
Sinopsis film Don't Breathe bercerita tentang kisah empat remaja yang tergoda kabar seorang veteran buta memenangkan hadiah besar. Tanpa ragu-ragu, mereka mendobrak masuk ke rumah veteran itu untuk merampas hadiah tersebut.
Don't Breathe merupakan karya sutradara Fede Alvarez dengan Rodo Sayagues membantu dalam hal penulisan naskah. Film ini tayang perdana pada 26 Agustus 2016. Berdurasi 104 menit, Don't Breathe berada dalam naungan studio produksi Ghost House Pictures.
Selama penayangannya, Box Office Mojo mencatat pendapatan film ini lebih dari 157 juta dolar Amerika Serikat (AS). Sejumlah 67 juta dolar AS di antaranya berasal dari penayangan secara internasional.
Film bergenre thriller dan horor ini menceritakan kisah trio pencuri yang masuk ke rumah seorang pria tuna netra dengan harapan akan membawa pulang banyak harta. Namun, nyatanya orang tuna netra itu tak bisa disepelekan.
...
Happy reading...
"Akira kenapa kau bergumam dari tadi?"tanya Bisma heran.
"Aku tidak bergumam tapi menyanyi tau."jawab Akira.
"Iya aku tau kenapa kau menyanyi?"
"Memang tidak boleh."
Bisma rasanya ingin angkat tangan mengurus bocah satu itu sementara Andre hanya mengelengkan kepalanya saja.
"Akira kita harus diam, untuk mendengar suara sekecil apapun jadi jangan berisik."ucap Andre membuat pemuda bermata biru itu memajukan bibirnya.
"Kita sudah berkeliling di tempat ini tapi aku tak menemukan apapun, sepertinya aku salah melihat."
"Apa maksudmu?"tanya Bisma, tampaknya pemuda itu menjadi aktif bertanya saat bersama Akira.
"Saat kami bertiga ke sekolah ini untuk bukti menerima tantangan dari kalian aku melihat seseorang yang memperhatikan kami."jelas Akira membuat kedua pemuda itu tersentak.
"Jadi kalian benar-benar melakukannya?"tanya Andre.
"Tentu saja kau pikir kami ingkar janji, jika tak percaya minta saja buktinya pada Haru karna dia memegang memo nya."jawab Akira.
Andre terdiam, sebelumnya dia dan kedua temannya hanya iseng memberi tantangan itu tapi mereka gak tau bahwa Akira dan temannya benar-benar berani ke sekolah angker itu hanya untuk memenuhi janji mereka.
Andre jadi merasa bersalah, hingga saat itu dia menemui Akira untuk berbicara dan bocah itu dengan enteng menjawab.
"Tindakanmu itu benar, aku ingin memecahkan misteri tentang kasus pembunuhan berantai disana, tak kusangka kau mempermudahkannya entah niatmu itu kebetulan atau tidak itu tak menjadi masalah besar, tapi jika kau ingin meminta maaf sepertinya itu tak perlu karna aku bisa membawa teman-temanmu kesana lagi tanpa perintahmu."ucap anak itu.
Anak itu benar-benar sesuatu batin Andre.
Tap tap tap
Tiba-tiba mereka mendengar langkah kaki sontak hal itu membuat mereka memandang sekeliling tapi tak menemukan jejak apapun.
"Ini aneh, apa itu hanya halusinasi dari dalam benakku?atau kalian berdua mendengar suara langkah seseorang di tempat kosong ini."tanya Bisma.
"Aku mendengarnya tapi itu hanya samar-samar...."
__ADS_1
"Aku juga."
"......"
"Sepertinya kita harus berpisah untuk mengeceknya."ucap Akira tiba-tiba.
"Apa kau yakin?bagaimana pun musuh dalam kegelapan lebih mengerikan di banding musuh dalam selimut karna mereka menyerang mu ketika kau sendirian."ucap Bisma.
"Kalau begitu mari kita buktikan, apa dia musuh atau kegelapan atau musuh dalam selimut?"
...
"Aku tau...
Aku tau...
Mengapa kalian bertiga kesini...
Mencarimu?
Kalian tak akan bisa...
Bahkan untuk melihat jejakku.
Menemukanku?
Jika kau senang berada di kegelapan...
Yang pertama bukanlah pemenang...
