The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Side story(Akira & Asa)


__ADS_3

Apa kalian suka hewan imut?


Contohnya seperti kucing.


Hewan berbulu yang kecil nan imut dengan tingkah absurd yang mengemaskan ketika kita bermain dengannya adalah salah satu hewan peliharaan yang banyak dirumah.


Kucing merupakan hewan yang manja terhadap majikannya,ah lebih tepatnya jika kita memeliharanya dengan baik dan bersih maka kita jadi babu hewan pemalas itu hehe...


Tapi untuk pecinta atau penyayang hewan,pastikan akan rela merogoh rupiah yang tak sedikit demi melakukan perawatan mahal agar sikucing tetap sehat dan glowing.


Akira baru mengetahui kalau Asa menyukai hewan berbulu itu.


Saat mereka pulang sekolah,dan menunggu supir untuk menjemput mereka,kedua anak itu tengah berada dipinggir jalan untuk melihat anak kucing yang tengah makan cookies dari tangan mungil Asa.


Melihat itu Akira pun berjongkok dan mengelus kepala kucing itu hingga terdengar geraman kecil dari kucing berwarna hitam itu.


"Jangan mengganggunya saat dia makan,atau kau akan digigit."peringat Asa membuat Akira mengangguk sambil menjauhkan tangannya.


"Asa suka kucing ya?"tanya Akira yang berumur 9 tahun.


"Aku hanya suka kucing hitam."


"Kenapa hanya suka kucing hitam?putih bagus kok..."


"Aku hanya suka yang hitam tidak yang putih Akira."jawab Asa.


"Jadi Asa hanya suka kucing hitam kan?"


"Iya."


Dan hari itu Akira tau kesukaan gadis yang menjadi sahabatnya itu.


...


Bagi Asa,Akira itu temannya yang unik anak itu mudah menangis jika melihatnya terluka.


"Kenapa kau menangis?"tanya Asa melihat mata bulat itu berair dan hidung merah dan tersumbat.


Entah kenapa Akira sangat lucu pikir Asa.


"Sniff...Asa hiks jangan demam lagi, nanti Akira pergi kesekolah sendirian."ucap Akira mengelus plester demam didahi Asa.


Bibi Asa yang sedang menyuapi Asa dikamar putrinya itu pun tertawa,Akira memang mampu membuat mereka semua senang dengan tingkah sederhananya.


Sementara Asa hanya mengangguk,dia juga tidak tau kenapa ia bisa demam atau sakit,mungkin penyebabnya adalah saat Akira mengajaknya hujan-hujanan dibelakang rumahnya waktu itu.


Sudah tau dia tak tahan dingin tapi dia mengiyakan saja permintaan Akira.


Asa memang tak pernah bisa menolak Akira.


Dan Akira akan menuruti perintah Asa.


...


Satu hal lagi yang unik dari persahabatan mereka.


Akira tidak pernah melihat Asa bermain dengan perempuan,kata Haru sebenarnya banyak yang mau mendekati Asa tapi gadis itu terang-terangan mengusir mereka sendiri.


Saat Akira bertanya Asa malah balik bertanya.

__ADS_1


"Aku tidak suka mereka,kau juga kan?"


Tanpa sadar Akira mengangguk,memang iya sih dia tak suka bermain dengan perempuan karna mereka akan berteriak dan meminta no ponselnya sampai membuat ponsel mahalnya rusak karna banyaknya pesan tak perginya dan telpon.


Akira pikir mungkin Asa juga sama sepertinya karna tak mau diganggu.


Akira yang masih berumur 9 tahun memang tampan dan manis sedangkan Asa itu cantik seperti putri,wajar saja sih mereka terkenal dikalangan para bocil.


...


Menurut Haru,Asa dari dulu itu tak pernah berubah.


Yaitu sikap dinginnya.


Jika biasanya gadis remaja seperti Asa akan menikmati waktu menjadi remaja gadis yang ceria dan suka shopping atau ngumpul sama teman-temannya.


Asa itu cuma nongkrong dirumah Akira.


Jika yang lain suka posting foto di ig untuk pamer maka Asa sebaliknya.


Dia tak pernah selfie atau foto sendiri.


