
Hari Ini adalah hari dimana persidangan hak asuh anak Anita dan Haris dilaksanakan, setelah memberitahu kedua belah pihak disinilah mereka berada sekarang sekalian dengan pelaksanaan gugatan ceraian mereka secara resmi.
Kedua anak mereka ikut hadir begitu juga orang tua Haris yang berada di pihak anaknya.
Anita di pihak lainnya sambil menggendong anak bungsunya yang masih bayi.
Eisya juga turut hadir atas permintaannya Arzan dan kemauannya sendiri tentu saja ia tau dimana harus berpihak.
Tak hanya itu orang tua Arzan serta Arzan sendiri dan Yanza juga pasti ikut hadir di pihak Anita.
Keduanya menyewa Pengacara yang sama hebatnya untuk memperebutkan hak asuh anak.
Sedari tadi Anita bergumam merapalkan doa agar ia menang. Eisya yang berada disamping nya juga ikut berdoa dan menenangkan nya.
sedangkan Haris asyik memandang Eisya dari tadi membuat Arzan yang melihatnya ingin segera membunuh pria itu.
Ke menit selanjutnya sidang pun terlaksanakan dengan suasana tegang mencekam. Perasaan cemas di kedua belah pihak tidak pernah luput serta doa yang tak pernah berhenti.
Anak anak yang menjadi korban perpisahan orang tua hanya bisa diam dan bengong. Rasanya ingin menangis namun dipaksa kuat oleh keadaan.
Perdebatan mulai terdengar panas saling membenarkan diri. Tak ingin terlihat kalah dan mengeluarkan fakta fakta yang bisa menjebak lawan. Tentu saja itu tugas sang pengacara yang memperebutkan hak asuh untuk tuannya.
Waktu berjalan seiring perdebatan yang hampir selesai hingga singkat cerita keputusan pun bisa didapatkan.
Dengan keputusannya yaitu... Haris mendapatkan hak asuh anak pertama mereka yang bernama Angga sedangkan Anita mendapatkan hak asuh Chika dan juga bayinya itu. Alasan memperkuat hak asuh tersebut memang atas kemauan anak mereka sendiri. Chika gadis kecil itu meraung raung ingin ikut dengan ibunya sedangkan Angga lebih senang tinggal bersama ayahnya.
__ADS_1
Tetapi sebagai seorang ayah Haris masih punya tanggung jawab untuk membiayai keduanya anaknya yang bersama mantan istrinya dan juga harus mengikhlaskan sebagian Hartanya untuk sang mantan istri.
Anita senang karena mendapatkan chika namun juga sedih karena harus berpisah dengan anak laki-laki pertama nya.
Tapi ia juga tidak boleh egois, dengan keberadaan kedua anaknya ini saja sudah cukup membahagiakan nya.
Sidang pun ditutup.
" Selamat yaaa... akhirnya selesai juga walaupun tidak semuanya tapi setidaknya keberadaan mereka ini sungguh sangat berharga bagimu bukan... " ucap Yanza pada Anita.
" ah.. iya tentu saja dan ini semua berkat kalian.. terimakasih terimakasih banyak.. aku sangat tertolong... " balas Anita tersenyum pada semuanya yang memang berada didekatnya.
" tidak usah sungkan sungkan.. mulai sekarang anggap saja saya ini ibumu dan kalau perlu bantuan langsung bilang pada kami jangan ditutup tutupi.. " kata nyonya Rahendra yang memang baik dari lahir orangnya.
" ya benar.. mulai sekarang kita semua ini adalah keluarga.. " tambah Tuan Rahendra.
" uuuhhh... kamuuuu terimakasih.. " balas Anita.
" yap tapi masalah ini belum selesai begitu saja.. " ucapan Arzan membuat semuanya terbengong bengong.
" maksud lo apa.. " heran Yanza.
" sebelum aku dan calon istriku ini menikah... hehee... " lanjut Arzan membuat semuanya menepuk jidat dan Eisya tersenyum malu.
" piii... mamiii.. kapan pernikahannya dilaksanakan... Arzan udah gak sabar ni... gak baik ditunda tunda lho... " rengek Arzan.
__ADS_1
" itu sudah diatur pokoknya tenang saja. " sahut Tuan.
" tapi jangan kelamaan... " balas Arzan.
" iihh.. kamu cerewet sekali.. sabar atuh.. tenang saja pokoknya beres. " tambah nyonya.
" huuhh.. masalah nya bukan aku saja yang tidak sabaran tapi calon ku juga.. tu liat pipinya memerah.. huhuu... " goda Arzan melirik Eisya yang sekarang tambah salting.
" ihhh.. mana ada... " balas Eisya membela diri membuat semua orang tertawa dengan tingkah malu malunya.
" sudah sudah jangan menggoda calon menantu ku.. lebih baik sekarang kita pulang dan merayakan hal ini dengan makan makan besar.. " ucap nyonya dan semua bersorak gembira.
" terimakasih banyak sekali lagi terimakasih.. saya tidak tau bagaimana membalas kebaikan yang besar ini.... tapi saya janji saya akan selalu siap kalau nantinya saya dimintai tolong oleh kalian semua.. " ucap Anita.
" tidak usah dipikirkan.. kita ini kan sekarang keluarga... ohya Chika mau kan makan makan besar sekarang direstoran paling enak. " tanya Nyonya diakhir memandang gadis kecil yang berada dekat samping ibunya.
" m-mauu.. " ucap Chika walau keliatan kebingungan mau memanggil orang yang bertanya pada nya dengan sebutan apa.
" panggil saja omma.. oke... " ujar Nyonya seakan tau apa yang dipikirkan anak itu.
" i-iya omma... " jawab Chika.
" pinterrrr.. yasudah ayo kita berangkat.." ucap Nyonya dan semua bersorak gembira keliatan Yanza dan Arzan yang paling semangat.
Mereka pun menuju ke sebuah restoran paling mewah menggunakan mobil milik Tuan Rahendra.
__ADS_1
Sedangkan Dua om itu menggunakan mobil Arzan karena ia membawanya sendiri saat menuju kesini.