remaja yang melewati mereka karna tertutup dengan tudung Hoodie berwarna hitam.


"Kau siapa?"tanya Haru pada remaja yang duduk tak jauh darinya karna mereka sempat tersungkur ke lantai saat jatuh.


Bastian terdiam, di sisi lain dia terpaksa mengikuti kemauan kakaknya untuk pergi dulu sementara kakaknya masih mengurus sesuatu katanya.


Untuk pertama kali Bastian merasa khawatir dengan kakaknya karna sebelumnya emosi atau perasaan itu tak pernah ada di hatinya.


"Aku..."


"Tunggu apa kau...salah satu korban dari dua pembunuh berantai itu?"tanya Haru.


Haru mengetahui nama pembunuh itu tapi dia tak sama sekali tak menyadari kalau remaja di depannya adalah adik dari psikopat itu.


Bastian yang mengerti Haru rasanya ingin tertawa tapi di menahannya karna dia belum bisa menjalankan rencananya tanpa kakaknya.


"Ya aku, salah satu korban yang berhasil selamat dan berusaha menyelamatkan diri dengan kabur dari tempat ini."


...


Mengutip dari situs kotaku.com, sosok yandere seringkali menipu audiens, karena mereka tampak normal tetapi cinta membuat mereka menjadi gila. Yandere akan menggunakan kekerasan untuk mendapatkan apa yang mereka mau.

__ADS_1


Ini didasari sifat mereka yang posesif dan obsesif. Mereka tidak keberatan membunuh orang yang mendekati pacar atau orang yang mereka sukai.


Yandere selalu terbelenggu oleh rasa takut. Takut orang yang dicintai akan memilih yang lain, dan mereka rela melakukan apapun agar itu tidak terjadi


__ADS_2