The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter
Bab 20 karakter kedua: Apa Jio psikopat?


__ADS_3

"Kau menuduhku seorang psikopat?"tanya Jio dengan satu alis yang naik.


"Tidak-tidak bukan itu..."


Haru bertambah gugup.


Bisakah ia kabur?kalo bisa dia ingin segera menjauhi pemuda disampingnya ini.


Yap,itu adalah Jio entah kenapa dia langsung menuruti perintah pemuda itu untuk menemaninya duduk dibangku taman rumah sakit.


"Maksudku kenapa kau tidak pulang dan masih duduk disini?sebenarnya apa urusanmu ke rumah sakit sih? bisakah kau memberitahuku!"ucapan Haru.


Sungguh dia itu kepo pake banget,tapi dia tau Jio bukanlah orang yang mudah membeberkan rahasia atau privasinya.


Sial,aku keceplosan!batin Haru nelangsa saat melihat ekspresi Jio yang tak nyaman.


Sementara itu tatapan Jio kembali datar,dia tak tau kalau teman kakaknya itu cerewet seperti kakaknya.


Sebelumnya Jio itu memang perhatian bersama orang-orang yang dekat dengannya,tapi pengecualian untuk Haru dan Asa,dua orang itu adalah rivalnya dalam memonopoli sang kakak.


"Kenapa kau sangat ingin tau huh?sudah aku bilang jangan ikut campur urusanku kan."ucap Jio dingin.


Jleb!


Perkataan Jio langsung menusuk hati Haru,dia kesal oke tapi tak bisa melawan pemuda berotot itu.


Meskipun masih muda postur tubuh Jio memang sangat bagus,anak itu memiliki penampilan lebih macho dibanding dirinya yang kurus karna sering melewatkan waktu makannya saat ia depresi.


Apakah aku harus minum minuman menambah otot?mungkin itu ide yang sangat bagus,pikir Haru.


Tanpa Haru sadari kalau sedari tadi Jio terus menatapnya dengan pandangan yang tak bisa diartikan sebagai apa.


"Temperamental,narsistik dan OCD."


"Hah?kau bilang apa tadi?"tanya Haru binggung saat Jio berbicara kata-kata yang hanya dimengerti oleh dokter.


Tidak taukah Haru pengidap bipolar tapi dia tak pernah tau apa itu bipolar sehingga Daniel menjelaskannya.


"Aku sudah memberitahumu kan,sudahlah aku harus pulang sebelum kakakku mencariku."ucap Jio mulai beranjak dari sana.


"Dia itu..."ucap Haru melihat kepergian Jio.

__ADS_1


"Akira...lihatlah adikmu!huh,aku kesal dengannya, kenapa sih kau bisa tahan mempunyai adik sepertinya?"gerutu Haru sambil menatap punggung Jio yang telah menghilang.


...


"Obsessive Compulsive Disorder atau disingkat OCD adalah bentuk masalah kesehatan mental yang membuat pengidapnya mempunyai pemikiran dan dorongan yang tidak bisa dikontrol yang sifatnya berulang (obsesi) serta munculnya perilaku (paksaan) kompulsif."ucap Daniel panjang lebar,dia binggung kenapa pasiennya kembali mendatanginya untuk menanyakan hal itu.


"Lalu bagaimana dengan temperamental?"tanya Haru.


"Setiap orang memiliki temperamen yang berbeda. Ada yang sehari-harinya tenang dan mudah berdaptasi, ada yang mudah bersedih, dan ada pula yang mudah marah. Dalam psikologi, temperamen adalah gaya perilaku dan karakteristik seorang individu dalam merespons sesuatu. Temperamen seseorang biasanya sudah terlihat sejak bayi."


"Pantas saja sikapnya suka seperti itu dia sangat mudah marah tak bisa diajak bercanda,oh ya apa itu narsistik?"


"Pengidap narsistik juga biasanya memiliki tingkat empati yang rendah kepada orang lain, dan menganggap dirinya memiliki kepentingan yang lebih tinggi dari orang lain. Pengidap gangguan kepribadian narsistik memiliki perasaan yang mudah tersinggung dan bisa dengan mudah merasakan depresi ketika mereka di kritik oleh orang lain, meskipun mereka memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi."


"Pantas saja dia sangat sombong padaku!tapi aku masih binggung dengannya."