Asa hanya mau selfie jika Akira yang memintanya.


Aneh kan.


Pokoknya jangan ikut campur urusan Asa deh.


Pernah sekali Haru mencampuri urusan gadis itu karna dia kepo dengan foto cowok yang menghadap belakang di wallpaper ponsel Asa,gadis itu langsung menatapnya tajam duluan hingga membuat nyalinya ciut.


Semenjak itu dia tak pernah tau siapa cowok itu,tapi akhirnya saat kelulusan SD dengan wajah watadosya Asa memberitahu Haru.


"Itu foto Akira."


Kecewa berat Haru.


...


Asa dan Akira itu sama-sama punya kegemaran atau disebut hobi.


Mau tau hobi mereka berdua apa?


Asa suka menulis.


Akira suka menggambar.


Lah itu kan beda?


Tapi dari segi seni itu sama karna menulis dan menggambar mampu membuat otak manusia berkerja ekstra.


Iya...


Mikirnya itu loh yang bisa berjam-berjam.


Bagi Asa menulis itu mengapresiasikan pemikirannya.


Bagi Akira menggambar itu mengapresiasikan perasaannya.


...

__ADS_1


Semenjak kecil Akira dilimpahi kasih sayang oleh kedua orang tuanya.


Berbeda dengan Asa dia sama sekali belum merasakan kasih sayang orang tuanya,selain dulu orang tuanya sibuk bekerja dan mereka meninggal saat kecelakaan mobil.


Asa kecil dulu begitu menginginkan perhatian dan kasih sayang.


Oleh karna itu sebelum dia bertemu Akira dia mempunyai teman yang mau berteman dengannya tapi dengan maksud dan tujuan yang jahat.


Asa yang tidak tau apa-apa malah terkena imbas dan kesalahan yang tak pernah ia buat sehingga dia jauhi oleh orang-orang disekitarnya.


Oleh karna itu Asa mempunyai sedikit trauma ketika berteman dengan gadis seusianya.


Dan hanya Akira teman pertama yang tulus mau berteman dengan Asa.


Anak laki-laki ceria dan aksen cadelnya itu telah menarik semua perhatian Asa padanya.


Mata biru safir yang polos dan memujinya cantik ketika pertama kali bertemu membuat Asa merasakan perasaan aneh.


Ketika dia berusia remaja barulah dia sadar kalau desiran aneh dihatinya menandakan kalau dia jatuh cinta pada pemuda yang selalu bersamanya itu.


Sudah ia katakan diawal bukan,apa yang harusnya menjadi miliknya akan tetap selalu menjadi miliknya selamanya.


Jika Akira seandainya tak benar-benar mencintainya bagi Asa tak masalah selama dia bisa disisi pemuda itu.


Karna Asa benar-benar jatuh pada pesona pemilik mata biru safir itu.


...


"Akira..."


"Apa?"


"I love you!"


"Lop yu tu!"


Haru yang melihat kedua teman boncelnya itu mengelengkan kepalanya.


Diantara temanya dia memang paling tinggi,jadi Asa dan Akira itu masih pendek dibanding dirinya.


"Hei cil,kau bisa bahasa Inggris gak sih?pengucapanmu itu salah."ucap Haru.


Akira melirik sinis kearah Haru,lalu dia menatap wajah cantik Asa yang barusan gadis itu mengatakan dia mencintainya.


Cup!


"Astaga kalian berdua ingat tempat dong!"ucap Haru tak habis pikir karna saat ini mereka di mall dan dengan santainya Akira mencium bibir Asa.


Percuma saja kau ingatkan berapa kali Haru.


Namanya juga orang jatuh cinta.


Serasa dunia milik berdua.🤣


Sedangkan Asa,wajahnya bersemu merah karna baru pertama kali Akira menciumnya duluan.


Bukankah itu kemajuan yang bagus?


Kalau perasaan cintanya juga terbalaskan.

__ADS_1


Ah dia jadi ingin menerkam pemuda didepannya ini sekarang kalau tidak ada Haru.


'Apa yang kau lakukan Akira,barusan kau memancing sifat agresif Asa sebenarnya...ya ampun anak itu bodoh sekali.'ucap Haru dalam hati.


__ADS_2