Tapi yang terakhir...
Adalah pemenangnya."
...
Disisi lain ketiga pemuda itu berpisah, Akira mengambil jalur kanan, Andre kiri, dan Bisma lurus.
Akira memasuki ruang yang banyak dengan rak dan buku yang berhamburan di lantai, dia yakin kalau ruangan itu dulunya adalah perpustakaan.
Akan tetapi entah apa yang terjadi tempat ini di biarkan kosong hingga begitu lama.
Dia berjalan kearah rak yang tak bertumpuk, hingga dia terkejut saat melihat cahaya dari balik rak yang menghadap belakang.
"Itu....apa?"
Tak tak tak...
Suara ketukan itu berhasil membuat jantung Akira hampir saja melompat dari tempatnya, dia langsung menolah ke kiri dan kanannya tapi lagi-lagi tak ada seseorang yang masuk ke ruangan itu kecuali dirinya sendiri.
"Astaga Haru benar, ini menakutkan dari pada bertemu dengan Gavin."gumam Akira pelan.
__ADS_1
"Aku pernah melihat film horor di tv bersama Jio dan ayah tengah malam dan suasana film itu persis dengan apa yang ku alami sekarang, apa aku benar-benar akan bertemu hantu jelek berambut panjang yang muncul di tv?"ucap Akira mengoceh sendiri.
Dia melirik sekitarnya hingga dia lagi-lagi beratap dengan mata itu.
Mata manusia....
Kini tengah menatapnya dengan sorot mata tajam.
Tunggu...
Kenapa mata itu terasa familiar?
Dia benar-benar tak mengerti...
Karna mereka tak pernah bertemu tapi dia merasa dejavu setiap kali memasuki sekolah ini.
Dia...
Adakah bocah laki-laki itu.
"Akira apa kau mau bermain petak umpet denganku?kau telah menemukanku sekarang giliran aku mencari dan menangkapmu...."
Deg!
"Tunggu, kau siapa..."
"Apa aku harus menyebut namaku?kau adalah pemuda delapan tahun lalu yang melihatku, kau masih lupa denganku?"
"Aku benar-benar tak mengenalimu tapi aku merasa pernah bertemu denganmu sebenarnya siapa kau!"ucap Akira sambil mencengkram rambut kepalanya sendiri.
Bastian hanya terkekeh, rupanya sebuah kegelapan memiliki kebenaran akan tetapi bukan berarti kebenaran itu membawanya ke cahaya justru bisa membuatnya semakin jatuh ke dalam jurang kegelapan.
...
Tau Sadako?
Terkait legenda horor Jepang, tentu tidak dapat dinafikan dari Sadako. Kisah mistis yang menjadi buah bibir masyarakat di Negeri Matahari Terbit itu memang tidak ada habisnya.
Cerita legenda urban yang diwariskan leluhur warga Jepang itu, hingga kini masih saja diperbincangkan kendati Jepang sudah sangat modern.
Intinya Sadako adalah hantu Jepang yang bisa kita sebut seperti kuntilanak orang Indonesia.
Lalu apa kalian pernah mencoba bermain petak umpet hantu?
Hitori kakurenbo adalah sebuah permainan di Jepang . Permainan ini layaknya petak umpet. Namun bedanya, hitori kakurenbo tidak dimainkan dengan teman, melainkan dengan makhluk halus. Petak umpet hitori kakurenbo dimainkan satu orang saja dengan makhluk gaib.
Permainan ini sudah dicoba banyak orang, ada yang merasakan kejanggalan usai melakukannya ada juga yang tidak merasakan keanehan apapun. Untuk mengakhiri permainan ini, pemain harus menemukan boneka terlebih dahulu dan menyemburnya dengan air garam.
Tak sedikit pula yang menyebutkan bahwa bahaya dari permainan ini sangat tinggi. Sebab Hitori Kakurenbo ini mirip dengan ritual boneka voodoo dengan sejumlah elemen yang terkait dengan takhayul. Seperti air sebagai media dunia manusia dan alam gaib, beras sebagai simbol sesajen, dan juga benang merah sebagai simbol pembuluh darah.
Apa kalian masih tetap ingin mencobanya?
__ADS_1
Kalo author cuma lihat caranya di konten creator youtuber kayaknya seru sekaligus creepy.🗿