"Hei Haru justru aku yang binggung kenapa kau menanyakan tiga sindrom itu?"ucap Daniel balik bertanya.


"Aku bertemu dengan temanku tadi,dan aku bertanya kenapa dia berada disini juga."


"Wah jadi sindrom yang dialami temanmu itu cukup rumit dan tak terduga."ucap Daniel.


Haru bertambah binggung.


"Biasanya orang-orang yang memiliki tiga ciri-ciri itu tak pernah mau konsul pada dokter karna mereka sangat yakin kalau mereka itu sehat atau seperti orang normal pada umumnya,tapi disisi lain kita bisa lihat dengan jelas dia sangat tertutup dan tak suka keramaian ataupun bergaul dengan orang lain,mereka lebih menyukai kesendirian,biasanya untuk pendamping atau menyeimbangkan karakter mereka adalah orang yang bersifat childish."


"Akira?"ucap Haru spontan karna dia mengenal salah satu temannya yang bersifat childish.


"Siapa itu?"tanya Daniel.


"Ah itu sahabatku."jawab Haru.


"Apa Akira yang..."


"Bukan dia tapi adiknya,aku bertemu adiknya tadi."


"Oh jadi temanmu adalah adik Akira?"


"Ya mungkin."ucap Haru tak yakin.


Karna menurutnya,dia merasa tak bisa mendekati Jio dibanding Akira.

__ADS_1


"Kau tampak tak suka dengannya?"ucap Daniel membuat Haru mendengus.


"Itu karna sifatnya yang menyebalkan!"ucap Haru.


Ya kan,Jio itu kulkas berjalan yang menyebalkan!?


"Kau tau karakter seseorang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,jadi kau harus lebih mengenal mereka terlebih dahulu sebelum menghakimi."


"Aku tidak menghakimi,aku tau bahwa orang tidak bisa dilihat melalui covernya saja tapi yang membuatku sebal adalah...kenapa dia menganggap ku rivalnya!"ucap Haru dengan dua alis yang menekuk hingga menyatu.


Daniel tertawa melihat raut muka Haru yang lucu.


"Tapi apa kau tak kasian dengannya?dia susah bergaul jika berada dalam zona nyamannya."


"Aku juga kasian sih,tapi dia tak mempersalahkan hal itu,malah dia hanya sangat menempel pada kakaknya."


"Bisa kau ceritakan kepribadian Akira dan adiknya?"tanya Daniel penasaran.


Haru menghela napas.


"Akira dan Jio adalah dua kakak adik,mungkin jika kau melihatnya atau bertemu dengannya kau pasti akan mengira Jio kakaknya tapi sebenarnya Akira adalah kakak Jio,sifat mereka juga sangat berkebalikan.Kalau yang satu ekstrovert maka yang satunya introvert begitulah aku menyebutnya,aku juga telah mengenal mereka berdua dari kecil karna aku dekat dengan Akira waktu paud,Akira pemuda yang manis,ceria dan menyebar aura positif bagi orang sekitarnya sedangkan Jio dia pemuda yang tertutup,pendiam dan yang aku binggung adalah aku tak pernah melihatnya tertawa apalagi tersenyum."


"Benarkah dia tak pernah tersenyum?"


"Itu benar dokter!"ucap Haru serius tapi wajahnya sangatlah lucu.



(Ekspresi Haru kira-kira seperti itu.🤣)


"Hahaha oke-oke,entah kenapa aku tertawa sepertinya kau harus menemukan cara agar dia tertawa."ucap Daniel sambil memegang perutnya karna tak tahan untuk tertawa melihat wajah Haru.


"Dia hanya tertawa dan tersenyum untuk kakaknya."


"Hei bukankah itu sangat manis,mungkin dia memang hanya bisa tersenyum jika menemukan pasangannya."


"Aku tak yakin,dia sudah mempunyai pacar."


"Apa wajahnya tak tampan?"tanya Daniel membuat Haru terdiam.


"Tampan sih tapi lebih tampan aku."ucap Haru setelah diam sejenak.

__ADS_1


...


(Simpati muncul karena merasa pernah ada di posisi yang sama dengan orang lain. Empati bisa muncul meski belum pernah mengalami peristiwa yang dialami orang lain.)


__ADS_2