Tinggal Kenangan

Tinggal Kenangan
bagian 11


__ADS_3

sore ini arzan tengah berada di sebuah tempat sedang menunggu seseorang.


jangan lupa kalau arzan masih penasaran dengan gadis yang mirip dengan nadia dan hal ini ada sangkut pautnya dengan hal itu.


sudah setengah jam ia menunggu kenapa orang itu tidak datang datang.


dan hampir saja arzan beranjak tiba-tiba orang itu nongol juga dan langsung mengambil tempat duduk di samping arzan.


" maaf om udah nunggu lama ya.. " ucap lelaki dengan surai rambut berwarna coklat ya itu adalah nicki.


" aku udah hampir kering nungguin tau.. sengaja ya ngerjain... " balas arzan.


" yaelah om santai jangan marah keburu jadi kakek kakek nanti.. "


" diem lu bocah... "


" ada apa sih om hubungi aku ngajak ketemuan segala... " tanya nicki.


" ada perlu... " singkat arzan.


" perlu apa... harusnya aku yang hubungi om kalo ada perlu... lah kenapa ini kebalik.. " protes nicki.


" gak usah protes aku emang lagi butuh bantuan kamu.. " datar arzan sebenarnya malas sekali berurusan dengan sitengil ini tapi demi menyangkut sosok itu gakpapa deh.


" ciaaa butuh bantuan juga ternyata.. "


" diem.. sebenarnya aku ngajak kamu kesini karena pengen tanya tentang teman kamu yang itu.... " jelas arzan.


" teman yang mana om secara teman nicki itu banyak misalnya si niko, kevin, Andre, dan masih banyak lagi... " celoteh nicki.


" bukan tapi yang perempuan.. "

__ADS_1


" siapa si siti, nisa, atau mirna dan-


" yang kemaren sama kamu itu goblok yang kamu ekting lagi ngerampok dia terus aku dateng ngehajar kamu., ahhh.. kesal jadi pengen nabok lagi eeuhhh... " frustasi arzan seketika ngerep jadinya.


" oohhhh yng ithuuuuu... ngomong dong om mana aku tau... "


" yaudah cepetan aku pengen tau tentang dia. " desak arzan.


" tapi tunggu emang ada perlu apa om sama dia haa.. "


" ck... bukan urusan lu cepetan ngomong. "


" gak bisa om gak bisa aku sebagai sahabatnya juga perlu tau... " perjelas nicki.


arzan membuang nafas kasar perlu kesabaran penuh meladeni manusia didepannya ini.


untung demi gadis itu kalau tidak udah jadi korban pembunuhan si nicki sekarang.


nicki yang mendengar itu manggut manggut.


" euummm... gak nanyak om... hehe.. "


benar benar ya jika kalian berada diposisi arzan apa yang akan kalian lakukan pada nicki sekarang.


" nickiii... masih ingat gak pertama kali kita ketemu om lakuin apa ke kamu... apa mau diulang lagi.. hmmm.... " ucap arzan lembut namun mematikan.


" eh gak om becanda tadi hehe... lembam ini masih belum pulih juga masa mau ditambah lagi yang benar aja om... hehe.. " nyengir nicki giliran begini takut kan tu anak.


" yaudah cepetan ngomong... " pinta arzan.


" iya deh... ekhemm... namanya eisya dia yatim-piatu karena orang tuanya meninggal dalam kecelakaan saat dia masih kecil dan sekarang dia tinggal dirumah tante nya... selama tinggal disana ia selalu mendapat perlakuan buruk ia selalu dibentak dan sering kali mendapat perlakuan kasar dari tante dan anak gadis tante nya itu yang seumuran dengan eisya... tante dan sepupunya itu adalah orang jahat mereka selalu menganiaya eisya ketika om nya tidak ada dirumah.. dan sekarang eisya pasti sangat menderita karena om nya sedang keluar kota... " jelas nicki panjang lebar menurut pengetahuannya yang diceritakan sendiri oleh eisya ketika ia curhat.

__ADS_1


" dari mana kamu tau... " tanya arzan.


" karena aku adalah teman curhatnya tapi aku gak bisa buat banyak untuknya. "


" banci... "


" heh... om... " jawab nicki tak terima.


" jadi selama ini eisya tidak bahagia... " tanya arzan.


" bisa dibilang begitu sih om... eisya itu orang nya ceria dan asyik banget tapi ia sering kali murung karena mendapat perlakuan seperti itu dirumahnya... " jawab nicki.


" dia kuliah dimana... "


" sama kayak ditempat saya om di kampus depan cafe cinta... "


serasa ingatan arzan berputar ke dua puluh tahun yang lalu mengingat kampus itu karena kampus itu adalah tempat yang sama saat dia berkuliah dengan nadia dan disitulah mereka bertemu.


" dimana aku bisa bertemu dengannya.. " tanya arzan lagi yang sedari tadi pembicaraan mereka seperti kuis saja tanya jawab.


" dipasar malam karena karena tiap malam dia sering jualan jagung bakar disana... "


" apa nanti malam dia ada.... "


" kayaknya ada karena om nya belum pulang dari keluar kota... "


" okee... kamu tenang aja.. aku akan mengeluarkan dia dari gelapnya kehidupan yang ia rasakan selama ini... "


" serah om deh yang penting eisya kembali ceria dan ingat om gak boleh macam macam ingat umur om... "


" iya bocah makasih ya infonya... gimana kalo om traktir makan... "

__ADS_1


" uihhh... gak usah sungkan sungkan om hayuk... om... " dengan ketinggalan rasa malu serasa arzan yang ditawarin makan karena dengan semangat nya nicki menarik tangan arzan menuju restoran yang akan mereka datangi.


__ADS_2