
Di sisi lain tanpa dua pemuda dan satu wanita itu sadari bahwa mereka semenjak tadi terus di pantau oleh seseorang tak di kenal.
Rupanya seseorang itu telah menyabotase seluruh cctv di Vila yang surat kepemilikan tanah dan bangunan itu berada di tangannya.
Entah sebesar apa kekuasaan orang itu hingga bisa memiliki surat kepemilikan yang seharusnya menjadi milik Asa tetap.
Sebenarnya sudah lama ia menginginkan harta itu, bukan demi warisan tapi merebut apa yang sebelumnya pernah hilang dalam hidupnya.
"Malam ini akan menjadi malam yang panjang bagi kalian, nikmati selagi kalian masih bisa melihat dan bernafas dan besok aku akan menyelesaikan tugasku dengan cepat."ucapnya, di balik jendela besar di sebuah bangunan terlihat pria tua yang sebagian rambutnya sudah memutih namun tubuhnya tetap tegap dan bahunya yang lebar seperti seorang pria dewasa yang kuat itu tengah menikmati cerutu di tangan kirinya.
...
Pukul 01.00 malam suasana hening di dalam sebuah ruangan besar dan luas menandakan semua orang telah tertidur, sementara keadaan malam di luar begitu sunyi.
Hingga saat waktu menunjukkan pukul dua lewat lima, terdengar suara langkah kaki yang menuruni tangga.
Rupanya itu adalah Asa, ya entah kemana tujuan gadis itu dan kini Asa terus berjalan kedepan tanpa memperdulikan kegelapan tanpa cahaya, walaupun tanpa penerangan apapun ia seolah terbiasa untuk tak menyenggol barang-barang di dekatnya.
"Aku tau dia mengawasi kita."gumamnya entah pada siapa.
Sampai dia sebuah ruangan, terlihat lebih sunyi dan gelap namun ia berani memasukinya saat membuka kunci gembok di pintu yang terkunci.
Di dalam sana terdapat beberapa rak buku, ruangan itu terlihat memiliki sebuah perpustakaan kecil akan tetapi bukan itu tujuan Asa melainkan ia berjalan ke sebuah lorong dan menemukan sosok patung berbentuk malaikat di samping rak buku.
Dia lalu menyentuh sayap malaikat itu dan kemudian tembok di hadapannya bergeser dengan sendirinya menunjukan sebuah ruang lain.
__ADS_1
Ternyata Vila Asa memiliki tempat rahasia tanpa orang lain ketahui, bahkan banyak dari mereka memang jarang atau membuka pintu yang di gembok itu. Mereka mengira tempat ini hanyalah ruang kamar biasa yang tak terpakai atau di jadikan gudang lemari pakaian yang terbelangkai tetapi Asa tau kedua orang tuanya menyembunyikan hal itu karna waktu kecil ayahnya pernah menunjukkan padanya dan dia masih mengingatnya.
"Ruangan masa kecilku."ucapnya lagi memasuki ruangan itu sambil bertepuk tangan tiga kali lalu cahaya dari lampu pijar dalam sana tiba-tiba menyala seolah itu cara membuatnya hidup.
Di sana terdapat ruangan seperti ruang tamu, meja bundar di tengah dan beberapa sofa panjang.
Namun setiap sudut ruangan itu terpasang kamera dan di depannya ada TV besar yang entah sengaja di letakkan di tengah-tengah meja bundar yang tak besar itu.
Asa lalu berjalan kearah salah satu sofa besar yang mirip seperti singgasana dan duduk di sana sambil menyilang kan kedua kakinya.
Gadis itu tersenyum karna mengingat hal lucu dalam kenangan masa kelamnya.
"Manusia sering kali membuat rekayasa untuk pembuatan film yang menarik tapi di sini aku selalu menjadi sutradara sekaligus pemimpinnya karna wasiat tentang harta warisan itu termasuk Vila itu telah jatuh di tanganku secara sah."ucapnya.
Pengalaman menyedihkan bukanlah sebuah masa lalu kelam tapi pembelajaran tentang bagaimana ia membalas karma itu.
Hukum baginya tidak berguna dan sia-sia karna banyaknya orang yang tak menerima hak dengan adil, ia hanya tau bahwa orang baik tidak selalu mendapatkan kemuliaan tetapi ia melihat sebuah tanda-tanda peringatan untuk manusia bangkit bertindak ketimbang bicara.
Asa gadis pendiam tapi sikapnya bukanlah sebuah kelemahan karna semua orang tidak atau belum tau.
Kalau dia adalah gadis Yandere yang berbahaya.
"Pepatah mengatakan perkataan lebih menyiksa dari pada luka fisik, aku bukan orang yang pandai bicara hingga menyinggung hati orang lain untuk lebih sakit tapi hati juga di balas dengan hati, darah di balas dengan darah dan mata di balas dengan mata, jika dosa membunuh seseorang maka lebih dosa saat orang bicara dan menyakiti nya. Aku hanya ingin membalas hukuman dosa-dosa dengan karma yang lebih ringan bukankah itu keadilan yang sejati?"ucapannya.
Keadilan sejati memang tak pernah ada di dunia ini, yang ada adalah pengkhianatan besar untuk mendapatkan sesuatu yang ada di dunia berupa harta atau kekuasaan maka tak salah jika seorang pepatah memberikan petuahnya karna sebuah pengalamannya, bahwa cinta bisa membutakan semuanya artinya ia buta untuk melihat kebenaran dan kebodohan adalah orang yang tamak artinya dia tak berpikir dari sudut pandang tentang orang lain.
__ADS_1
Asa lalu melihat sebuah kotak sedang yang berada di atas meja bundar itu, di dalam kotak itu ada sesuatu.
Yang akan di berikan pada musuhnya sebagai hadiah karna mereka telah membuat permainan yang menyenangkan dan lebih menyenangkan jika ia ikut andil untuk menambahkan sebuah pemanis.
Diam-diam Asa telah merencanakan awal kedatangan mereka sebagai malapetaka bagi seseorang yang mencoba mengusiknya.
Di dalam kotak berwarna coklat itu terdapat sebuah boom yang telah ia rakit sendiri, bagiamana dia bisa membuatnya?sudah Haru bilang Asa itu gadis cerdik yang paling licik bukan.
Maka jangan salahkan dia untuk membalas sesuai apa yang ia inginkan karna itu adalah jalannya.
"Dia mempunyai rencana untuk membunuh kita, tapi tak akan ku biarkan hal itu terjadi. Sayang sekali padahal aku memberi lebih banyak waktu untuk pak tua itu melarikan diri tapi dia malah bertindak ceroboh dan mengambil langkah maju untuk menghadapi mautnya sendiri."
Asa menyeringai dengan pemikirannya sendiri, dari dulu dia tak perduli dengan nasehat seseorang untuk berubah namun Akira dia tau pemuda itu adalah pemuda yang sangat baik tetapi pemuda itu pernah berkata.
'Aku memang tau caramu salah dalam pandangan orang Asa, tapi selama kau menjadi dirimu sendiri aku tidak akan pernah ikut campur karna aku menghormati persahabatan kita tapi saat kau melewati batas barulah aku akan mencegah mu seperti seorang kekasih pada umumnya.'
Ya ....
Mereka sebenarnya hanya tidak tau...
Mereka berdua itu kekasih seperti apa.
Hubungan tulus dengan cara mereka sendiri dan masing-masing.
Kunci dari sebuah hubungan yang erat.
__ADS_1